November, BNI Salurkan KUR Rp 15,7 Triliun
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

November, BNI Salurkan KUR Rp 15,7 Triliun

Jumat, 28 Desember 2018 | 19:21 WIB
Oleh : Nida Sahara / FMB

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sampai dengan November 2018 telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 15,7 triliun kepada 135.000 debitur usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga akhir tahun ini diharapkan penyaluran KUR bisa mencapai Rp 16 triliun.

General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo mengatakan, setelah menyelesaikan alokasi plafon KUR dari pemerintah sebesar Rp 13,5 triliun pada pertengahan Oktober 2018, BNI mendapat tambahan alokasi plafon KUR sebesar Rp 3 triliun yang diberikan sejak Oktober 2018, sehingga menjadi Rp 16,5 triliun jatah BNI tahun ini.

"Penyaluran ke sektor produksi seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan dan jasa-jasa diharapkan mencapai 51 persen, melebihi target minimal sebesar 50 persen," ungkap Bambang ketika dihubungi Investor Daily, Jumat (28/12).

Hingga saat ini, Bambang mengaku untuk rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) KUR perseroan masih sangat rendah, yakni berada di posisi 0,14 persen.

Untuk plafon KUR BNI tahun 2019, sampai saat ini belum ditetapkan secara resmi oleh pemerintah. Namun, pemerintah telah menargetkan alokasi KUR tahun depan sebesar Rp 140 triliun, naik 13,82 persen dari plafon KUR nasional tahun ini yang sebesar Rp 123 triliun.

Bambang mengharapkan alokasi KUR 2019 yang diberikan oleh pemerintah kepada BNI bisa lebih tinggi dibandingkan dengan plafon tahun ini.

"Namun dengan realisasi kinerja KUR BNI 2018 yang sangat baik ini, maka kami berharap alokasi plafon KUR 2019 tidak lebih rendah dari tahun 2018," papar Bambang.

Menurut dia, tim KUR perseroan sudah semakin fokus menggarap bisnis KUR, khususnya sektor produksi, sehingga dengan penajaman strategi 2018 dan makin fokus menggarap sektor pariwisata dan peternakan sesuai dengan harapan pemerintah, maka pihaknya yakin dapat menjalankan amanah dalam menyalurkan KUR 2019 dengan baik dan meningkatkan penyalurannya ke sektor produksi.

Adapun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution menyebut, porsi penyaluran KUR ke sektor produktif perlu ditingkatkan. Tahun depan, porsi penyaluran KUR untuk sektor produktif diwajibkan 60 persen dari total keseluruhan penyaluran KUR.

Menanggapi hal tersebut, Bambang membenarkan adanya peningkatan komposisi KUR ke sektor produktif menjadi 60 persen dari yang sebelumnya 40 persen oleh pemerintah. Bagi BNI, lanjut dia, kenaikan porsi KUR produktif tersebut memiliki dua sisi, baik dari sisi tantangan dan juga peluang.

"Bagi BNI hal ini menjadi tantangan dan peluang, mengingat jumlah UMKM yang saat ini belum dapat mengakses dan mendapatkan KUR di luar perdagangan masih sangat besar," terang Bambang.

Bambang menuturkan, upaya dan strategi yang disiapkan yakni, pertama, mempertajam fokus penyaluran ke sektor produksi existing (pertanian, perkebunan, industri pengolahan dan jasa-jasa). Kedua, memperluas penyaluran ke sektor pariwisata, KUR khusus perkebunan dan peternakan.

"Ketiga, meningkatkan sinergi dengan debitur korporasi maupun pihak ketiga, dan sinergi BUMN. Keempat, mempermudah akses digital kepada UMKM untuk mendapatkan KUR. Kami yakin, dapat mencapai target dan arah kebijakan pemerintah," papar Bambang.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Apresiasi Kinerja IHSG Akhir Tahun di Zona Hijau

Presiden berharap pasar modal juga mendukung kinerja pembangunan infrastruktur yang pada 2019 mulai rampung.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Investor di BEI yang Dilindungi Dana Perlindungan Pemodal Capai 1 Juta

Selama 2018 jumlah investor pasar modal yang dilindungi bertambah sebanyak 259.709 SRE atau tumbuh 34,1 persen.

EKONOMI | 28 Desember 2018

2019, Danamon Targetkan Kredit Tumbuh 10%

Sampai dengan kuartal ketiga, total kredit perseroan sebesar Rp 134,33 triliun, meningkat 6 persen

EKONOMI | 28 Desember 2018

Bank Muamalat Kucurkan Pinjaman Rp 300 M untuk Tol Kalimantan

Total kredit sindikasi yang dikucurkan senilai Rp 6,98 triliun, di mana Muamalat berkomitmen Rp 300 M.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Rupiah Terkoreksi 7,5% Sepanjang 2018

Rupiah berada di level Rp 14.568 per dolar AS atau terdepresiasi 7 poin (0,05 persen).

EKONOMI | 28 Desember 2018

Ini Sejumlah Rekor Pencapaian BEI Sepanjang Tahun 2018

Jumlah pencatatan perdana saham tertinggi selama kurun waktu 26 tahun terakhir sejak swastanisasi BEI.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Menutup Tahun 2018, IHSG Naik 3 Poin ke 6.194

Sebanyak 252 saham menguat, 197 saham melemah, dan 134 saham stagnan.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Bursa Asia Menguat, Disusul Bursa Eropa

Nikkei 225 turunn 0,31 persen ke 20.014,77, Topix Tokyo turun 0,5 persen ke 1.494,09, Hang Seng Hong Kong naik 0,1 persen ke 25.504,2.

EKONOMI | 28 Desember 2018

8 Lembaga Keuangan Manfaatkan Data Kependudukan

WOM Finance bersama 7 lembaga keuangan tanda tangani perjanjian kerja sama pemanfaatan data kependudukan dengan Dukcapil.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Divestasi Freeport Transparan, Misbakhun: Usul Hak Angket Hanya Cari Perhatian

Proses divestasi ini tidak perlu dicurigai, justru harus dibanggakan sebagai sebuah prestasi.

EKONOMI | 28 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS