AstraZeneca Lanjutkan Uji Klinis di Inggris
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

AstraZeneca Lanjutkan Uji Klinis di Inggris

Minggu, 13 September 2020 | 11:25 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Cambridge, Beritasatu.com - Uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19 yang dikembangkan AstraZeneca telah dilanjutkan setelah sempat ditunda awal pekan ini karena ditemukannya dugaan efek samping yang serius.

AstraZeneca mengatakan telah mendapat konfirmasi dari Otoritas Regulator Obat-obat Kesehatan Inggris untuk melanjutkan uji klinis, sementara di negara lain masih menunggu konfirmasi.

Perusahaan mengatakan akan bekerja sama dengan otoritas kesehatan di seluruh dunia dan siap dipandu terkait kapan uji klinis bisa dilanjutkan kembali, supaya bisa menyediakan vaksin secara luas, adil, dan nirlaba.

AstraZeneca pada 6 September lalu menunda sementara uji klinis tahap akhir vaksin virus corona karena masalah keamanan serius. Pasalnya, salah satu relawan seorang wanita di Inggris mengalami gejala neurologis yang konsisten dengan gangguan inflamasi tulang belakang (myelitis transversal). Penundaan uji klinis diikuti dengan pemeriksaan oleh pihak yang independen.

Universita Oxford, yang bekerja sama dengan AstraZeneca, mengatakan bahwa, sejauh ini, 18.000 orang telah mendapatkan vaksin percobaan.

"Dalam uji coba sebanyak ini, kemungkinan besar memang akan ada beberapa partisipan yang sakit dan kita harus mengevaluasi dengan cermat demi menjamin keselamatan partisipan," kata pernyataan Oxford.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Upacara Peringatan Serangan 11 September di Arlington Dilakukan Secara Virtual

Kabupaten Arlington dijadwalkan melakukan upacara tahunan peringatan serangan 11 September secara virtual.

DUNIA | 12 September 2020

Tiongkok Akan Balas Cekal Semua Diplomat AS

Pemerintah Tiongkok akan memberlakukan cekal pada semua diplomat Amerika Serikat (AS) di wilayahnya.

DUNIA | 12 September 2020

Ikuti UEA, Bahrain Normalisasi Hubungan dengan Israel

Donald Trump men-tweet berita itu setelah berbicara melalui telepon dengan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

DUNIA | 12 September 2020

Turki Pertimbangkan Uji Coba Fase III Vaksin Rusia

Turki sedang mempertimbangkan permintaan dari Rusia untuk melakukan uji coba Fase III vaksin Covid-19 dari Rusia.

DUNIA | 12 September 2020

Tingkat Infeksi dan Kematian Akibat Corona di India Berbanding Terbalik

India kembali mencetak rekor kasus harian infeksi virus corona dengan 96.551 kasus pada Jumat (11/9), sehingga total kasus infeksi melampaui 4,5 juta kasus.

DUNIA | 12 September 2020

Lindungi Ekonomi, Sudan Kembali Umumkan Negara Darurat

Sudan mengumumkan kembali status negara darurat ekonomi pada Kamis (10/9). Sudan juga membentuk satuan tugas gabungan untuk melindungi ekonomi nasional.

DUNIA | 12 September 2020

Trump: Pasukan AS di Irak Akan Dikurangi Jadi 2.000 Personel

Presiden AS Donald Trump mengatakan pasukan AS di Afganistan dan Irak akan segera dikurangi menjadi masing-masing sekitar 4.000 dan 2.000 personel.

DUNIA | 12 September 2020

Kebakaran Hutan Landa Pantai Barat AS, 16 Tewas dan 500.000 Warga Dievakuasi

Sebanyak 16 orang tewas dan 500.000 warga mengungsi akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah Pantai Barat Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 12 September 2020

PDB Inggris Tumbuh 6,6% Bulan Juli

Perekonomian Inggris sempat anjlok 20 persen di bulan April, lalu naik 2,4 pada Mei, kemudian tumbuh 8,7 bulan Juni, dan 6,6 persen bulan Juli.

DUNIA | 11 September 2020

Dalam 24 Jam, India Catat 95.735 Kasus Infeksi Baru Covid-19

India mencatat 95.735 kasus infeksi baru dalam 24 jam yang menjadi lonjakan besar wabah Covid-19.

DUNIA | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS