Bandara Soekarno-Hatta Layani TCA 4 Negara
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Bandara Soekarno-Hatta Layani TCA 4 Negara

Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:41 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II menyatakan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang melayani penerbangan dengan skema Travel Corridor Arrangement (TCA) antara Indonesia dengan empat negara, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Korea Selatan, Tiongkok, dan Singapura.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, stakeholders di Bandara Soekarno-Hatta berkoordinasi penuh dalam menyiapkan fasilitas, sarana, dan prasarana agar TCA berjalan lancar.

“Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama negara memiliki peran penting dalam menjaga konektivitas Indonesia dengan negara lainnya. Sejalan dengan itu PT Angkasa Pura II bersama seluruh stakeholders memastikan TCA yang diinisiasikan pemerintah dapat berjalan lancar," kata Awaluddin dalam keterangannya, Selasa (20/10/2020).

Dia menambahkan, TCA ini bertujuan untuk memfasilitasi kemudahan perjalanan khusus bisnis, ekonomi, diplomatik, dan dinas.

Untuk TCA Indonesia–UEA, jelas Awaluddin, skema ini berlaku efektif 29 Juli 2020 dan Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu dari empat bandara yang menjadi titik masuk di dalam skema ini. Satu bandara lain yang dikelola PT Angkasa Pura II juga masuk sebagai titik masuk yakni Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Persyaratan bagi warga negara Indonesia (WNI) atau WN UEA untuk dapat memanfaatkan skema TCA ini dapat dilihat di situs resmi Kementerian Luar Negeri.

Lebih jauh, Awaluddin menyebutkan, TCA Indonesia – Korea Selatan berlaku efektif pada 17 Agustus 2020 untuk titik masuk di empat bandara nasional, di mana dua di antaranya dikelola PT Angkasa Pura II, yaitu Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu. Persyaratan lengkap bagi WNI atau WN Korea Selatan untuk bisa memanfaatkan skema ini dapat dilihat di situs resmi Kementerian Luar Negeri.

Adapun TCA Indonesia – Tiongkok efektif mulai 20 Agustus 2020. Awaluddin mengatakan, skema ini berlaku di seluruh bandara Indonesia termasuk Bandara Soekarno-Hatta. Prosedur lengkap dan persyaratan bagi WNI atau WN Tiongkok untuk memanfaatkan skema ini dapat dilihat di situs Kementerian Luar Negeri.

“Skema TCA antara Indonesia dan Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Tiongkok selama ini berjalan lancar di bandara-bandara PT Angkasa Pura II yang ditunjuk sebagai titik masuk seperti Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu. PT Angkasa Pura II berkomitmen untuk selalu menjaga konektivitas internasional di Indonesia,” jelas Muhammad Awaluddin.

Selain itu, sebut Awaluddin, dalam waktu dekat pada 26 Oktober 2020, Bandara Soekarno-Hatta akan menambah TCA, yakni antara Indonesia dan Singapura. Persiapan untuk skema TCA Indonesia - Singapura saat ini tengah dilakukan oleh PT Angkasa Pura II bersama stakeholders di Bandara Soekarno-Hatta yakni Otoritas Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemkes), Imigrasi, Bea Cukai, Balai Karantina, maskapai, pihak ground handling.

Muhammad Awaluddin mengatakan, salah satu yang tengah disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta adalah laboratory test facilities untuk melakukan PCR test kepada para penumpang dari Singapura yang termasuk di dalam skema TCA.

Adapun alur kedatangan bagi penumpang dari Singapura adalah penumpang pesawat landing di terminal kedatangan, kemudian menuju check point clearance aplikasi e-HAC, lalu memproses imigrasi dan bea cukai, kemudian menuju check point pemeriksaan tes PCR.

Sementara itu, pengamat penerbangan Arista Atmadjati menilai, penerapan TCA melalui Bandara Soekarno-Hatta untuk empat negara merupakan hal positif yang dapat mendorong peningkatan lalu lintas keluar dan masuk Indonesia nonturis.

Kendati demikian, dia mengingatkan, agar para petugas di lapangan selalu siaga dalam menjaga kebijakan antarnegara itu bisa berjalan lancar dan sukses. "Semoga staf di lapangan tidak lelet dan bisa ikut aktif mengamankan kebijakan ini," ungkap Arista.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PM Suga: Jepang Tolak Tindakan yang Memicu Ketegangan di LCS

Suga menyatakan Jepang siap memberikan dukungan untuk ASEAN, termasuk Vietnam dan Indonesia, dalam menjaga perdamaian dan kestabilan di LCS.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Gencar Serang Tiongkok, Trump Ternyata Punya Rekening di Sana

Trump dikenal sangat gencar mengkritik perusahaan-perusahaan Amerika yang berbisnis di Tiongkok.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Presiden Terima Surat Kepercayaan Dubes 7 Negara

Saat foto bersama, terlihat Jokowi maupun tujuh dubes itu tidak melepaskan masker dan tetap menjaga jarak.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Serangan Trump Makin Panas, Jawaban Fauci Sedingin “The Godfather”

Trump menyebut Fauci sebagai bagian dari orang-orang idiot.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Rachmat Gobel: Kedatangan PM Jepang Membawa Pesan Khusus

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia bukan sekedar kunjungan kenegaraan biasa tapi juga membawa pesan khusus.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Total Nilai Kekayaan Orang Tajir Tiongkok Bertambah US$ 1,5 T

Tiongkok sekarang memiliki total 878 miliarder. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) memiliki 626 orang di kelompok teratas pada awal tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020

RI Tolak Permintaan Pangkalan Pesawat Mata-mata AS

Indonesia menolak permintaan dari Amerika Serikat (AS) untuk dijadikan tempat pendaratan dan pesawat pengawas maritim P-8 Poseidon,

DUNIA | 21 Oktober 2020

Embargo Berakhir, Iran Pastikan Akan Banyak Menjual Senjata

Iran menyatakan cenderung menjual senjata daripada membeli, setelah berakhirnya embargo senjata konvensional PBB yang berakhir setelah 13 tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Jelang Debat Capres AS Ketiga, Trump Keberatan Sistem Mikrofon Senyap

Mikrofon tanpa suara digunakan pada debat terakhir calon presiden AS pada Kamis (22/10) untuk mencegah interupsi tanpa izin moderator

DUNIA | 21 Oktober 2020

PM Suga Puji Indonesia Sebagai Negara Besar di Asean

PM Suga yang datang bersama Ibu Suga Mariko mengaku kagum atas eksistensi Indonesia di Kawasan Asia Tenggara.

DUNIA | 20 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS