Kelompok Supremasi Kulit Putih Proud Boys Bangga Disebut Trump dalam Debat
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Kelompok Supremasi Kulit Putih Proud Boys Bangga Disebut Trump dalam Debat

Rabu, 30 September 2020 | 13:36 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / FMB

Cleveland, Beritasatu.com - Kelompok ekstremis sayap kanan, Proud Boys, merasa bangga nama mereka disebut oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam debat pertama calon presiden hari Selasa (29/9/2020) malam waktu setempat. Kelompok yang dikenal mendukung supremasi kulit putih itu juga langsung mengumumkan kesetiaannya kepada Trump.

Dalam kurun beberapa menit setelah disebut oleh Trump, para anggota kelompok itu mengirimkan pesan di jaringan media sosial mereka, menyebut bahwa komentar presiden “bersejarah”. Dalam aplikasi Telegram, Proud Boys menyebut komentar presiden sebagai dukungan diam-diam atas taktik kekerasan mereka.

Dalam debat untuk topik kekerasan rasial, moderator Chris Wallace meminta Trump untuk menyangkal supremasi kulit putih. Wallace bertanya apakah Trump akan mendesak kelompok-kelompok supremasi kulit putih yang memicu kekerasan rasial secara nasional, agar mundur.

Trump meminta moderator menyebut nama spesifik kelompok yang dimaksud, lalu capres dari Demokrat, mantan wakil presiden Joe Biden menyebut nama Proud Boys.

Tapi, Trump menolak mengecam kelompok sayap kanan atau supremasi kulit putih mana pun, dan sebaliknya, malah berbicara tentang antifa, kelompok sayap kiri antifasisme dan ideologi sayap kanan.

“Proud Boys, mundur dan bersiap (stand back and stand by), tapi...seseorang harus melakukan sesuatu tentang antifa dan sayap kiri, karena ini bukan masalah sayap kanan. Ini masalah sayap kiri,” kata Trump.

Dalam pesan lainnya, anggota Proud Boys mengklaim adanya lonjakan pengikut kelompok itu. Menurut LSM pemantau kelompok ekstremis Anti-Defamation League, Proud Boys adalah kelompok chauvinistis barat garis keras, pendukung kekerasan, bersifat nasionalistik, Islamofobia, anti-transeksual, dan misoginistis. Kelompok itu secara terbuka mendukung aksi kekerasan, dan baru-baru ini dikaitkan dengan beberapa insiden kekerasan dalam aksi protes.

Proud Boys dibentuk pada 2016 oleh Gavin McInnes, salah satu pendiri Vice Media. Dalam wawancara bulan November 2018, McInnes mengatakan dia telah keluar dari Proud Boys.



Sumber:New York Times, NBC News


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Politifact: Tudingan Biden soal Penanganan Covid-19 Tidak Benar

Saat debat Capres AS, Biden menuding Trump tidak memiliki rencana penanganan Covid-19.

DUNIA | 30 September 2020

Trump: Penanganan Covid-19 Akan Lebih Buruk di Bawah Biden

“Ini karena Anda adalah diri Anda sendiri. Itulah mengapa jadi begitu. Presiden tidak punya rencana,” ujar Biden.

DUNIA | 30 September 2020

Bantah Ngemplang Pajak, Trump: Saya Bayar Jutaan Dolar

Trump mengaku membayar pajak US$ 38 juta dalam satu tahun, dan US$ 27 juta di tahun lain.

DUNIA | 30 September 2020

Di Debat Capres AS, Trump Pamer Masker

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuktikan dirinya tidak menolak kebijakan penggunaan masker di ajang debat presiden AS di Cleveland, Ohio

DUNIA | 30 September 2020

Biden dan Trump Saling Serang di Isu Ekonomi

Trump menyoroti pemotongan pajak ramah bisnis dan keuntungan pasar saham.

DUNIA | 30 September 2020

Trump Tuding Biden Tidak Dukung Penegakan Hukum

Biden membalasnya dengan tuduhan bahwa Trump melakukan rasisme.

DUNIA | 30 September 2020

Trump Ngoceh Terus, Biden: Bisa Diam Enggak?

Kandidat petahana Presiden Amerika Serikat Donald Trump benar-benar menjalankan strategi buruk dalam debat presiden AS di Cleveland, Ohio, Selasa (29/9).

DUNIA | 30 September 2020

Trump Bawa Isu Miring Keluarga Biden di Debat

Biden menilai, pertanyaan itu adalah upaya mendiskreditkan. “Anak saya tidak melakukan kesalahan apa pun,” ujarnya.

DUNIA | 30 September 2020

Biden Sebut Trump Presiden Terburuk yang Pernah Dimiliki AS

Biden membalasnya dengan mengatakan, Trump akan menjadi presiden pertama di Amerika Serikat yang meninggalkan jabatannya dengan pekerjaan yang sangat minim.

DUNIA | 30 September 2020

Soal Kampanye Tatap Muka, Trump: Orang Ingin Mendengar Saya

Pendukung Trump yang hadir kampanye sebagian besar tidak memakai masker dan sedikit atau tidak ada jarak sosial saat acara berlangsung.

DUNIA | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS