Trump Ajak Para Pemimpin Dunia Lindungi Warga Masing-masing

Trump Ajak Para Pemimpin Dunia Lindungi Warga Masing-masing
Presiden AS Donald Trump ( Foto: AFP / ANDREW CABALLERO-REYNOLDS )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Rabu, 22 Januari 2020 | 10:41 WIB

Davos, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan kepada para pemimpin dunia untuk mengedepankan kepentingan penduduk mereka masing-masing dalam menghadapi hubungan ekonomi dan diplomasi politik, sebagaimana yang dilakukan AS dengan agenda "America First".

Demikian disampaikan Trump dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa (21/1/2020) waktu setempat.

"Kemakmuran Amerika saat ini tidak dapat disangkal, tidak terduga, dan tidak tersaingi oleh negara lain di dunia ini," kata Trump di WEF, beberapa jam sebelum sidang pemakzulannya dimulai di AS. "AS berhasil memutarbalikkan keadaan bukan hanya dengan membuat perubahan kecil di segelintir kebijakan, tetapi dengan menerapkan pendekatan yang memusatkan kepada kesejahteraan pekerja AS".

"Setiap keputusan yang kami buat terkait pajak, perdagangan, regulasi, energi, imigrasi, pendidikan difokuskan untuk memperbaiki kehidupan rakyat AS. Jika pemerintah mengedepankan warganya, maka warga akan lebih peduli terhadap masa depan bangsanya".

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

Kebijakan Trump mengedepankan warganya membuat AS terjebak dalam sengketa dagang dengan Tiongkok, Uni Eropa dan Meksiko. Namun, di sisi lain, pertumbuhan ekonomi AS tumbuh di atas ekspektasi, pasar modal juga bergerak positif mengukir rekor-rekor baru, dan angka pengangguran berhasil ditekan di bawah 4 persen.

AS juga berhasil mengatasi sengketa dagang secara bertahap. AS-Tiongkok baru saja menandatangani kesepakatan dagang tahap I dengan Tiongkok. Senat AS juga baru saja menyetujui perjanjian dagang dengan Kanada.

Trump mengatakan kebijakannya memangkas pajak korporasi menjadi 21 persen berhasil membuat perusahaan-perusahaan kembali memproduksi barang di AS dan menciptakan lapangan kerja.

"Hari ini saya mengajak negara-negara lain untuk mencontoh kami dan meliberalisasi warga kalian dari birokrasi yang mengekang. Dengan demikian, Anda bisa menjalankan negara seperti yang Anda mau." kata Trump.

Hari ini, tim hukum Trump sedang menghadapi sidang pemakzulan di Senat AS. Hingga berita ini diturunkan, sidang masih berlangsung.

WEF Hasilkan Pencapaian Penting Dunia, Namun Bukan Tanpa Kritik



Sumber: CNBC.com