Menlu: Unilateralisme Tidak Dapat Dibiarkan
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Menlu: Unilateralisme Tidak Dapat Dibiarkan

Selasa, 22 September 2020 | 09:46 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri RI Retno L.P Marsudi, Senin (21/9/2020), berpartisipasi secara virtual dalam salah satu Pertemuan Tingkat Tinggi Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (SMU PBB) dalam rangka peringatan 75 tahun berdirinya organisasi global itu.

Dalam pidatonya, Retno mendorong penguatan relevansi PBB untuk menghadapi tantangan global di masa mendatang dan mengangkat isu unilateralisme.

"Untuk itu, PBB harus terus memperbaiki diri agar tetap efisien, adaptif dan memiliki kemampuan deteksi dini," kata Retno seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri, Selasa (22/9/2020).

Berbeda dengan peringatan pendirian PBB sebelumnya, perayaan tahun ini dilakukan secara sederhana karena dunia masih dilanda pandemi.

Tema yang diangkat dalam 75 tahun PBB adalah “The Future We Want, the United Nations We Need: Reaffirming Our Collective Commitment to Multilateralism”.

Peringatan ini ditujukan untuk memetakan jalan menuju masa depan dunia yang lebih baik serta efektivitas dalam penanganan berbagai tantangan global.

"Ekspektasi dunia terhadap PBB semakin meningkat untuk dapat perkuat kepemimpinan global dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas," ujar Retno.

Namun, Retno mengatakan belakangan tantangan kerja sama multilateral semakin besar dengan meningkatnya rivalitas dan kebijakan unilateralisme sejumlah negara. Dia mengingatkan bahwa hal tersebut tidak dapat dibiarkan karena negara lemah akan semakin terpinggirkan.

Without multilateralism, the mighty takes all (tanpa multilateralisme, yang berkuasa menguasai semua)," ujar Retno.

Retno mengatakan PBB harus mampu memberikan dampak nyata dan tidak terjebak kepada retorika. Dia mencontohkan, dalam jangka pendek, dapat tercermin dalam upaya menjamin dan memfasilitasi akses kebutuhan vaksin dan obat-obatan yang terjangkau bagi semua.

Sedangkan, dalam jangka panjang, PBB harus berupaya untuk menciptakan ketahanan ekonomi global dan penguatan sistem kesehatan global.

Pertemuan tingkat tinggi tersebut juga telah mengesahkan Deklarasi “Peringatan 75 Tahun PBB” yang berisi komitmen langkah konkret global untuk menciptakan perdamaian dan kerjasama internasional di berbagai bidang.

Pada Rabu, 23 September 2020, sekitar pukul 07.00 WIB, Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pidato secara virtual pada sesi Debat Umum (General Debate) SMU PBB ke-75.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Saat Kasus Infeksi Merebak, Menkes Cheska Mengundurkan Diri

Menteri Kesehatan Cheska, Adam Vojtech menyatakan pengunduran dirinya pada Senin (21/9).

DUNIA | 22 September 2020

Denda Pelanggaran Perbankan Kecil Dibandingkan Perputaran Uang Ilegal

Denda (untuk pelanggaran peraturan jasa keuangan) naik hingga US$ 40 miliar lebih sejak krisis keuangan (2008), tetapi efek jeranya dipertanyakan.

DUNIA | 22 September 2020

ByteDance Umumkan Rencana IPO untuk TikTok Global

ByteDance mengumumkan TikTok Global akan meluncurkan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

DUNIA | 22 September 2020

Biden Kecam Politisasi Penggantian Hakim MA

Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Demokrat, Joe Biden, mengecam politisasi pemilihan hakim mahkamah agung.

DUNIA | 22 September 2020

Emisi 1% Orang Terkaya Lebih Banyak dari 3,1 Miliar Orang Termiskin

Polusi karbon yang dihasilkan 1% orang terkaya di dunia lebih banyak dibandingkan polusi dari separuh penduduk termiskin yang berjumlah 3,1 miliar oran

DUNIA | 22 September 2020

India Buka Kembali Taj Mahal di Tengah Pandemi Covid-19

Taj Mahal kembali dibuka untuk pengunjung hari Senin (21/9) sebagai langkah normalisasi bisnis.

DUNIA | 22 September 2020

Berkantor di AS, TikTok Akan Dirikan TikTok Global

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut maka TikTok akan mendirikan perusahaan baru yang disebut TikTok Global.

DUNIA | 22 September 2020

Bangunan Runtuh di India, 10 Tewas

Satu bangunan tiga lantai di pinggiran Mumbai, India, runtuh pada Senin (21/9) dini hari saat penghuninya tertidur di dalam.

DUNIA | 22 September 2020

Kasus Positif Covid-19 di AS Tembus 7 Juta

Jumlah kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat sudah menembus 7 juta pada Senin (21/9/2020).

DUNIA | 21 September 2020

Prihatin Pandemi, PBB Peringati Hari Jadi ke-75

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingati hari jadinya yang ke-75 pada Senin (21/9).

DUNIA | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS