PM Suga: Jepang Tolak Tindakan yang Memicu Ketegangan di LCS
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.53)   |   COMPOSITE 5724.74 (57.94)   |   DBX 1066.46 (7.42)   |   I-GRADE 166.255 (1.62)   |   IDX30 491.004 (4.77)   |   IDX80 129.735 (1.55)   |   IDXBUMN20 364.991 (4.81)   |   IDXG30 133.352 (1.32)   |   IDXHIDIV20 441.973 (4.68)   |   IDXQ30 143.512 (1.31)   |   IDXSMC-COM 247.38 (2.57)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (5.31)   |   IDXV30 127.096 (2.12)   |   INFOBANK15 976.214 (4.86)   |   Investor33 422.656 (3.04)   |   ISSI 167.54 (1.63)   |   JII 607.336 (7.1)   |   JII70 209.626 (2.42)   |   KOMPAS100 1162.4 (14.15)   |   LQ45 904.834 (10.06)   |   MBX 1587.29 (16.81)   |   MNC36 315.598 (3.56)   |   PEFINDO25 317.232 (3.03)   |   SMInfra18 287.626 (3.95)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.8)   |  

PM Suga: Jepang Tolak Tindakan yang Memicu Ketegangan di LCS

Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:36 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) Jepang yang baru, Yoshihide Suga, menyampaikan keprihatinan mengenai adanya kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan hukum internasional di perairan sengketa Laut China Selatan (LCS). Suga menyatakan Jepang siap memberikan dukungan untuk ASEAN, termasuk Vietnam dan Indonesia, dalam menjaga perdamaian dan kestabilan di kawasan tersebut.

“Jepang menolak semua tindakan dan gerakan yang membuat ketegangan di LCS,” kata PM Suga dalam konferensi pers yang digelar secara tatap muka dan virtual di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

LCS sejak lama telah menjadi kawasan kontestasi global, meskipun secara resmi wilayah itu diklaim oleh Tiongkok dan negara ASEAN yaitu Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Brunei Darussalam. Meskipun PM Suga tidak secara spesifik menyebut Tiongkok, pemerintah Jepang sejak lama mengkritik klaim sepihak Tiongkok terhadap hampir sebagian besar wilayah LCS.

“Sekali lagi saya ingin menitikberatkan betapa pentingnya semua pihak terkait LCS berusaha semaksimal mugnkin untuk menyelesaikan konflik secara damai melalui hukum internasional bukan melalui kekuatan dan intimidasi,” tandas Suga yang tiba di Jakarta, Selasa (20/10/2020) siang lalu pada sore harinya langsung melakukan pertemuan kenegaraan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor.

Terkait penegakkan hukum di LCS, Suga menambahkan Jepang akan tetap membantu kegiatan patroli penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) dan pengendaliannya lewat bantuan kapal patroli Jepang ke negara-negara ASEAN termasuk Indonesia dan Vietnam.

“Dengan memanfaatkan pengalaman dan prestasi tinggi coast guard (penjaga pantai) Jepang, kami ingin berkontribusi besar untuk pembinaan sumber daya manusia di bidang ini,” ujarnya.

Suga mengatakan Indo-Pasifik adalah panggung utama perhubungan laut yang menyambungkan Jepang dan ASEAN. Itu sebabnya, dia mendorong realisasi perdamaian dan kemakmuran di Indo-Pasifik serta penegakkan supremasi hukum.

Menurutnya, Jepang dan Vietnam sudah menyepakati perjanjian untuk pengiriman peralatan dan teknologi Jepang untuk menjaga perdamaian dan kestabilan di kawasan Indo-Pasifik. “Dengan Indonesia, kami akan mempercepat diskusinya,” ujar Suga.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gencar Serang Tiongkok, Trump Ternyata Punya Rekening di Sana

Trump dikenal sangat gencar mengkritik perusahaan-perusahaan Amerika yang berbisnis di Tiongkok.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Presiden Terima Surat Kepercayaan Dubes 7 Negara

Saat foto bersama, terlihat Jokowi maupun tujuh dubes itu tidak melepaskan masker dan tetap menjaga jarak.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Serangan Trump Makin Panas, Jawaban Fauci Sedingin “The Godfather”

Trump menyebut Fauci sebagai bagian dari orang-orang idiot.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Rachmat Gobel: Kedatangan PM Jepang Membawa Pesan Khusus

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia bukan sekedar kunjungan kenegaraan biasa tapi juga membawa pesan khusus.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Total Nilai Kekayaan Orang Tajir Tiongkok Bertambah US$ 1,5 T

Tiongkok sekarang memiliki total 878 miliarder. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) memiliki 626 orang di kelompok teratas pada awal tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020

RI Tolak Permintaan Pangkalan Pesawat Mata-mata AS

Indonesia menolak permintaan dari Amerika Serikat (AS) untuk dijadikan tempat pendaratan dan pesawat pengawas maritim P-8 Poseidon,

DUNIA | 21 Oktober 2020

Embargo Berakhir, Iran Pastikan Akan Banyak Menjual Senjata

Iran menyatakan cenderung menjual senjata daripada membeli, setelah berakhirnya embargo senjata konvensional PBB yang berakhir setelah 13 tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Jelang Debat Capres AS Ketiga, Trump Keberatan Sistem Mikrofon Senyap

Mikrofon tanpa suara digunakan pada debat terakhir calon presiden AS pada Kamis (22/10) untuk mencegah interupsi tanpa izin moderator

DUNIA | 21 Oktober 2020

PM Suga Puji Indonesia Sebagai Negara Besar di Asean

PM Suga yang datang bersama Ibu Suga Mariko mengaku kagum atas eksistensi Indonesia di Kawasan Asia Tenggara.

DUNIA | 20 Oktober 2020

Presiden Jokowi-PM Suga Bahas Empat Isu Strategis

Topik yang dibahas diantaranya politik, keamanan, perdamaian, dan kerja sama di bidang kesehatan.

DUNIA | 20 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS