AS Batasi Visa untuk Huawei dan Perusahaan Teknologi Tiongkok Lainnya
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

AS Batasi Visa untuk Huawei dan Perusahaan Teknologi Tiongkok Lainnya

Kamis, 16 Juli 2020 | 07:21 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Washington, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Rabu waktu setempat (15/7/2020) mengatakan AS akan menerapkan pembatasan visa untuk perusahaan teknologi Tiongkok.

"Kementerian Luar Negeri akan menerapkan pembatasan visa untuk karyawan tertentu dari perusahaan teknologi Tiongkok seperti Huawei, yang menyediakan materi untuk rejim yang melanggar hak asasi manusia," kata Pompeo.

Menlu Pompeo mendeskripsikan Huawei sebagai "perpanjangan tangan Partai Komunis Tiongkok yang menyensor perbedaan politik dan membuat kemah internalisasi di Xinjiang".

Dia menuduh ada karyawan perusahaan teknologi Tiongkok yang memberikan dukaungan material kepada Partai Komunis Tiongkok yang melanggar hak asasi manusia. Namun, Pompeo tidak menyebut nama.

Kedubes Tiongkok di AS dan Huawei belum mengomentari sanksi AS dan tuduhan Pompeo.

Pompeo juga mengatakan sanksi ini harus dilihat sebagai peringatan untuk perusahaan teknologi lainnya.

"Jika ada yang berbisnis dengan Huawei maka mereka berbisnis dengan pelanggar HAM," kata dia.

Awal bulan ini, Pompeo menyebut AS berencana melarang aplikasi TikTok dan aplikasi media sosial lainnya dari Tiongkok.

Selasa lalu, Pemerintah Inggris telah memutuskan untuk melarang Huawei terlibat dalam proyek jaringan telekomunikasi 5G, mengubah keputusannya sendiri Januari lalu yang mengizinkan perusahaan teknologi Tiongkok itu ikut dalam proyek infrastruktur internet nirkabel super cepat.

Perubahan kebijakan yang drastis ini, yang dipicu oleh tekanan Amerika Serikat, disambut oleh sejumlah perusahaan teknologi Barat, termasuk Nokia yang mengatakan siap menggantikan peran Huawei di Inggris.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Janda Pimpinan Pro-Isis Filipina Minhati Madrais Dibebaskan, Kembali ke Indonesia?

Minhati diyakini memiliki akses ke dana berjumlah jutaan dolar AS serta mata uang kripto yang dapat digunakannya untuk menghidupkan kembali kelompok teror Maute

DUNIA | 15 Juli 2020

NY Times Akan Pindahkan Kantor Perwakilan di Hong Kong ke Seoul

Awal tahun ini, Beijing mengatakan bahwa para jurnalis tidak lagi diizinkan bekerja di Tiongkok daratan dan tidak dapat bekerja di Hong Kong.

DUNIA | 15 Juli 2020

17 Negara Bagian Gugat Trump atas Kebijakan Pelajar Internasional

Sejumlah 17 negara bagian Amerika Serikat (AS), ditambah Distrik Kolumbia, mengajukan gugatan resmi pada Senin (13/7).

DUNIA | 15 Juli 2020

Dampak Pandemi Covid-19, 132 Juta Orang Akan Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebutkan, pandemi Covid-19 bisa mendorong hingga 132 juta orang kelaparan pada akhir 2020.

DUNIA | 15 Juli 2020

Perangi Covid-19, Afsel Larang Penjualan Alkohol

Afrika Selatan telah memperkenalkan batasan baru, termasuk larangan penjualan alkohol, untuk membantu mencegah penyebaran virus corona.

DUNIA | 15 Juli 2020

Sengketa Perbatasan di Perairan, Jepang dan AS Kecam Klaim Tiongkok

Jepang dan Amerika Serikat (AS) menyampaikan kritik terbaru atas klaim Tiongkok di perairan sengketa yaitu Laut China Timur (LCT) dan Laut China Selatan (LCS).

DUNIA | 15 Juli 2020

Trump Teken Sanksi untuk Tiongkok atas Isu Hong Kong

Donald Trump pada hari Selasa (13/7/2020) menandatangani kebijakan yang menjatuhkan sanksi terhadap Tiongkok karena mencampuri otonomi Hong Kong.

DUNIA | 15 Juli 2020

Uji Coba Vaksin Covid-19 Moderna Sukses

Moderna mengatakan, dalam uji coba vaksin Covid-19 terhadap manusia, semua 45 pasien berhasil mengembangkan antibodi penetralisir.

DUNIA | 15 Juli 2020

Gelombang Ketiga Covid-19, Disney Land Hong Kong Kembali Ditutup

Penutupan Disneyland yang dimulai 15 Juli sejalan dengan langkah pemerintah dan otoritas kesehatan setempat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

DUNIA | 14 Juli 2020

PDB Minus 12,6%, Singapura Resmi Masuk Resesi

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura melaporkan perekonomian Singapura terkontraksi 12,6 persen di triwulan kedua tahun ini.

DUNIA | 14 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS