Membawa Tempe Hingga ke Mancanegara
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Membawa Tempe Hingga ke Mancanegara

Jumat, 15 Desember 2017 | 22:16 WIB
Oleh : Euis Rita Hartati / ERH

Jakarta - Tempe, makanan rakyat khas Indonesia ini ternyata sudah menembus dunia. Cita rasanya yang sederhana membuat warga dunia jatuh cinta. Salah satu yang berhasil mengenalkan tempe hingga ke Taiwan dan Hongkong adalah Tawi. Pengusaha tempe asal Pekalongan ini telah menembus pasar internasional.

Berawal dari keberaniannya untuk membuka kios tempe di Pasar Tradisional Modern BSD City (Pasmod BSD) pada tahun 2004, Tawi kini mulai mengekspor tempe-tempe buatannya ke sejumlah negara di Asia.

Sebelum sukses seperti saat ini, pria yang memiliki tiga anak tersebut sempat mengalami kegetiran hidup. Pria kelahiran tahun 1970 sempat melakoni menjadi pengumpul kayu dengan upah sebesar Rp 2.000 sampai Rp 3.000 perhari di Jakarta.

Berbekal kegigihan laki-laki berkulit sawo matang ini, Tawi memutar otak untuk membuka usaha lain yang dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. Tempe, makanan yang menjadi ciri khas orang Jawa ini, menjadi pilihan Tawi sebagai usaha barunya. Modal yang dimiliki Tawi untuk memulai usaha tempe yaitu sebesar Rp 1.000.000, itupun tidak mecukupinya. Oleh karena itu ia sempat berhutang untuk membeli kedelai dan bahan baku lainnya.

Dengan kesungguhan hati, Tawi pun merintis usaha kecilnya mulai dari menjual tempe keliling, bermodal sepeda ontel dan beberapa batang tempe, Tawi menjajakan tempenya dari Petukangan ke Ciputat hingga BSD City. Tiba suatu hari, tanpa sengaja Tawi melintasi sebuah pasar yang ada di BSD City. Tawi tertarik dengan konsep yang ditawarkan Pasmod BSD yaitu pasar dengan model transaksi tradisional (proses tawar-menawar) namun menawarkan kenyamanan modern sehingga pembeli tidak perlu kesulitan mencari parkir untuk kendaraannya, kepanasan ataupun berbecek-becekan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Tawi pun akhirnya memberanikan diri untuk membuka kios tempe di Pasmod BSD. Tempe merupakan makanan yang tidak mengenal zaman, bisa dinikmati oleh semua kalangan, sehingga, tempe mudah terjual karena harganya yang sangat terjangkau. Tempe-tempe yang di produksi dan di jual Tawi pun sering kali ludes di borong oleh pembeli.

Seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan dan jumlah penduduk di kawasan BSD City dan terjaganya kenyamanan dan kebersihan pasar, sehingga menyebabkan Pasmod BSD pun semakin ramai dikunjungi warga untuk berbelanja. Hal ini tentu saja berimplikasi positif juga terhadap para pedagang tak terkecuali Tawi. Tidak lagi hanya menjual Tempe ke warga sekitar BSD , sejak tahun 2013 Tawi dalam sepekan dapat mengekspor tempe-tempe buatannya sebanyak 70.000 ons atau sekitar 10.000 batang ke Taiwan. Tidak hanya di Taiwan saja, Tawi pun mengekspor tempenya hingga ke Hongkong. Permintaan tempe di dua negara tesebut sangat tinggi, tak jarang Tawi pun kewalahan menerima pesanan tersebut. Berkat perjuangan yang tidak kenal lelah untuk menghidupi keluarga, dirinya dapat mengantongi omset bersih Rp 3.800.000 per hari hanya dari lapaknya di Pasmod BSD.

Pasmod BSD sangatlah berjasa baginya, dari pasar tersebut tempe-tempenya mulai dikenal masyarakat luas. Tawi kerap kali kedatangan tamu, dari kalangan mahasiswa yang melakukan riset pembuatan tempe dengan kualitas yang baik. Dalam satu hari, Tawi dapat memproduksi tempe hingga 2 - 4 kwintal. Perlahan bisnis yang ia tekuni ini telah menghasilkan omset yang luar biasa.

“Saya merasa beruntung menemukan tempat berjualan yang mendukung usaha saya ini, pengunjung kelas menengah atas selalu ramai datang ke Pasmod BSD, terima kasih kepada pengelola BSD yang memperhatikan nasib pedagang kecil seperti kami ini” imbuh-nya saat di wawancarai di Pasmod BSD. Selain itu Tawi juga berterimakasih kepada pengelola Pasmod BSD yang kini juga telah memberikan pelatihan bagi para pedagang melalui program Pasar Rakyat School mengenai beberapa hal yang dapat meningkatkan pengetahuan seperti misalnya : Perilaku hidup bersih dan sehat di pasar dengan menghadirkan narasumber dari Unilever serta Perencanaan keuangan sederhana dengan narasumber dari Bank Sinarmas.

Tawi merupakan salah satu pelaku UMKM Pasar BSD City yang telah sukses dengan bisnis tempenya. Berkat kegigihan dan keuletannya, kini kios tempenya menjadi tujuan berbelanja favorit para pembeli. Kini, tidak hanya di kios tempe di Pasmod BSD saja, ia pun telah memiliki beberapa kios di pasar lainnya..Prinsip hidupnya yang kini membawa Tawi menuju kesuksesan, ia menerapkan pada dirinya bahwa “kerja keras akan membuahkan hasil yang manis kedepannya”.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Akhirnya, Liam Gallagher of Oasis Gelar Konser pada Januari 2018

Akhirnya, Liam Gallagher of Oasis akan menggelar konser pada Minggu, 14 Januari 2018 mendatang. Konser yang dipersembahkan The Playmaker bekerjasama dengan Nada Promotama selaku promotor itu akan digelar di ECOVENTION Ancol, Jakarta Utara.

HIBURAN | 15 Desember 2017

Luhut: Bali Aman Jadi Destinasi Liburan Akhir Tahun

Pemerintah menyatakan Bali tetap aman untuk jadi tempat berlibur pada akhir tahun ini, meski status Gunung Agung masih awas.

GAYA HIDUP | 15 Desember 2017

Kalangan Orang Tua Diajak Memilih Susu yang Tepat

Pemilihan susu yang tepat untuk anak, dimulai dari rasa, nutrisi, dan kemasan yang praktis.

GAYA HIDUP | 15 Desember 2017

Pererat Hubungan Keluarga Saat Weekend Tanpa Keluar Rumah

Sudah mau weekend nih. Mungkin Anda sudah memiliki rencana untuk pergi keluar kota bersama orang yang Anda cintai?

GAYA HIDUP | 15 Desember 2017

Thamrin City Jadi Destinasi Wisata Belanja Favorit

Tahun lalu tercatat 25.000 jumlah wisatawan yang datang ke Thamrin City.

MEGAPOLITAN | 15 Desember 2017

Asita Bidik Suporter Kontingen Tiongkok

Sejumlah biro perjalanan wisata di Jakarta dan Palembang telah menyiapkan paket wisata.

GAYA HIDUP | 14 Desember 2017

Ayu Ting Ting Bantah Tudingan Mabuk

Ayu Ting Ting merasa selalu dianggap salah di mata semua orang.

HIBURAN | 14 Desember 2017

Shooting Eiffel I’m in Love 2 Habiskan Dana Besar

Sekuel film Eiffel...I’m in Love 2 akan diluncurkan pada 14 Februari 2018.

HIBURAN | 14 Desember 2017

Khasiat Santan dan Anggrek untuk Kulit

Kelapa tidak hanya tampak menarik di tepi pantai berpasir, buah ini juga mengandung mineral dan vitamin E yang juga dikenal sebagai anti-oksidan untuk melembabkan dan menyehatkan kulit. Begitu juga dengan anggrek, sementara wangi anggrek pun memberikan kesegaran

GAYA HIDUP | 14 Desember 2017

Program #IbuBerbagiBijak Dorong Pemberdayaan Perempuan

Visa mendukung program SiMolek OJK dengan mendonasikan komik literasi keuangan berjudul Guardians of the Galaxy.

GAYA HIDUP | 14 Desember 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS