Pemerintah AS Borong 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Pemerintah AS Borong 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna

Rabu, 12 Agustus 2020 | 06:42 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pemerintah telah menyetujui pembelian 100 juta dosis vaksin Covid-19 dari Moderna. Vaksin tersebut saat ini berada di tahap akhir uji coba ke manusia.

Secara terpisah, Moderna mengatakan kesepakatan pembelian vaksin mRNA-1273 itu bernilai sebesar US$ 1,53 miliar. Pemerintah AS juga memiliki opsi untuk membeli tambahan hingga 400 juta dosis vaksin. Pemerintah AS telah menginvestasikan US$ 955 juta untuk pengembangan vaksin, sehingga total investasinya telah mencapai US$ 2,48 miliar.

Moderna saat ini tengah berada di tahap akhir pengujian vaksinnya, yang diikuti oleh 30.000 relawan, dan berharap bulan Oktober sudah keluar hasilnya.

"Kami menginvestasikan pengembangan dan pembuatan enam kandidat vaksin terbaik di dunia supaya bisa mendistribusikan vaksin-vaksin secepatnya. Militer sudah siap mengirimkan vaksin ke warga Amerika secepatnya setelah disetujui FDA (BPOM AS), di mana izin itu sudah hampir didapat," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Selasa (11/8/2020).

Pemerintah AS juga memiliki kesepakatan serupa dengan Pfizer, Johnson and Johnson, dan perusahaan farmasi lainnya untuk membeli vaksin potensial. Pemerintah AS memiliki kesepakatan dengan Pfizer dan BioNTech untuk membeli 100 juta dosis vaksin senilai US$ 1,95 miliar, dengan opsi tambahan hingga 500 juta dosis. AS juga memiliki kesepakatan dengan Johnson and Johnson senilai US$ 1 miliar lebih untuk 100 juta dosis, dengan opsi tambahan 200 juta dosis.

Selain itu, Pemerintah AS juga memiliki kesepakatan dengan Sanofi dan GlaxoSmithKline untuk membeli 100 juta dosis senilai US$ 2,1 miliar, dengan opsi tambahan hingga 500 juta dosis.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harris, Andalan Biden Rebut Suara Warga Kulit Hitam AS

Kamala Harris akan menjadi andalan Biden untuk merebut suara warga kulit hitam AS.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Joe Biden Tunjuk Kamala Harris sebagai Pasangan Cawapres

Calon presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) Joe Biden memilih Kamala Harris sebagai calon wakil presiden (cawapres), Selasa (11/8).

DUNIA | 12 Agustus 2020

Kasus Positif Covid-19 di Seluruh Dunia Sentuh Angka 20 Juta

Virus corona SARS-CoV-2 atau Covid-19 hingga Senin (10/8/2020) telah menjangkiti lebih dari 20 juta orang di seluruh dunia.

DUNIA | 11 Agustus 2020

Wow! Rusia Jadi Negara Pertama Dunia Setujui Vaksin Covid-19

Putin berharap Rusia segera memproduksi vaksin tersebut secara massal.

DUNIA | 11 Agustus 2020

Aktor Antonio Banderas Positif Covid-19 Saat HUT Ke-60 Tahun

Banderas mengaku menggunakan waktunya di karantina dengan membaca, menulis, beristirahat, dan membuat rencana masa depan.

DUNIA | 11 Agustus 2020

Perekonomian Singapura Terkontraksi 13,2% di Triwulan II 2020

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura hari ini, Selasa (11/8/2020), mengatakan Singapura telah resmi memasuki resesi.

DUNIA | 11 Agustus 2020

PM Lebanon dan Jajarannya Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengumumkan pengunduran diri pemerintahannya pada hari Senin (10/8/2020) pascaledakan hebat 4 Agustus lalu.

DUNIA | 11 Agustus 2020

Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Presiden Trump Dievakuasi

Otoritas keamanan mengatakan tersangka ditembak di dada oleh Paspampres AS (Secret Service). Tidak jelas kenapa tersangka ditembak atau apakah dia bersenjata.

DUNIA | 11 Agustus 2020

Klaim Tercepat, Vaksin Rusia Justru Diragukan

“Rusia secara tradisi sangat kuat dalam vaksin. Vaksin yang kami miliki sebenarnya merupakan tiruan dari vaksin Ebola yang dikembangkan lima tahun lalu."

DUNIA | 10 Agustus 2020

Kasus Kematian Covid-19 di Brasil Tembus 100.000

“Kita hidup dalam keputusasaan karena ini adalah tragedi seperti perang dunia. Tapi Brasil berada di bawah anestesi kolektif.”

DUNIA | 10 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS