Pedagang Ayam Raup Omzet Rp 24,5 Juta Per Hari
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Pedagang Ayam Raup Omzet Rp 24,5 Juta Per Hari

Selasa, 13 Maret 2018 | 21:03 WIB
Oleh : Euis Rita Hartati / ERH

Kemiskinan telah memacu Wagimin bertekad kuat untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya yang hidup sederhana sebagai petani di Kebumen, Jawa Tengah. Bermodal kerja keras dan kejujuran yang selalu dijunjung tinggi, pria lulusan SD ini pun kini telah menjadi pedagang ayam potong yang sukses di Pasar Modern BSD City (Pasmod BSD), dengan omzet mencapai Rp 24,5 juta per hari.

“Kemiskinan membuat saya merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pegawai berpenghasilan Rp 400.000 perbulan tidak mencukupi, hingga akhirnya saya memutar otak dengan berjualan ayam,” kata Wagimin.

Pria kelahiran 1976 ini mengaku sejak kecil memang terbiasa untuk bekerja. Di kampungnya, dia biasa bekerja menjaga kambing dan sapi milik orang lain untuk membantu ekonomi orang tua. Kemudian tahun 1992 dia pun mencoba mengadu nasib ke Jakarta. “Di Jakarta, saya pernah bekerja sebagai pelayan di sebuah kedai bakso di daerah Tanjung Duren, kemudian pindah kerja untuk membantu usaha dagang ayam milik orang lain selama 9 tahun,” katanya.

Dia pun memeberanikan diri mulai berjualan ayam pertama kali di pasar modern BSD City di tahun 2004, dan diawal hanya bermodalkan sebesar Rp 500.000 untuk menyewa lapak ukuran 2 x 2 meter. Dia mengaku ketika mulai usaha, modalnya sangat kurang. “Namun karena saya menerapkan kejujuran adalah nomor satu dalam hidup, sehingga saya Alhamdulilah dipercaya dapat mengambil ayam terlebih dahulu di sebuah peternakan yang ada di daerah Ciputat dan bayarnya nanti setelah ayamnya terjual,”jelasnya.

Di awal usahanya Gimin hanya dapat menjual sekitar 30 sampai 40 ekor ayam per harinya, tetapi seiring dengan usaha yang keras, kini Gimin mampu menjual hingga 700 ekor dengan kisaran omzet mencapai kurang lebih Rp24,5 juta per hari. “ Saya selalu menepati janji ke pemilik peternakan soal waktu pembayaran ayam, jika itu dilakukan insya Allah usaha kita lancar. Kita harus percaya, berjualan kan harus ada modal, kaya mau belanja kan harus punya uang. Bermodal kepercayaan aja,” ujarnya ayah dari dua orang anak ini.

Wagimin juga mengungkapkan rasa syukur dengan dibangunnya Pasmod BSD. “Ya manfaat adanya Pasar Modern ini kan BSD juga jadi semakin maju, pengunjung jadi banyak yang dari luar-luar, dulu masih kecil dan sempit, sekarang pasar jadi bersih, jadi banyak yang ingin datang, kalau pengunjung banyak yang datang, kita juga naik keuntungannya,” tutur Gimin.

Dengan kesuksesan yang telah diraihnya saat ini, Gimin dengan mantap mengungkapkan harapannya terhadap masa depan keluarga yang menjadi motivasi awal dirinya mengejar mimpi. “Saya ingin anak saya sekolah yang tinggi, jangan seperti bapaknya yang tidak sekolah. Kalau untuk jadi pedagang ya nanti, jadi sekolah yang tinggi dulu saja,” katanya.

Meski awalnya tidak menyangka bahwa akan meraih kesuksesan seperti sekarang, Gimin yang saat ini memiliki 7 orang karyawan ini tidak menjadikan keterbatasan pendidikan dan ekonomi sebagai hambatan baginya meraih impian. Tiga orang saudaranya juga mengikuti jejaknya yaitu berjualan ayam segar dan mereka kini juga telah memiliki lapak sendiri di pasar yang ada di wilayah Jabodetabek.




BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Shriya Artha Nusantara Ekspor Biji Kopi ke Iran

Kalangan konsumen di kawasan Timur Tengah dinilai cukup potensial.

EKONOMI | 13 Maret 2018

Hingga 2027, Pembangunan Pembangkit Listrik Direncanakan 56.000 MW

Ini melebihi 35 GW yang sampai 2024.

EKONOMI | 13 Maret 2018

Pengembang Belitung Golf and Resort Gandeng Projek

Proyek Black Rocks Golf Belitung memiliki luas lahan 100 hektar (ha).

EKONOMI | 13 Maret 2018

Sri Mulyani Beri Penghargaan Kepada 31 Wajib Pajak Kakap

Menkeu Sri Mulyani memberikan penghargaan dan apresiasi kepada 31 wajib pajak besar.

EKONOMI | 13 Maret 2018

Ini 31 Wajib Pajak Kakap yang Berkontribusi pada Penerimaan Negara

12 wajib pajak dari KPP Wajib Pajak Besar Satu.

EKONOMI | 13 Maret 2018

LKPP Dorong Penguatan Kebijakan Pengadaan Publik

Belanja pemerintah harus dilakukan secara efisien dan efektif.

EKONOMI | 13 Maret 2018

Maskapai Scoot Air Pindah ke Terminal 3

Scoot Air pindah ke Terminal 3 mulai 14 Maret 2018.

EKONOMI | 13 Maret 2018

Rupiah Terpantau Menguat 13 Poin ke Rp 13.752

Rupiah berada di level Rp 13.752 per dolar AS atau terapresiasi 13 poin (0,09 persen).

EKONOMI | 13 Maret 2018

Segmen Rumah Toko Masih Diminati Konsumen

Penjualan ruko The Avenue 1 sold out dalam waktu dua minggu.

EKONOMI | 13 Maret 2018

Fungsi Pengawasan DPR Perlu Dilibatkan dalam Proses Holding Migas

PGN telah mengalihkan 13,8 miliar lembar saham seri B milik negara kepada Pertamina.

EKONOMI | 13 Maret 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS