Pesawat Boeing Terbelah, 3 Tewas di Turki

Pesawat Boeing Terbelah, 3 Tewas di Turki
Pesawat Pegasus Airlines yang mengelami kecelakaan di landasan pacu Bandara Sabiha Gokcen, Istanbul, Turki. ( Foto: AFP )
Dwi Argo Santosa / DAS Kamis, 6 Februari 2020 | 10:46 WIB

Istanbul, Beritasatu.com- Tiga orang tewas dalam kecelakaan pesawat Pegasus Airlines di bandara Sabiha Gokcen Istanbul, Turki, Kamis (6/2/2020) WIB.

Pesawat dengan  183 penumpang itu tergelincir keluar landasan pacu saat mendarat hingga terbelah. 

Menurut Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca kecelakaan terjadi di tengah kondisi cuaca buruk.Sebanyak  179 penumpang  telah dikirim ke rumah sakit yang berbeda setelah kejadian.

Sedangkan menurut Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya, pesawat Pegasus Airlines membawa total 183 orang, yakni 175 penumpang dewasa, dua anak kecil, dan enam anggota awak. Maskapai ini mengkonfirmasi bahwa salah satu pesawatnya yang bernomor penerbangan PC2193, telah tergelincir keluar landasan di Bandara Sabiha Gokcen.

Yerlikaya mengatakan, pesawat tergelincir keluar landasan hingga 60 meter setelah mendarat, sebelum masuk  lembah semacam parit sedalam  40 meter.

Sekitar 22 orang yang terluka pergi ke Rumah Sakit Pelatihan dan Penelitian Kartal Lutfi Kirdar. Banyak dari mereka menderita luka di kepala dan kaki mereka, kata kepala ahli bedah Recep Demirhan. Dia mengatakan bahwa 14 penumpang itu menderita luka sedang dan delapan lainnya luka ringan. "Ada tulang yang patah di berbagai tempat di tubuh mereka," kata Demirhan.

Dia mengatakan bahwa di antara pasien mereka terdapat dua anak-anak terluka.

Pesawat itu terbakar setelah mendarat, dan ambulans serta tim penyelamat berada di lokasi untuk menyelamatkan penumpang, Bandara  ditutup sementara sesaat setelah kecelakaan. Menurut Flightradar24.com, saat pesawat mendarat radar cuaca menunjukkan sederetan hujan dan badai yang bergerak melintasi daerah tersebut pada saat kejadian. Jaksa penuntut di ibu kota Ankara telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Pesawat yang mengalami kecelakaan adalah pesawat jenis Boeing 737-86J. Menteri Transportasi Cahit Turhan mengatakan penerbangan yang menunggu untuk mendarat di Sabiha Gokcen telah dialihkan ke Bandara Istanbul.

Broadcaster NTV mengatakan bahwa pesawat itu telah berusaha mendarat di tengah angin kencang meskipun dua penerbangan sebelumnya ditunda karena angin.

Tayangan televisi menunjukkan badan pesawat, serta bagian dekat ekor, telah putus. Penumpang dibawa keluar dari badan pesawat. Lusinan personel tanggap darurat membawa penumpang keluar dari pesawat dengan tandu.

Turkish Airlines mengatakan telah membatalkan semua penerbangan masuk dan keluar dari Sabiha Gokcen untuk hari itu.





Sumber: CNN