Antibodi Vaksin Sputnik Lebih Tinggi daripada Pasien Sembuh Covid-19
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Antibodi Vaksin Sputnik Lebih Tinggi daripada Pasien Sembuh Covid-19

Sabtu, 5 September 2020 | 07:26 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Vaksin Covid-19 buatan Rusia, Sputnik V, disebut dapat menghasilkan antibodi penetral yang tercatat 1,4 hingga 1,5 kali lebih tinggi dibandingkan antibodi yang muncul pada pasien sembuh dari penyakit infeksi virus SARS-CoV-2 itu.

Hal itu diungkapkan oleh pengembang vaksin Covid-19 Rusia, Institut Gamaleya, dalam pemaparan kepada media secara virtual pada Jumat malam waktu Jakarta, berdasarkan hasil uji klinis tahap I dan II yang dipublikasikan di jurnal medis The Lancet.

"Dalam riset imunogenisitas (kemampuan zat asing memicu respons imun) vaksin ini, kami berhasil menunjukkan bahwa 100% relawan memperlihatkan respons imunitas humoral dan selular," kata peneliti Gamaleya, Irina Dolzhikova.

Ia menjelaskan bahwa hasil uji klinis tersebut juga menunjukkan tidak adanya efek serius yang terjadi. Adapun efek yang timbul kebanyakan ringan atau sedang, dan muncul karena nyeri suntikan, hipotermia, sakit kepala, atau nyeri otot.

"Kami dapat menunjukkan bahwa level efek ketidakcocokan serius pada kandidat vaksin lainnya berada pada angka 1% sampai 25%. Sementara berdasarkan uji klinis yang kami lakukan, tidak ada satupun efek ketidakcocokan serius yang tercatat," ujar Dolzhikova.

"Kami juga mampu menghasilkan respons sel T, dan dengan begitu kami bisa menyatakan bahwa vaksin kami memungkinkan pembentukan respons imun secara penuh. [...] Sehingga dapat disebut bahwa vaksin ini aman," kata dia menambahkan.

Sputnik V adalah vaksin Covid-19 pertama di dunia yang mendapat pengesahan dari pemerintah. Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan hal itu pada 11 Agustus, setelah uji klinis dijalankan hanya dalam waktu kurang dari dua bulan.

Sejumlah pihak sempat meragukan vaksin Covid-19 buatan Rusia itu, menyebutnya terlalu terburu-buru untuk mendapat persetujuan otoritas sementara uji klinis pun masih berlangsung, serta tidak ada data riset yang dipublikasikan ketika itu.

Dalam pemaparan media yang sama pada Jumat, Direktur Institut Gamaleya dr. Alexander Gintsburg menyebut bahwa publikasi data penelitian baru dilakukan setelah beberapa lama usai uji klinis tahap I dan II selesai adalah karena mengikuti aturan yang berlaku di Rusia.

"Menurut peraturan Rusia, mempublikasikan laporan (penelitian uji klinis) di jurnal internasional dianggap etis hanya jika produk (hasil penelitian) telah terdaftar di negara ini," kata Gintsburg.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Korban Jiwa Covid-19 di AS Diperkirakan Tembus 410.000 Akhir Tahun Ini

Skenario pertama, korban jiwa sebanyak 410.450 orang pada 1 Januari, skenario terburuk 620.028, dan skenario paling optimistis 288.380 korban jiwa.

DUNIA | 5 September 2020

India Catat Rekor 83.883 Kasus Infeksi Harian Covid-19

India kembali mencatat rekor penambahan jumlah kasus harian infeksi Covid-19 sebanyak 83.883 orang pada Kamis (3/9) sehingga totalnya menjadi 3,85 juta.

DUNIA | 4 September 2020

Kapal Kargo Angkut 6.000 Ternak Tenggelam di Laut China Timur

Penjaga pantai Jepang telah menyelamatkan satu orang dari satu kapal kargo yang tenggelam di Laut China Timur.

DUNIA | 4 September 2020

Awal November, AS Distribusikan Vaksin Covid-19

Pemerintahan Trump telah mendesak negara-negara bagian AS untuk bersiap-siap mendistribusikan potensi vaksin Covid-19 paling lambat 1 November 2020.

DUNIA | 4 September 2020

Dukung Pemerataan Vaksin Covid-19, 76 Negara Kaya Gabung COVAX

Ada 76 negara kaya kini berkomitmen untuk bergabung dengan rencana alokasi vaksin Covid-19 global (COVAX) yang dipimpin bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

DUNIA | 4 September 2020

Pemimpin Dunia Kecam Peracunan Tokoh Oposisi Rusia

Sejumlah pemimpin dunia menyerukan kecaman atas peracunan pemimpin oposisi Rusia, Alexey Navalny, dan mendesak Rusia untuk memberikan jawaban.

DUNIA | 4 September 2020

Klarifikasi Larangan Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia

Jubir Kemlu RI, Teuku Faizasyah, mengatakan Kemlu telah memanggil Dubes Malaysia untuk Indonesia, Zainal Abidin Bakar, untuk mengklarifikasi larangan masuk

DUNIA | 4 September 2020

Bebas Covid-19 100 Hari, Thailand Kembali Laporkan Kasus Positif Baru

Pasien positif Covid-19 tersebut merupakan seorang pria berumur 37 tahun yang belum lama dipenjara serta tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

DUNIA | 3 September 2020

Malaysia Larang Masuk Pemegang Izin Kunjungan Jangka Panjang dari Indonesia

Pemerintah Malaysia mengumumkan larangan masuk bagi pemegang izin kunjungan jangka panjang dari Indonesia dan dua negara lainnya, yaitu India dan Filipina.

DUNIA | 3 September 2020

Untuk Urusan Negara, Melania Trump Gunakan Email Pribadi

Melania Trump menggunakan akun email pribadi dan aplikasi perpesanan terenkripsi seperti Signal untuk menjalankan urusan pemerintah Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 3 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS