Gilead Sciences: dengan Remdesivir, Pasien Covid-19 Lebih Cepat Sembuh
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Gilead Sciences: dengan Remdesivir, Pasien Covid-19 Lebih Cepat Sembuh

Senin, 1 Juni 2020 | 21:19 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Gilead Sciences mengatakan bahwa hasil tahap tiga uji coba obat antivirus Covid-19 remdesivir menunjukkan hasil positif.

Uji coba membandingkan pasien yang diobati selama lima hari dan 10 hari dengan remdesivir plus perawatan standard, dengan pasien dengan perawatan standard saja. Hasilnya pasien remdesivir dengan dosis lima hari memiliki peluang 65 persen lebih besar untuk membaik kondisinya di hari ke-11, dibandingkan dengan pasien yang dirawat dengan perawatan standard.

Baca juga: Kabar Baik! Obat Covid-19 Remdesivir Akan Diproduksi untuk 127 Negara

Peluang kesembuhan pasien remdesivir dosis 10 hari juga lebih besar dibanding pasien dengan perawatan standard, tetapi Gilead mengatakan perbedaannya tidak signifikan.

"Setelah tiga uji klinis, kita bisa melihat remdesivir berhasil memperbaiki kondisi pasien berdasarkan beberapa parameter berbeda. Hasil hari ini, menunjukkan bahwa dalam kasus penyakit moderat, dosis lima hari remdesivir memiliki hasil lebih baik dibanding perawatan standard, memperkuat hasil positif remdesivir pada uji coba sebelumnya," kata Chief Medical Officer Gilead Dr Merdad Parsey dalam pernyataan resminya hari ini.

Remdesivir juga memiliki toleransi yang baik atau tidak memiliki efek samping berbahaya di kedua kelompok uji coba.

Awal Mei lalu, Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS menyetujui penggunaan darurat remdesivir untuk menangani pasien virus corona atau Covid-19. FDA menyetujui remdesivir karena hasil studi pemerintah menunjukkan remdesivir bisa mempercepat proses pemulihan sebesar 31 persen. Mereka yang diberikan obat ini meninggalkan rumah sakit dalam rata-rata 11 hari, dibandingkan dengan 15 hari di kelompok pembanding.

Baca juga: Gilead Sciences Akan Bagikan Remdesivir Secepatnya



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Positif Covid-19 di Amerika Latin Tembus 1 Juta

Brasil sejauh ini tercatat sebagai negara dengan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 tertinggi kedua di dunia.

DUNIA | 1 Juni 2020

Dinilai Efektif, Rusia Setujui Avifavir Sebagai Obat Covid-19

Rusia menyetujui penggunaan Avifavir, obat anti-influensa, untuk mengobati pasien Covid-19. Obat ini akan mulai didistribusikan ke rumah sakit bulan ini.

DUNIA | 1 Juni 2020

Trump Sempat Diamankan ke Bungker Saat Pendemo Merangsek Gedung Putih

Seorang pejabat senior administrasi pemerintahan Trump mengatakan bahwa presiden berada di dalam bungker dalam waktu singkat.

DUNIA | 1 Juni 2020

Putri Wali Kota New York Ditangkap karena Unjuk Rasa

Chiara de Blasio (25) ditahan sekitar pukul 22.30 waktu setempat setelah polisi menyatakan melanggar hukum di 12th Street dan Broadway di Lower Manhattan.

DUNIA | 1 Juni 2020

60 Anggota Secret Service Terluka Imbas Kerusuhan, Belasan Dilarikan ke RS

Sementara 11 karyawan Secret Service dilarikan ke rumah sakit dengan cedera ringan.

DUNIA | 1 Juni 2020

Seluruh Tempat Pengujian Covid-19 di LA Tutup Imbas Kerusuhan

Semua tempat pengujian ditutup pada pukul 15.00 waktu setempat.

DUNIA | 1 Juni 2020

Demo Meluas ke 100 Titik, 12 Negara Bagian Turunkan Garda Nasional

Wali Kota kota-kota besar di AS memberlakukan jam malam dari Los Angeles hingga Philadelphia dan Atlanta.

DUNIA | 1 Juni 2020

Kerusuhan Berlanjut, Sejumlah Kota di Amerika Mirip Zona Perang

Aparat yakin aksi protes ini ditunggangi kelompok ekstremis yang memicu penjarahan dan kekerasan.

DUNIA | 1 Juni 2020

Spanyol Berencana Perpanjang Lockdown Hingga 21 Juni

Perpanjangan ini, merupakan yang kelima kalinya bagi Spanyol dalam mencegah penyebaran virus corona.

DUNIA | 31 Mei 2020

Wali Kota ini Kirim Pesan “FU” untuk Donald Trump

"Tujuan dia adalah menciptakan polarisasi dan destabilisasi pemerintah daerah serta menyalakan hasrat rasialis."

DUNIA | 31 Mei 2020


TAG POPULER

# Polisi Terlibat Narkoba


# Gus Nur


# PSBB Transisi


# UU Cipta Kerja


# Covid-19


B1 Livestream

TERKINI

2.240 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet Kemayoran

MEGAPOLITAN | 6 menit yang lalu









TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS