TikTok Siap IPO jika Trump Merestui Divestasi ke Oracle dan Walmart
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

TikTok Siap IPO jika Trump Merestui Divestasi ke Oracle dan Walmart

Jumat, 18 September 2020 | 07:02 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Nasib divestasi TikTok di Amerika Serikat akan ditentukan oleh Presiden Donald Trump dalam 24-36 jam ke depan. Demikian dilaporkan CNBC mengutip sumber-sumber anonim.

Menurut beberapa sumber, untuk mengatasi isu kepemilikan, ByteDance, perusahaan Tiongkok pemilik aplikasi media sosial TikTok, berencana melakukan penawaran saham perdana (IPO) TikTok global di pasar modal AS. Oracle akan menjadi pemilik saham minoritas atau kurang dari 20 persen saham TikTok global. Walmart juga akan menjadi pemegang saham tetapi besarnya belum diketahui.

Trump ingin ByteDance melepas sahamnya supaya tidak menjadi pemegang saham mayoritas. Alasan divestasi ini karena AS mencurigai TikTok sebagai aplikasi yang dapat digunakan untuk memata-matai AS dan mencuri data pribadi konsumennya dari AS dan mengirimkannya ke Tiongkok.

Jika melakukan IPO, valuasi TikTok diperkirakan di kisaran US$ 50 miliar, IPO terbesar untuk perusahaan teknologi dalam beberapa tahun terakhir. IPO saham teknologi cenderung sukses di era pandemi. Perusahaan cloud, Snowflake, naik 112 persen dalam debutnya Rabu lalu.

CNBC melaporkan Kementerian Keuangan AS mengirimkan beberapa revisi penting terkait isu keamanan akuisisi TikTok oleh Oracle pada Rabu malam. Namun, sumber CNBC tidak menjelaskan revisi apa saja yang dimaksud.

Presiden Trump belakangan ini melakukan pertemuan dengan anggota kabinetnya dan penasihat-penasihatnya terkait keputusan menyetujui atau menolak divestasi TikTok. Menlu Mike Pompeo, Menteri Keuangan Steven Mnuchin, hingga menantu Trump, Jared Kushner memiliki pandangan yang berbeda-beda.

Trump sebelumnya pernah mengatakan dirinya cenderung menolak jika ByteDance masih menjadi pemegang saham mayoritas TikTok. Jika ByteDance masih menjadi pemegang saham mayoritas, maka Pemerintah AS akan melarang operasional di AS, sehingga jalan keluarnya adalah divestasi ke perusahaan AS.

"Saya menetapkan tanggal 15 September di mana perusahaan (TikTok) akan gulung tikar di Amerika Serikat," kata Trump dalam konferensi pers 3 Agustus. "Kecuali jika Microsoft atau orang lain dapat membelinya dan membuat kesepakatan, kesepakatan yang sesuai, sehingga Departemen Keuangan Amerika Serikat mendapat banyak uang.”

Menurut orang-orang yang mengetahui transaksi ini, proposal yang dikirim ByteDance dan Oracle ke pemerintah AS akan membuat TikTok tetap di bawah kendali operasional ByteDance. Peran Oracle adalah sebagai mitra teknologi tepercaya yang menyimpan dan mengamankan data TikTok di AS. TikTok juga mengatakan berencana mengungkapkan algoritmanya kepada pihak ketiga.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO Khawatir akan Kasus Covid-19 di Eropa yang Naik Signifikan

Pekan lalu, pasien Covid-19 di Eropa menembus 300.000 pasien.

DUNIA | 18 September 2020

Maroko Mainkan Peran Penting Perdamaian di Libya

Keberhasilan dialog Bouznika adalah refleksi kecintaan Raja Muhammad VI pada perdamaian di kawasan.

DUNIA | 17 September 2020

CDC AS: Masker Lebih Protektif Lindungi Diri dari Covid-19 Dibanding Vaksin

Dia mendesak warga Amerika, terutama berusia antara 18 dan 25 tahun, untuk terus mengenakan penutup wajah.

DUNIA | 17 September 2020

550.000 Anak di AS Terdiagnosis Covid-19 Sejak Awal Pandemi

Angka keseluruhan adalah 729 kasus per 100.000 anak dalam populasi. Anak-anak mencatat 0,6-3,6% dari total laporan rawat inap, dan 0-0,3% dari seluruh kematian.

DUNIA | 17 September 2020

PM Modi Dikecam karena Sibuk dengan Burung Merak

“Pemerintah Modi mengatakan 'mandiri', yang berarti 'menyelamatkan hidup Anda sendiri' karena perdana menteri sibuk dengan burung merak,” tambahnya.

DUNIA | 17 September 2020

Studi: Spesies Nyamuk Asia Ancam Kota di Afrika

“Itu berarti Afrika, yang telah mendapat beban malaria tertinggi, bisa berdampak lebih besar."

DUNIA | 17 September 2020

Analis: Raksasa Teknologi Tiongkok Kuat Hadapi Tekanan Luar

Perusahaan Tiongkok juga memiliki pasar besar di dalam negeri untuk difokuskan bahkan jika mereka tidak dapat mengejar tujuan internasional.

DUNIA | 17 September 2020

Kesepakatan Oracle Akuisisi TikTok Makin Dekat

Oracle akan menjadi mitra teknologi ByteDance yang bertanggung jawab atas pengelolaan data TikTok dan mengambil saham minoritas di TikTok.

DUNIA | 17 September 2020

Pasien HIV dan TB Paling Parah Dihantam Pandemi

“Orang yang hidup dengan HIV berada pada peningkatan risiko kematian karena Covid-19. Sebelum Covid-19, sudah ada tiga juta 'kasus yang hilang' dari TB."

DUNIA | 17 September 2020

Pandemi Picu Kemiskinan Ekstrem 37 Juta Orang

Laporan Goalkeepers 2020 menunjukkan bahwa setelah 20 tahun berturut-turut angka kemiskinan turun, penyakit Covid-19 telah membalikkan trennya.

DUNIA | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS