Gagal di 3 Balapan, Ferrari Restrukturisasi Departemen Teknis

Gagal di 3 Balapan, Ferrari Restrukturisasi Departemen Teknis
Mobil Ferrari yang dikendarai Charles Leclerc. (Foto: AFP PHOTO / Rodrigo Arangua)
Surya Lesmana / LES Senin, 27 Juli 2020 | 15:38 WIB

Maranello, Beritasatu.com – Tim Ferrari baru-baru ini mengumumkan, mereka tengah merestrukturisasi departemen teknisnya, setelah hasil tak maksimal dalam tiga balapan di ajang Fomula Satu (F1) musim ini

Saat ini Ferrari hanya menempati posisi kelima klasemen konstruktor, dengan dua pembalapnya Sebastian Vettel dan Charles Lecrec hanya berada di posisi ke-10 dan ke-7.

Dalam pernyataan resminya dari markas mereka di Maranello, Italia, pihak Ferrari menegaskan, ke depan tim akan memiliki rantai komando yang lebih fokus dan disederhanakan, dengan masing-masing kepala departemen diberi kekuatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan mereka.

Ferrari menunjuk Enrico Cardile untuk mengepalai departemen pengembangan. Kemudian Enrico Gualtieri mengepalai bagian unit tenaga, Laurent Mekies dipertahankan sebagai direktur olahraga yang bertanggungjawab atas aktivitas di lintasan sirkuit. Kemudian Simone Resta mejadi kepala sasis kendaraan.

“Kami melakukan perubahan di sisi teknis organisasi, supaya bisa mempercepat desain dan pengembangan kendaraan sehingga bisa tampil di baris depan. Diperlukan perubahan arah untuk mendefinisikan garis tanggung jawab dan proses kerja yang jelas,” ujar pimpinan Ferrari Mattia Binotto.

Ia berharap, departemen yang dipimpin Enrico Cardile bisa mengulang sukses saat departemen teknis Ferrari dikepalai Rory Byrne. Pria asal Afrika Selatan yang kini berusia 76 tahun itu menjadi kunci sukses Ferrari di masa lalu. Dengan kejayaan Michael Schumacher yang membawa Ferrari juara dunia F1 tujuh kali bersama kepala tim Jean Todt. Saat itu direktur teknis tim dipegang Ross Brawn yang kini menjadi kunci sukses tim Mercedes.

Ferrari tak pernah lagi merasakan gelar juara dunia, sejak terakhir Kimi Raikkonen meraihnya pada tahun 2007. Sedangkan gelar konstruktor tim kuda jingkrak ini terakhir diraih pada 2008.



Sumber: eurosport.com