Sains di Balik Avengers: Endgame, Captain Marvel dan Lubang Cacing
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.79)   |   COMPOSITE 5612.42 (107.29)   |   DBX 1062.36 (2.93)   |   I-GRADE 161.886 (4.39)   |   IDX30 478.794 (11.91)   |   IDX80 126.714 (2.89)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.19)   |   IDXG30 131.028 (2.31)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.67)   |   IDXQ30 139.823 (3.66)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.39)   |   IDXV30 122.487 (4.35)   |   INFOBANK15 946.8 (30.61)   |   Investor33 412.464 (9.91)   |   ISSI 165.112 (2.2)   |   JII 597.802 (8.77)   |   JII70 206.187 (3.19)   |   KOMPAS100 1134.88 (26.95)   |   LQ45 883.061 (21.01)   |   MBX 1552.46 (33.81)   |   MNC36 308.511 (6.95)   |   PEFINDO25 308.232 (9.26)   |   SMInfra18 281.756 (5.45)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.69)   |  

Sains di Balik Avengers: Endgame, Captain Marvel dan Lubang Cacing

Rabu, 15 Mei 2019 | 10:27 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bagi Anda yang sudah menonton Avengers: Infinity War, tentu ingat di akhir kemusnahan setengah makhluk hidup di bumi Nick Fury sempat memberikan sinyal darurat kepada Captain Marvel agar segera datang ke Bumi, sekaligus menyelamatkan Iron Man dan The Avengers.

Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana bisa dalam film tersebut Captain Marvel mampu melintasi alam semesta dengan sangat cepat? Padahal, menurut Husin alam semesta mengalami perluasan seiring berjalannya waktu, dan jika menghitung, jarak galaksi terdekat dengan bumi adalah Andromeda yang jaraknya 2,5 juta tahun cahaya.

Terkait dengan hal tersebut, ahli fisika dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Husin mengatakan Captain Marvel bisa saja melewati lubang cacing, atau biasa disebut sebagai wormhole. Dalam sains, wormhole dikenal dengan nama jembatan Einstein-Rosen (Einstein-Rosen bridge), merujuk pada ide Albert Einstein dan Nathan Rosen pada 1935 yang menyebut adanya 'jembatan' penghubung dua tempat yang sangat jauh, dan memungkinkan dalam mengakomodasi perjalanan di dalam lorong ruang waktu itu.

Sayangnya, waktu hidup Einstein-Rosen bridge teramat singkat untuk memungkinkan objek melewatinya. Kecuali terdapat materi eksotik dengan massa negatif yang menjaganya tetap terbuka. Sebaliknya, jika massanya positif akan menciptakan efek tarik-menarik di dalam lubang cacing sehingga ia akan tertutup. Magnet adalah perumpamaannya.

“Jika menurut teori relativitas, mungkin saja itu terjadi. Namun, Captain Marvel harus dilengkapi dengan material eksotik dengan massa yang negatif, agar wormhole-nya dibuka terus oleh tubuhnya dia baru dia bisa jalan dari satu galaksi ke galaksi yang lain,” terang Husin.

Pertanyaannya, dari manakah Captain Marvel memperoleh material eksotik dengan massa negatif? Bisa jadi, Captain Marvel mendapat materi eksotik dengan massa yang negatif itu dari Tesseract atau Space Stone. Sebagaimana kita ketahui, sumber kekuatannya berasal dari paparan kubus biru tersebut.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Sains di Balik Avengers: Endgame, Apakah Time Travel Mungkin?

Perjalanan waktu hanya merupakan imajinasi para sutradara, tetapi Einstein mengatakan imajinasi itu lebih penting dari pengetahuan.

DIGITAL | 15 Mei 2019

Canon Pixma E4270, Cetak Banyak Tapi Irit Tinta

Kebutuhan mencetak masih tetap tinggi bagi kalangan muda. Tugas sekolah, tugas kuliah, atau bahkan urusan bisnis. Untuk kebutuhan itu, Canon menyediakan pencetak multifungsi Pixma Ink Efficient E4270.

DIGITAL | 15 Mei 2019

LIPI Menjalin Kerja Sama Peneliti Muda Indonesia dan Asing

Para peneliti di LIPI menyambut baik kerja sama dengan pihak asing demi mendapatkan pengalaman riset yang lebih baik.

DIGITAL | 14 Mei 2019

Konten Islami di Android TV Coocaa Semakin Digemari

Berbagai konten Islami di android televisi semakin digemari selama bulan Ramadan.

DIGITAL | 14 Mei 2019

Inovasi Teknologi Perikanan Mahasiswa Indonesia Bersaing di Tingkat Internasional

Tim AirFish mengembangkan sistem pemantauan laut menggunakan teknologi pengambilan gambar dan video melalui satelit.

DIGITAL | 14 Mei 2019

Pengamat: Tarif Baru Ojek Online Sudah Ideal

Tarif yang diberlakukan sekarang sudah berada di tengah-tengah, antara melindungi pengemudi dan juga melindungi penumpang.

DIGITAL | 13 Mei 2019

Dampak Virus Corona pada Sektor Ekonomi dan Digital

Berbagai dampak dampak Virus Corona ini terhadap sektor Ekonomi dan Digital terhadap dunia.

DIGITAL | 27 Maret 2020

Platform Belanja Online Lokal Masih Merajai Pasar Indonesia

Platform lokal Tokopedia tetap paling banyak digunakan.

DIGITAL | 12 Mei 2019

Astronom: Waktu Salat Tidak Perlu Dirisaukan

Jadwal salat selama ini sudah sesuai dengan ketentuan syar'i dan astronomi.

DIGITAL | 12 Mei 2019

Saat Era Digital, Strategi Pemasaran Perlu Dipahami

Para marketer Indonesia mulai mempelajari media digital secara otodidak. Strategi pemasaran digital memang perlu dipahami.

DIGITAL | 11 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS