Prancis Izinkan Ibadah Berjemaah Selama Sesuai dengan Protokol Covid-19
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Prancis Izinkan Ibadah Berjemaah Selama Sesuai dengan Protokol Covid-19

Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:36 WIB
Oleh : FMB

Paris, Beritasatu.com - Menjelang Idulfitri, Otoritas Prancis membolehkan warganya memulai kembali ibadah bersama setelah penangguhan selama dua bulan akibat wabah Covid-19, namun umat yang beribadah harus mengenakan masker wajah.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan pada Jumat malam (22/5/2020) bahwa larangan berkumpul yang diberlakukan pada Maret, sebagai bagian upaya pemerintah mencegah penyebaran corona, akan dicabut. Namun, ibadah bersama harus mematuhi persyaratan, termasuk memakai masker, jaga jarak setidaknya satu meter di antara umat yang beribadah dan mencuci tangan.

Pemerintah Prancis melonggarkan beberapa pembatasan penutupan wilayahnya awal bulan ini tapi tak melonggarkan larangan ibadah bersama. Hal itu memunculkan keluhan dari kelompok-kelompok keagamaan, yang mengatakan mereka diperlakukan tidak adil.

Pernyataan kementerian itu menyebut pemerintah berharap ibadah dimulai kembali awal Juni, namun dalam beberapa kasus kelompok-kelompok beragama dapat beribadah bersama begitu aturan baru diterbitkan, yang menurut pemerintah akan dilakukan "dalam beberapa jam mendatang".

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan Pew Research Center pada 2017, umat Islam jumlahnya sekitar 9 persen dari populasi Prancis.



Sumber:Reuters, ANTARA

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Tutup Masjid Saat Idulfitri

Pejabat Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan masjid-masjid akan tetap ditutup untuk salat Idulfitri (Id).

DUNIA | 23 Mei 2020

Kasus Positif Covid-19 di ASEAN Lebih dari 75.000

Jumlah kasus positif Covid-19 di 10 negara ASEAN tercatat sudah mencapai 75.799 orang dengan total kematian setidaknya 2.377 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Hari Minggu

Otoritas Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan hari libur Idulfitri sebagai akhir dari bulan puasa Ramadan, pada Minggu (24/5/2020).

DUNIA | 23 Mei 2020

Pertama Kalinya, Tiongkok Laporkan Nol Kasus Covid-19

Sejak pertama kali muncul di Wuhan, virus telah menyebar ke seluruh dunia, membunuh lebih 335.000 jiwa.

DUNIA | 23 Mei 2020

Warga Dunia Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi

Lebih dari satu miliar kaum Muslim di seluruh dunia akan segera menandai akhir dari bulan suci Ramadan dan merayakan Idulfitri di tengah suasana pandemi.

DUNIA | 23 Mei 2020

Naik Peringkat Dua Dunia, Brasil Laporkan 20.000 Kasus Kematian Covid-19

Angka kematian Corona di Brasil juga telah melampaui 20.000 orang per Kamis dan memiliki 310.087 kasus terkonfirmasi, dengan kenaikan lebih dari 18.500 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

Trump Yakin Tak Ada Gelombang Kedua Covid-19

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yakin tak akan mengunci (lockdown) negaranya meski ada gelombang kedua wabah virus corona (Covid-19).

DUNIA | 23 Mei 2020

Topan Amphan Tewaskan Lebih 100 Orang

Topan Amphan melanda India timur dan Bangladesh dan menewaskan lebih dari 100 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

Kecelakaan Pesawat di Pakistan, 76 Orang Dinyatakan Tewas

Satu pesawat penumpang Pakistan International Airlines (PIA) yang terbang dari Lahore jatuh menabrak kawasan perumahan di Karachi, dan menewaskan 76 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Pandemi Covid-19

Brasil tercatat sebagai negara dengan kasus terbesar di Amerika Selatan, menurut laporan harian WHO terbaru.

DUNIA | 23 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS