Intelijen AS Tuduh Tiongkok Tutupi Data Covid-19 untuk Amankan Stok Medis
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Intelijen AS Tuduh Tiongkok Tutupi Data Covid-19 untuk Amankan Stok Medis

Senin, 4 Mei 2020 | 06:08 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Washington, Beritasatu.com - Intelijen AS menuding Tiongkok menutup-nutupi data virus corona atau Covid-19 supaya bisa mengamankan stok peralatan medis saat wabah mulai merebak.

Kantor berita Associated Press berhasil mendapatkan laporan intelijen Kementerian Pertahanan Dalam negeri (Homeland Security) setebal empat halaman tertanggal 1 Mei. Laporan tersebut tidak bersifat rahasia (classified), tetapi untuk kalangan terbatas (for official use only).

Di dalam laporan tersebut, intelijen AS menduga kuat Tiongkok menutup-nutupi seberapa parah dampak Covid-19 dan pada saat yang bersamaan meningkatkan impor dan mengurangi ekspor alat kesehatan. Tiongkok menutup-nutupi fakta sebenarnya dengan membantah melakukan pembatasan ekspor dan mengaburkan atau menunda-nunda laporan perdagangan mereka.

Laporan tersebut juga menyebut Tiongkok tidak memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa Covid-19 bisa menular di awal penyebaran (Januari) supaya bisa mengimpor lebih banyak alat medis. Data intelijen AS menunjukkan dalam periode tersebut impor masker, sarung tangan, dan pakaian operasi meningkat drastis. Data juga menyatakan ada 95 persen probabilitas yang mengindikasikan perubahan ekspor-impor Tiongkok di luar batas normal.

Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo selama ini gencar menuding Tiongkok ada main dalam kasus penyebaran Covid-19.

"Ingat, Tiongkok punya sejarah menyebarkan infeksi ke dunia dan laboratorium mereka banyak yang di bawah standard. Ini bukan pertama kalinya dunia terekspose virus dari kegagalan laboratorium di Tiongkok. Biarkan intelijen bekerja tetapi saya yakin ada bukti signifikan semua ini berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan," kata Pompeo kepada ABC, Minggu. Pernyataan Pompeo mengacu kepada penyebaran SARS yang juga berasal dari Tiongkok.



Sumber:AP, CNBC.com, ABC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gilead Sciences Akan Bagikan Remdesivir Secepatnya

Perusahaan farmasi Gilead Sciences akan mendonasikan remdesivir untuk pasien virus corona atau Covid-19 secepatnya pekan ini.

DUNIA | 4 Mei 2020

Dokter Sebut Covid-19 Sudah di Prancis Sejak Tahun Lalu

Dari 24 pasien yang dirawat karena sakit pernapasan periode Desember-Januari, ada satu yang ternyata mengidap Covid-19.

DUNIA | 4 Mei 2020

Anggota Kongres AS Tolak Tawaran Rapid Test Covid-19

Pemerintahan Donald Trump sebelumnya menawarkan tes cepat gratis bagi 1.000 anggota Kongres.

DUNIA | 4 Mei 2020

Dalam Sehari, Kasus Covid-19 Rusia Tambah 10.000+

Presiden Putin mengatakan situasi di Rusia sangat serius dan akan makin memburuk dalam beberapa pekan ke depan.

DUNIA | 4 Mei 2020

Jarang Terjadi, Baku Tembak Meletup Antara Korsel dan Korut

Para pejabat militer di Seoul mengatakan tidak ada tanda-tanda pergerakan pasukan yang tak lazim di Korut.

DUNIA | 4 Mei 2020

Update Kemlu: 671 WNI Terkonfirmasi Covid-19 di Luar Negeri, 34 Meninggal Dunia

Hingga Minggu (3/5/2020), sebanyak 671 warga negara Indonesia (WNI) terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri.

DUNIA | 3 Mei 2020

FDA Setujui Remdesivir untuk Obat Darurat Covid-19

Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS menyetujui penggunaan darurat remdesivir untuk menangani pasien virus corona atau Covid-19.

DUNIA | 3 Mei 2020

Korea Utara dan Korea Selatan Baku Tembak di Perbatasan

Korea Utara dan Korea Selatan baku tembak di sekitar pos jaga Korsel pada Minggu pagi (3/5/2020). Tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini.

DUNIA | 3 Mei 2020

Sebentar Lagi Australia Berhasil Atasi Covid-19

Per Jumat lalu, Australia melaporkan 16 kasus baru virus corona atau Covid-19, turun tajam dari puncak tertinggi 460 kasus pada 28 Maret lalu.

DUNIA | 3 Mei 2020

Donald Trump Senang Kim Jong Un Baik-baik Saja

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut baik kabar yang menunjukkan bahwa Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un baik-baik saja.

DUNIA | 3 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS