Ribuan Warga London Demo Tolak Pembatasan Baru Covid-19
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Ribuan Warga London Demo Tolak Pembatasan Baru Covid-19

Senin, 28 September 2020 | 06:24 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

London, Beritasatu.com - Ribuan warga Inggris melakukan aksi demonstrasi di Trafalgar Square pada Sabtu sore waktu setempat (26/9/2020) menentang kebijakan pembatasan sosial untuk menekan penyebaran Covid-19.

Sebagian besar demonstran tidak memakai masker. Mereka mengatakan bahwa reaksi pemerintah terhadap Covid-19 dengan menerapkan pembatasan sosial adalah berlebihan, mengekang hak asasi dan kebebasan berpendapat.

Sebelum aksi digelar, Kepolisian Metropolitan menganjurkan demonstran untuk mematuhi protokol kesehatan dan siap membubarkan demonstrasi jika mereka tidak patuh. Seiring dengan dimulainya demonstrasi, polisi hanya mengawasi massa dan baru bertindak tiga jam kemudian.

"Kerumunan di Trafalgqar tidak mematuhi kondisi risiko dan membahayakan orang lain terjangkit virus. Sekarang kami meminta massa membubarkan diri," kata pernyataan polisi.

Parlemen Inggris akan membahas undang-undang Covid-19 sementara pemerintah memberlakukan pembatasan baru untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Salah satu demonstran mengatakan bahwa mereka sudah lelah dengan penyebaran ketakutan, pengaburan fakta dan pembatasan akan kebebasan.

Awal pekan ini, Pemerintah Inggris memberlakukan jam malam hingga jam 22.00 untuk bar dan restoran di penjuru negeri, juga mewajibkan penggunaan masker dan meningkatkan denda untuk pelanggar. Pemerintah juga melarang kerumunan lebih dari rnam orang, tetapi ada pengecualian untuk aksi protes selama mereka mematuhi protokol kesehatan.

Inggris memiliki korban jiwa terbanyak di Eropa dengan 42.000 orang. Kasus Covid-19 juga naik tajam dalam beberapa pekan terakhir.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jumlah Kematian Global Akibat Covid-19 Tembus 1 Juta

Jumlah kematian global akibat Covid-19, yang muncul kurang dari setahun di Tiongkok dan telah melanda seluruh dunia, melampaui satu juta pada Minggu (27/9).

DUNIA | 28 September 2020

PM Togo Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Togo Komi Selom Klassou dan pemerintahnya telah mengundurkan diri dalam perombakan politik yang diperkirakan tertunda oleh pandemi virus corona.

DUNIA | 27 September 2020

WHO: Kematian Global Bisa 2 Juta Orang Sebelum Tersedia Vaksin

WHO memperingatkan jumlah kasus kematian global akibat Covid-19 bisa naik dua kali lipat menjadi 2 juta orang sebelum tersedia vaksin.

DUNIA | 27 September 2020

PM Adib Mundur, Krisis Lebanon Makin Dalam

Lebanon kehilangan perdana menteri ketiganya dalam delapan bulan terakhir setelah pada Sabtu (25/9), Mustapha Adib mengundurkan diri.

DUNIA | 27 September 2020

Tiongkok Punya MRT Berkecepatan 160 Km Per Jam

MRT tersebut bakal melayani penumpang di line 18 dan 22 Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong di Tiongkok selatan, pada Oktober.

DUNIA | 27 September 2020

Arab Saudi Akan Buka Kembali Visa Turis pada Awal 2021

Pariwisata merupakan pilar utama strategi reformasi ambisius Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak.

DUNIA | 27 September 2020

Kasus Covid-19 di Kolombia Lewati 800.000 dengan 25.000 Kematian

Konser dan acara besar tetap dilarang dan perbatasan darat dan air ditutup.

DUNIA | 27 September 2020

14 Anggota Dewan Negara dari Umno Bantah Dukung Anwar Ibrahim

14 Anggota Dewan Negara (Senat) dari Partai UMNO membantah kabar yang menyatakan bahwa mereka mendukung upaya Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri Malaysia.

DUNIA | 26 September 2020

Rusia Sita Harta Tokoh Oposisi Navalvy

Tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny telah dibekukan rekening banknya dan disita apartemennya setelah perintah pengadilan.

DUNIA | 26 September 2020

Abaikan Komentar Trump, Partai Republik Janjikan Transisi Damai

Sejumlah anggota terkemuka Republik, Kamis (24/9), memastikan adanya transisi atau peralihan kekuasaan secara damai pasca pemilu 3 November.

DUNIA | 26 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS