PLTA Rajamandala Diresmikan
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

PLTA Rajamandala Diresmikan

Jumat, 12 Juli 2019 | 17:43 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FMB

Cianjur, Beritasatu.com - Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Rajamandala merupakan bentuk nyata upaya PT PLN (persero) meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Pembangkit berkapasitas 1x47 megawatt (MW) ini menggunakan air keluaran dari PLTA Saguling. Adapun investasi proyek ini mencapai US$150 juta. Pembangkit ini terletak di Kampung Bantarcaringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Sistem operasi PLTA Rajamandala berkarakter load follower yang artinya pengoperasian Rajamandala tergantung dari Saguling. Air keluaran Saguling itu kemudian masuk ke terowongan sepanjang 174 meter. Namun tidak semua air Saguling diserap Rajamandala. Hanya dibutuhkan debit air sekitar 168 meter kubik/detik yang menghasilkan daya 47 MW.

Pembangunan Rajamandala berlangsung selama tujuh tahun lalu sejak 2012 melalui kerja sama antara anak perusahaan PLN Indonesia Power (IP) dengan Kansai Electric Power Corp Japan (KEPCO) menjadi PT Rajamandala Electric Power. Pembangkit ini sudah beroperasi secara komersial sejak Mei kemarin, tetapi baru hari ini diresmikan.

Adapun peresmian itu dilakukan oleh Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Harris serta disaksikan juga oleh Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, dan Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia Power M. Ahsin Sidqi.

Harris mengatakan kapasitas eksisting PLTA saat ini mencapai 6.256 MW. Kehadiran PLTA Rajamandala meningkatkan kapasitas terpasang. Selain itu Rajamandala menambah porsi bauran energi dan salah satu upaya mencapai target bauran energi 23 persen di 2025. "Rajamandala menambah pasokan PLTA menjadi 6.303 MW," kata Harris di Cianjur, Jumat (12/7/2019).

Harris menegaskan Indonesia berkomitmen dalam mengimplementasikan Perjanjian Paris (Paris Agreement) dalam rangka menurunkan emisi gas rumah kaca di atmosfer, khususnya CO2. Dengan beroperasinya PLTA ini merupakan wujud nyata PLN bersama pemerintah turut menekan emisi gas CO2. "Indonesia memiliki potensi tenaga air 75 gigawatt. Pembangkit seperti Rajamandala seperti ini bisa dikembangkan di tempat lain," ujarnya.

Sementara itu M. Ahsin menambahkan Rajamandala merupakan program pembangunan pembangkit energi terbarukan sesuai dengan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) PLN tahun 2019-2028. Listrik yang dihasikan Rajamandala akan memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Jawa - Bali melalui transmisi 150 kV (kilo Volt). "PLTA ini menggunakan Penstock terbesar di Indonesia dan Spiral Case berbahan beton pertama di Indonesia, selain itu juga merupakan PLTA dengan waterway sistem labirin pertama di Indonesia dengan diameter terowongan terbesar di Indonesia," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ekosistem Indonesia Halangi Kebangkitan Industri Tekstil

Ekspor tekstil Vietnam sudah jauh melampaui Indonesia.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Pemerintah: Hanya Kantong Plastik Belanja yang Kena Cukai

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan bahwa plastik yang dikenai cukai hanya kantong plastik belanja atau lebih dikenal kantong kresek.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Ditutup Menguat ke Rp 14.007 Per Dolar AS, Rupiah Terbaik di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.007- Rp 14.090 per dolar AS.

EKONOMI | 12 Juli 2019

128 Saham Turun, IHSG Ditutup Melemah 43 Poin

Kapitalisasi pasar (market capitalization) sebesar Rp 7.324,7 triliun.

EKONOMI | 12 Juli 2019

BI Dorong UMKM Rambah Pasar Digital

Dalam pameran KKI 2019, BI menggandeng 370 UMKM dari seluruh Indonesia.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Eropa Dibuka Menguat

Nikkei 225 Jepang naik 0,2 persen ke 21.685,9, Shanghai Stock Exchange Composite Index (SSEC) naik 0,44 persen ke 2.930,55.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Gubernur BI Minta Destry Cepat Beradaptasi

Pelantikan Destry tinggal menunggu sidang paripurna DPR dan pengucapan sumpah jabatan di Mahkamah Agung.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Presiden Sarankan UMKM Tidak Masuk ke Produk Massal

UMKM Indonesia memiliki peluang besar masuk pasar global khususnya produk handycraft.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Jateng Usulkan Pos Lalu Lintas Ternak di Tol Trans Jawa

Di pos tersebut, hewan-hewan ternak yang masuk ke Jawa Tengah divaksinasi dan diperiksa kesehatannya.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Surplus Perdagangan TPT Terus Menurun Sejak 2010

Sebelum tahun 2010 surplus ekspor selalu diatas US$ 5 miliar, tapi hingg 2018 surplusnya berkurang hanya tinggal US$ 3,2 miliar.

EKONOMI | 12 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS