Facebook Diboikot Perusahaan-perusahaan Besar
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Facebook Diboikot Perusahaan-perusahaan Besar

Sabtu, 27 Juni 2020 | 07:11 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

California, Beritasatu.com - Facebook mengubah kebijakan iklannya setelah raksasa media sosial itu diboikot perusahaan-perusahaan besar karena dianggap gagal menghentikan ujaran kebencian di platformnya.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan Facebook akan melarang iklan yang berbau SARA, dan dianggap menyebarkan ujaran kebencian berdasarkan kasta, gender, orientasi seksual atau kewarganegaraan.

"Saya berkomitmen untuk menjadikan Facebook sebagai platform di mana orang-orang bisa mendiskusikan hal-hal yang penting. Saya juga menentang kebencian dan hal-hal yang menimbulkan kekerasan dan pembungkaman suara. Kami berkomitmen menghapus konten-konten itu, tanpa kecuali," kata Zuckerberg.

Facebook juga akan bekerja lebih keras untuk melindungi kelompok imigran dan pencari suaka dari iklan-iklan yang berbau kebencian atau merendahkan mereka.

Pernyataan Zuckerberg disampaikan setelah sekitar 100 perusahaan mengatakan mereka akan menarik iklan mereka selama sebulan mulai Juli (#StopHateForProfit) karena Facebook dianggap gagal menghentikan atau membatasi penyebaran ujaran kebencian di platformnya.

Beberapa perusahaan yang menghentikan iklan di Facebook antara lain Unilever, Verizon, Patagonia, REI, Lending Club, The North Face. Coca-Cola juga baru saja mengatakan akan menghentikan iklan di semua platform media sosial selama sebulan, namun membantah pihaknya mengikuti boikot Facebook.

Saham Facebook turun 8,3 persen pada penutupan Jumat.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Dampak Bagi Indonesia jika Terjadi Perang di Laut China Selatan

Indonesia bepotensi mengalami dampak langsung yaitu terjadinya kerusakan dan kehancuran di Natuna akibat salah sasaran.

DUNIA | 26 Juni 2020

Ini Tiga Faktor Mengapa Laut China Selatan Jadi Rebutan

Terdapat tiga faktor yang membuat Laut China Selatan menjadi rebutan.

DUNIA | 26 Juni 2020

1.100 WNI Terinfeksi Covid-19 di Luar Negeri, Kematian Tertinggi di Arab Saudi

Hingga Jumat (26/6/2020) sebanyak 1.100 orang WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri.

DUNIA | 26 Juni 2020

Pemimpin KTT ASEAN Sepakat Kembangkan SDM Hadapi Perubahan Dunia

Beberapa hal yang digarisbawahi dalam dokumen tersebut antara lain komitmen mengurangi dampak Covid-19.

DUNIA | 26 Juni 2020

Jokowi Ajak Negara ASEAN Perkuat Kerja Sama

Penguatan kerja sama antara beberapa negara, utamanya dalam satu kawasan, merupakan satu hal krusial yang harus dilakukan di masa pandemi.

DUNIA | 26 Juni 2020

Afrika Selatan Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19

Afrika Selatan mulai melakukan uji coba vaksin virus corona (Covid-19) yang dikembangkan Jenner Institute dan Universitas Oxford, Inggris.

DUNIA | 26 Juni 2020

Sikap Agresif Korut ke Korsel mulai Mereda

Sikap agresif Korea Utara (Korut) untuk melakukan aksi militer ke Korea Selatan (Korsel) mulai mereda.

DUNIA | 26 Juni 2020

Tim Kampaye Trump Sebut Polling Pilpres AS tak Mencerminkan Pilihan Rakyat AS

Tim kampanye Donald Trump menyebut jajak pendapat yang mengunggulkan Joe Biden tidak menccerminkan pilihan sesungguhnya rakyat Amerika Serikat.

DUNIA | 26 Juni 2020

WHO: Amerika Belum Capai Puncak Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyatakan pandemi Covid-19 belum mencapai puncaknya di kawasan Amerika.

DUNIA | 26 Juni 2020

Militer Tiongkok Gelar Uji Coba Kedua Vaksin Corona

Institut penelitian militer Tiongkok telah mendapatkan persetujuan untuk menggelar uji coba kedua vaksin virus corona kepada manusia.

DUNIA | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS