Gilead Sciences Akan Bagikan Remdesivir Secepatnya
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Gilead Sciences Akan Bagikan Remdesivir Secepatnya

Senin, 4 Mei 2020 | 05:34 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Perusahaan farmasi Gilead Sciences akan mendonasikan remdesivir untuk pasien virus corona atau Covid-19 secepatnya pekan ini, setelah obat tersebut mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS (FDA).

"Kami berencana memberikan remdesivir kepada pasien secepatnya minggu depan dan akan bekerja sama dengan pemerintah untuk menentukan kota mana yang paling rentan dan membutuhkan obat ini," kata CEO Gilead Sciences Daniel O'Day kepada CNBC, Minggu (3/5/2020) waktu setempat.

"Kami akan mendonasikan seluruh persediaan kami karena umat manusia sedang menderita dan membutuhkan obat ini. Kami ingin memastikan pembagian obat ini berjalan lancar," tambahnya.

Pada hari Jumat, FDA menyetujui penggunaan darurat remdesivir untuk menangani pasien virus corona atau Covid-19. Pengobatan antivirus buatan Gilead Sciences itu akan digunakan untuk pasien dengan gejala parah, contohnya pasien yang membutuhkan oksigen tambahan atau ventilator.

FDA menyetujui remdesivir karena hasil studi pemerintah menunjukkan remdesivir bisa mempercepat proses pemulihan sebesar 31 persen. Mereka yang diberikan obat ini meninggalkan rumah sakit dalam rata-rata 11 hari, dibandingkan dengan 15 hari di kelompok pembanding.

Menurut data Worldometers, jumlah kasus corona di AS sudah mencapai 1.180.000 lebih kasus dengan korban jiwa melebihi 68.000 jiwa.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dokter Sebut Covid-19 Sudah di Prancis Sejak Tahun Lalu

Dari 24 pasien yang dirawat karena sakit pernapasan periode Desember-Januari, ada satu yang ternyata mengidap Covid-19.

DUNIA | 4 Mei 2020

Anggota Kongres AS Tolak Tawaran Rapid Test Covid-19

Pemerintahan Donald Trump sebelumnya menawarkan tes cepat gratis bagi 1.000 anggota Kongres.

DUNIA | 4 Mei 2020

Dalam Sehari, Kasus Covid-19 Rusia Tambah 10.000+

Presiden Putin mengatakan situasi di Rusia sangat serius dan akan makin memburuk dalam beberapa pekan ke depan.

DUNIA | 4 Mei 2020

Jarang Terjadi, Baku Tembak Meletup Antara Korsel dan Korut

Para pejabat militer di Seoul mengatakan tidak ada tanda-tanda pergerakan pasukan yang tak lazim di Korut.

DUNIA | 4 Mei 2020

Update Kemlu: 671 WNI Terkonfirmasi Covid-19 di Luar Negeri, 34 Meninggal Dunia

Hingga Minggu (3/5/2020), sebanyak 671 warga negara Indonesia (WNI) terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri.

DUNIA | 3 Mei 2020

FDA Setujui Remdesivir untuk Obat Darurat Covid-19

Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS menyetujui penggunaan darurat remdesivir untuk menangani pasien virus corona atau Covid-19.

DUNIA | 3 Mei 2020

Korea Utara dan Korea Selatan Baku Tembak di Perbatasan

Korea Utara dan Korea Selatan baku tembak di sekitar pos jaga Korsel pada Minggu pagi (3/5/2020). Tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini.

DUNIA | 3 Mei 2020

Sebentar Lagi Australia Berhasil Atasi Covid-19

Per Jumat lalu, Australia melaporkan 16 kasus baru virus corona atau Covid-19, turun tajam dari puncak tertinggi 460 kasus pada 28 Maret lalu.

DUNIA | 3 Mei 2020

Donald Trump Senang Kim Jong Un Baik-baik Saja

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut baik kabar yang menunjukkan bahwa Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un baik-baik saja.

DUNIA | 3 Mei 2020

Bandara Soetta Terima Kedatangan 5.700 Pekerja Migran dan ABK

Sejak 2 Maret 2020 hingga 1 Mei 2020, sekitar 5.700 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Anak Buah Kapal (ABK) telah tiba di Tanah Air.

DUNIA | 3 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS