Pfizer dan BioNTech Masuk Tahap Akhir Uji Vaksin Covid-19
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pfizer dan BioNTech Masuk Tahap Akhir Uji Vaksin Covid-19

Selasa, 28 Juli 2020 | 06:35 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Beritasatu.com - Perusahaan farmasi AS Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech memulai uji coba kandidat vaksin Covid-19 tahap akhir terhadap manusia pada hari Senin waktu setempat (27/7/2020).

Uji coba tahap akhir diikuti 30.000 orang berusia 18-35 tahun di 120 lokasi di seluruh dunia, di antaranya 39 negara bagian di AS. Jika sukses, vaksin akan diajukan untuk penilaian terakhir oleh regulator paling cepat bulan Oktober.

Saham Pfizer naik 3 persen dan BioNTech naik 2 persen di pasar saham berjangka.

Kedua perusahaan ini menargetkan produksi 100 juta dosis di akhir 2020 dan 1,3 miliar dosis di akhir 2021.

"Tujuan utaa kami adalah menyediakan vaksin dengan toleransi yang baik dan efektif ke pasar secepat mungkin, sambil terus mengevaluasi kandidat vaksin Covid-19 lainnya yang ada di portfolio kami," kata CEO BioNTech Ugur Sahin dalam keterangan resminya.

Baca juga: AS Bayar US$ 1,95 Miliar untuk 100 Juta Vaksin Covid-19 dari Pfizer dan BioNTech

Rabu (22/7/2020), Pemerintah Amerika Serikat setuju untuk membayar Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech sebesar US$ 1,95 miliar untuk memproduksi dan distribusi 100 juta dosis vaksin Covid-19, jika terbukti ampuh dan aman bagi manusia.

Selain Pfizer-BioNTech, Perusahaan obat dan farmasi asal Amerika Serikat (AS) Moderna Inc mengatakan pada Minggu (26/7/2020) bahwa perusahaan telah menerima tambahan dana sebesar US$ 472 juta (Rp 6,875 triliun) dari Otoritas Penelitian dan Pengembangan Biomedis Lanjutan Pemerintah AS (Biomedical Advanced Research and Development Authority/BARDA) untuk mendukung pengembangan vaksin virus corona.

Bakal vaksin Covid-19 yang dikembangkan Universitas Oxford dan AstraZeneca Plc juga menunjukkan hasil menjanjikan setelah uji klinis melibatkan 1.077 orang. Dari uji klinis tersebut, diketahui 90 persen dari responden menghasilkan antibodi terhadap virus Covid-19 setelah menerima satu dosis vaksin yang diberi nama ChAdOx1 nCoV-19 ini.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Penasihat Trump yang Anti-Presiden Tiongkok Positif Covid-19

Trump dan O'Brien pernah berdua dalam sebuah acara di Miami dua pekan lalu.

DUNIA | 28 Juli 2020

Tiongkok Tutup Konsulat AS, Diikuti Penurunan Bendera "Stars and Stripes"

Pemerintah Tiongkok secara resmi menutup konsulat tersebut, Senin hari ini sekitar pukul 10 pagi.

DUNIA | 27 Juli 2020

Menteri Kesehatan di Meksiko Meninggal karena Covid-19

Amerika Latin menjadi kawasan yang paling parah terdampak pandemi Covid-19.

DUNIA | 27 Juli 2020

Modi: Risiko Covid-19 di India Berlanjut, Perlu Ekstra Waspada

Negara terpadat kedua di dunia itu mencatat lebih 48.000 kasus dalam 24 jam terakhir.

DUNIA | 27 Juli 2020

Moderna Raih Tambahan Rp 6,8 T dari AS untuk Pengembangan Vaksin Covid-19

Uji klinis fase 3 dimulai pada 27 Juli dan melibatkan sekitar 30.000 peserta.

DUNIA | 27 Juli 2020

Salip AS dan Kanada, Amerika Latin Pimpin Kasus Covid-19 di Dunia

Saat ini kasus Covid-19 di Amerika Latin mencapai 4.327.160 dibandingkan 4.308.495 infeksi di AS dan Kanada.

DUNIA | 27 Juli 2020

Staf Konsulat AS di Chengdu Tiongkok Mulai Kosongkan Bangunan

Jalanan di depan kantor konsulat pun ditutup, kecuali untuk kendaraan kekonsuleran dan kepolisian.

DUNIA | 27 Juli 2020

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 16,05 Juta Jiwa

Kasus Covid-19 di seluruh dunia menembus angka 16,05 juta pada hari Minggu (26/7/2020), seperempat di antaranya berasal dari AS.

DUNIA | 26 Juli 2020

Bertambah 20, WNI Terinfeksi Covid-19 di Luar Negeri Jadi 1.235

Secara keseluruhan 1.235 WNI yang terinfeksi di luar negeri berada di 49 negara serta 20 kapal pesiar.

DUNIA | 26 Juli 2020

Kim Jong Un Sebut Covid-19 Telah Memasuki Korut

Jika telah terkonfirmasi, itu akan menjadi kasus pertama yang secara resmi diakui otoritas Korea Utara.

DUNIA | 26 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS