Teror Prancis, Pelaku Penggal Kepala Perempuan di Gereja
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.61)   |   COMPOSITE 5822.94 (-13.51)   |   DBX 1088.19 (8.85)   |   I-GRADE 169.852 (-1.36)   |   IDX30 498.88 (-2.67)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.2)   |   IDXG30 135.508 (-0.92)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.7)   |   IDXQ30 145.713 (-1.12)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.62)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (-0.12)   |   IDXV30 130.911 (1.39)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.08)   |   Investor33 428.541 (-2.35)   |   ISSI 170.173 (-0.31)   |   JII 616.286 (-0.44)   |   JII70 212.951 (-0.35)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.98)   |   LQ45 921.176 (-4.87)   |   MBX 1613.76 (-6.24)   |   MNC36 320.851 (-1.79)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.61)   |   SMInfra18 296.861 (-1.11)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.53)   |  

Teror Prancis, Pelaku Penggal Kepala Perempuan di Gereja

Jumat, 30 Oktober 2020 | 06:43 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Nice, Prancis, Beritasatu.com - Seorang pria Tunisia memenggal kepala seorang perempuan dan membunuh dua orang lainnya dalam sebuah serangan teror di Nice, Prancis, Kamis (29/10/2020) waktu setempat, bertepatan dengan hari lahir Nabi Muhammad SAW. Pelaku kemudian ditembak dan ditahan oleh polisi.

Presiden Emmanuel Macron mengatakan Prancis akan mengerahkan ribuan pasukan untuk melindungi tempat-tempat beribadah dan sekolah seiring dengan meningkatnya status keamanan negara ke level tertinggi.

Berbicara di luar Gereja Notre Dame tempat terjadinya serangan teror, Macron mengatakan, "nilai-nilai dan kebebasan beribadah di Prancis telah diserang...dan saya tegaskan sekali lagi, kami tidak akan memberi ruang".

Dua minggu lalu seorang guru di pinggiran Paris dipenggal oleh seorang pria berusia 18 tahun yang marah karena guru tersebut menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW di dalam kelasnya.

Kepala jaksa antiteroris Jean-Francois Ricard mengatakan pelaku serangan Kamis kemarin adalah seorang Tunisia kelahiran 1999 yang tiba di Eropa pada 20 September lalu di Lampedusa, sebuah pulau di Italia yang berada di lepas pantai Tunisia dan merupakan tempat masuknya imigran dari Afrika.

Kepolisian Tunisia dan Prancis menyebut nama tersangka adalah Brahim Aouissaoui.

Ricard mengatakan bahwa pelaku tiba di Nice pada Kamis dini hari menggunakan kereta api dan menuju ke sebuah gereja di mana dia membunuh seorang pengurus gereja berusia 55 tahun dan memenggal seorang perempuan berusia 60 tahun. Dia juga membunuh seorang perempuan berusia 44 tahun yang melarikan diri ke sebuah kafe untuk membunyikan alarm. Polisi kemudian mengonfrontasi pelaku, lalu dia berteriak "Allahu Akbar", kemudian dia ditembak dan dilumpuhkan.

Polisi menemukan barang bukti berupa sebuah Alquran, dua telepon, pisau sepanjang 30 cm dengan bilah 17 cm. Polisi juga menemukan sebuah tas yang ditinggalkan pelaku dan dua pisau yang tidak digunakan dalam serangan tersebut.

Pelaku saat ini berada dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di rumah sakit.

Juru bicara pengadilan kontramilitan Tunisia Mohsen Dali mengatakan bahwa Aouissaoui tidak termasuk dalam daftar orang-orang yang diduga militan. Dia menambahkan, Aouissaoui meninggalkan Tunisia pada 14 September dengan sebuah perahu.

Wali Kota Nice, Christian Estrosi, mengatakan bahwa serangan di Nice serupa dengan serangan teror dua minggu sebelumnya di pinggiran Paris.

Serangan Kamis kemarin bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad. Prancis juga tengah mendapat kecaman dari negara-negara muslim di seluruh dunia karena kebebasan berpendapatnya melindungi hak mempublikasikan kartun Nabi Muhammad.



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lebih 80 Juta Pemilih AS Telah Beri Suara Lebih Awal

Lebih dari 80 juta orang Amerika telah memberikan suara dalam pemilihan presiden.

DUNIA | 30 Oktober 2020

AS Remehkan Sanksi Tiongkok atas Penjualan Senjata ke Taiwan

AS meremehkan ancaman Tiongkok untuk menghukum perusahaan AS atas penjualan senjata ke Taiwan.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Prancis Umumkan Karantina Wilayah Kedua

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan karantina wilayah nasional kedua hingga akhir November 2020.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Gejala Covid-19, Presiden Aljazair Dibawa ke Jerman

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune dipindahkan ke Jerman untuk menjalani perawatan medis pada Rabu (28/10).

DUNIA | 30 Oktober 2020

Ida Fauziah Terpilih Sebagai Ketua Menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN

Ida langsung memimpin pertemuan tingkat Menaker se-ASEAN usai serah terima jabatan dari Tuan Haji Awang (Malaysia) selaku ketua periode 2018-2020.

DUNIA | 29 Oktober 2020

Gus Yaqut: Penuh Rahmah dan Kasih Sayang, Islam Sangat Menghargai Perbedaan

Pertemuan dengan Mike Pompeo berawal dari deklarasi Humanitarian Islam yang dilakukan Ansor dua tahun lalu di Jombang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

November, Moderna Laporkan Data Uji Akhir Vaksin Covid-19

Perusahaan bioteknologi Moderna akan melaporkan data hasil uji klinis tahap akhir vaksin Covid-19 buatan mereka pada bulan November.

DUNIA | 29 Oktober 2020

Hadapi Pandemi Covid-19, Masyarakat Global Perlu Menerima Partisipasi Taiwan

Melalui ujian pandemi ini telah dipastikan bahwa Taiwan tidak dapat dikecualikan dari jaringan kesehatan global.

DUNIA | 29 Oktober 2020

Jokowi-Pompeo Bahas Perdamaian, Ekonomi, dan Isu Afganistan

Indonesia menginginkan Amerika sebagai true friend of Indonesia.

DUNIA | 29 Oktober 2020

Presiden Jokowi Terima Menlu AS di Istana Bogor

Presiden Jokowi menilai kunjungan Mike Pompeo di tengah pandemi menunjukkan arti penting kemitraan strategis RI-AS.

DUNIA | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS