Wasekjen PAN: Sifat Hatta Rajasa Tak Suka Tonjolkan Diri
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-0.44)   |   COMPOSITE 5144.05 (-6.63)   |   DBX 982.653 (-1.48)   |   I-GRADE 141.194 (-0.14)   |   IDX30 430.883 (-0.52)   |   IDX80 114.327 (-0.26)   |   IDXBUMN20 295.098 (-0.94)   |   IDXG30 119.385 (-0.37)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-0.27)   |   IDXQ30 125.574 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.67)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.34)   |   IDXV30 107.621 (-0.77)   |   INFOBANK15 842.759 (0.53)   |   Investor33 376.322 (-0.4)   |   ISSI 151.265 (-0.7)   |   JII 550.5 (-3.39)   |   JII70 187.95 (-1)   |   KOMPAS100 1026.39 (-1.44)   |   LQ45 794.213 (-1.23)   |   MBX 1420.94 (-1.79)   |   MNC36 281.737 (-0.13)   |   PEFINDO25 284.937 (-2.15)   |   SMInfra18 242.709 (-1.36)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-0.31)   |  

Wasekjen PAN: Sifat Hatta Rajasa Tak Suka Tonjolkan Diri

Jumat, 28 Februari 2014 | 15:29 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FAB

Jakarta - Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno menyatakan bahwa partainya mungkin terkesan kurang menyosialisasikan segala prestasi Hatta Rajasa, sebagai ketua umum PAN. Namun hal itu bukan karena malas atau tak mau bekerja, tapi lebih karena karakter Hatta sendiri yang tak terlalu suka pencitraan diri.

"Ini terkait dengan prinsip Bang Hatta untuk selalu mendahulukan kepentingan tugas negara," kata Teguh di Jakarta, Jumat (28/2).

Sebagai contoh, saat ini dalam kapasitasnya sebagai menko perekonomian, Teguh menjelaskan Hatta sangat menyadari dirinya memiliki tanggung jawab besar di bidang ekonomi. Dan itu jauh lebih penting dibanding melakukan pencitraan sebagai ketua umum partai.

"Bahkan beliau selalu menjaga untuk tidak menggunakan hari kerja untuk kegiatan partai. Jadi hari-hari akhir pekan dia gunakan penuh untuk acara dan tugas partai," tandas Teguh.

Seperti diketahui, Hatta Radjasa menjadi salah satu tokoh yang digadang-gadang menjadi bakal capres atau cawapres terkuat untuk pemilu 2014.

Sebelumnya, pengamat politik Arya Fernandez menilai Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa adalah sosok yang cukup berpengalaman serta berhasil dalam kinerjanya sebagai menteri di beberapa periode pemerintahan.

Namun, PAN dianggap justru kurang mensosialisasikan keberhasilan itu. Padahal, hal demikian wajib dilakukan demi meningkatkan awareness masyarakat terhadap PAN.

Menurut Arya, Hatta adalah seorang ekonom senior yang sudah berpengalaman di pemerintahan. Dia tercatat telah menjabat sebagai menteri sejak zaman pemerintahan Megawati Soekarnoputri, yakni menteri riset dan teknologi.

Lalu di awal periode 2004-2009, Hatta menjadi menteri perhubungan, dengan salah satu prestasi meletakkan poin-poin reformasi sektor perhubungan publik yang saat itu kerap dilanda kecelakaan pesawat terbang hingga kapal laut.

Hatta lalu diangkat menjadi Mensesneg, hingga kemudian di periode 2009-2014, Hatta menjadi menko perekonomian. Di posisi ini, Hatta banyak bekerja memastikan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional tetap baik di tengah krisis global.

Namun, menurut Arya, PAN tampaknya kurang menyosialisasikan prestasi Hatta itu ke hadapan publik luas, khususnya ke para pemilih tradisional PAN, yakni anggota Muhhamadiyah dan masyarakat Muslim perkotaan.

"Ini yang belum digarap serius oleh PAN," tegas Arya di Jakarta, Jumat (28/2).


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PAN Siap Inisiasi Hak Menyatakan Pendapat bagi Boediono

"Seperti kita ketahui Pak Boediono adalah bagian dari lembaga kepresidenan. Kita mengimbau saling menghormati."

NASIONAL | 28 Februari 2014

PJTKI Harus Setorkan Deposito Minimal Rp 10 Miliar

Dana tersebut digunakan untuk perlindungan TKI.

NASIONAL | 28 Februari 2014

Golkar DKI Incar Raihan Suara 20 Persen

Dari survey yang dilakukan pada April tahun lalu posisi Golkar berada di urutan kedua.

NASIONAL | 28 Februari 2014

Kejagung Janji Buka Kasus Apidus Babel ke Publik

"Saya akan tanyakan dulu, sampai sejauh mana laporan tersebut.

NASIONAL | 28 Februari 2014

PAN Dinilai Kurang Sosialisasikan Keberhasilan Hatta

Menurut Arya, Hatta adalah seorang ekonom senior yang sudah berpengalaman di pemerintahan.

NASIONAL | 28 Februari 2014

Terkait RUU KUHP, Pemerintah Akan Undang KPK

"Kita rencanakan memang minggu depan akan kita undang (KPK)."

NASIONAL | 28 Februari 2014

Menteri Azwar Abubakar Enggan Ungkap Materi Pemeriksaan

"Saya diminta memberikan keterangan tentang kasus pembangunan dermaga Sabang."

NASIONAL | 28 Februari 2014

Gerindra Tahan Diri soal Kabinet Bayangan

Kalau bagi kita, partai kita masih terlalu prematur untuk mengumumkan kabinetnya.

NASIONAL | 28 Februari 2014

PKB Coba Gaet Dukungan dari Kalangan Mahasiswa

Partisipasi politik itu berarti ikut secara langsung proses pemilu, mencoblos dan sekaligus mewarnai politik

NASIONAL | 28 Februari 2014

Akibat Salah Ketik, Eksekusi Yayasan Supersemar Terkatung-katung

Kejagung telah menyurati pihak PN untuk memproses PK tersebut demi kepastian hukum.

NASIONAL | 28 Februari 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS