Kepala UNRWA Mundur dari Jabatan

Kepala UNRWA Mundur dari Jabatan
Foto dokumentasi pada 27 Agustus 2019 memperlihatkan Pierre Krahenbuhl, Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Palestina (UNRWA), memberikan konferensi pers di Kota Gaza. ( Foto: AFP / MOHAMMED ABED )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Kamis, 7 November 2019 | 22:15 WIB

New York, Beritasatu.com- Kepala Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina atau UNRWA, Pierre Krahenbuhl, mengundurkan diri dari jabatannya. Krahenbuhl terlibat dugaan pelanggaran etik, termasuk nepotisme, dan kesalahan tata kelola.

Sebelumnya, PBB telah mengumumkan Krahenbuhl menjalani cuti administratif untuk diganti sementara oleh pejabat sementara wakil kepala organisasi itu, Christian Saunders.

“Beberapa waktu lalu, Komisioner Jenderal UNRWA, Pierre Krahenbuhl, menginformasikan kepada sekjen (PBB) bahwa dia mengundurkan diri, berlaku secara efektif,” kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric dalam pernyataan kepada media, Rabu (6/11).

Berdasarkan laporan etika internal, Krahenbuhl diduga melakukan kesalahan tata kelola dan pelanggaran kekuasaan di tingkat tertinggi badan PBB itu. UNRWA saat ini menghadapi krisis keuangan setelah Amerika Serikat (AS) menangguhkan lalu memotong seluruh pendanaannya ke lembaga itu pada 2018.

Dari laporan untuk membuktikan tuduhan itu, seperti diterima oleh kantor berita Prancis AFP, menggambarkan tuduhan “kredibel dan dikuatkan” atas pelanggaran etik yang serius, termasuk salah satunya melibatkan pemimpin asal Swiss itu, Krahenbuhl.

Lembaga itu mengonfirmasi bahwa penyelidikan internal sejauh ini mengungkapkan persoalan manajemen yang secara khusus terkait dengan komisoner jenderal.

Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan temuan awal tidak mengungkapkan adanya penipuan atau penyelewengan dana operasional oleh Krahenbuhl.

“Namun, ada masalah manajerial yang perlu ditangani,” sebut pernyataan Guterres.



Sumber: Suara Pembaruan