Tidak Terpengaruh E-Commerce, Omzet Ritel Modern Tembus Rp 150 T
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tidak Terpengaruh E-Commerce, Omzet Ritel Modern Tembus Rp 150 T

Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:31 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Tangerang, Beritasatu.com - Sepanjang semester I 2019, nilai penjualan atau omzet ritel modern mencapai angka Rp 150 triliun. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan ritel tahun ini jauh lebih baik.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengatakan sepanjang semester I 2019, perekonomian Indonesia cukup stabil sehingga mempengaruhi daya beli konsumen.

Di samping itu, terdapat pesta demokrasi yang secara tidak langsung mendorong penjualan ritel modern, kontribusi pemilu terhadap penjualan ritel mencapai angka 30 persen. Pemilu cukup berkontribusi positif terhadap ritel modern karena selama masa kampanye dibutuhkan produk makanan dan minuman dan dibelinya di ritel modern. Lebaran juga terjadi di semester I 2019 dan sangat terasa dampaknya pada ritel modern karena sebagian besar masyarakat Indonesia merayakan Lebaran maka kebutuhan Lebaran seperti biskuit, sirup dibelinya juga di ritel modern. Hampir semua anggota Aprindo melaporkan kenaikan penjualan hingga 40 persen selama Lebaran yang merupakan musim panen penjualan.

Sepanjang semester I 2019, realisasi belanja pemerintah daerah dan pusat juga tidak tertunda seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak pemerintah daerah yang merealisasikan belanjanya di awal tahun.

“Realisasi omzet ritel modern pada semester I 2019 mencapai angka Rp 150 triliun dan cukup positif, kami sangat bersyukur bisa memperoleh angka itu,” ujar dia ketika ditemui dalam acara pembukaan Indonesia Great Sale di TangCity Mall, Tangerang, Rabu (14/8/2019).

Hingga akhir tahun, pihaknya menargetkan omzet ritel modern mencapai angka Rp 260 triliun atau naik 9 persen-10 persen dari realisasi tahun lalu yang mencapai angka Rp 220 triliun.

Melihat pencapaian dari semester I 2019 sebesar Rp 150 triliun, Aprindo optimistis target tersebut bisa dicapai. Ia mengatakan sepanjang semester II 2019, anak-anak kembali masuk sekolah ditambah di akhir tahun ada Natal, semuanya memberikan sinyal positif terhadap penjualan ritel modern. Ia menuturkan pihaknya juga terus memberikan promosi untuk menarik konsumen agar belanja di ritel modern.

Meskipun e-commerce sedang tumbuh tetapi tidak menganggu penjualan ritel modern karena tipe konsumennya juga berbeda. E-commerce menarik konsumen yang sibuk sementara konsumen ritel modern lebih kepada orang-orang yang menghabiskan waktu belanja bulanan.

Aprindo dan Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) juga mengikuti Indonesia Great Sale untuk merayakan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 74, pembukaan Indonesia Great Sale berlangsung pada 14 Agustus 2019 di TangCity Mall, Tangerang dan diadakan dari 14-25 Agustus 2019 serentak di seluruh Mall di Indonesia.

Aprindo berharap dengan adanya Indonesia Great Sale, daya beli konsumen bisa meningkat karena ada diskon besar besaran hingga 74 persen. Target transaksi selama Indonesia Great Sale mencapai angka Rp 35 triliun dengan produk unggulan yaitu produk fashion.

“Kami mengikuti Indonesia Great Sale untuk berkontribusi kepada Indonesia dan tentunya merayakan hari kemerdekaan,” ujar dia.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan pusat perbelanjaan atau mal masih menjadi tujuan utama masyarakat Indonesia untuk menghabiskan waktunya, kehadiran situs belanja online tidak akan menganggu pertumbuhan pusat perbelanjaan hingga beberapa tahun ke depan.

ia mengatakan kegunaan mal lebih dari sekedar belanja tetapi juga digunakan untuk santai, makan dan nonton. Kebanyakan masyarakat Indonesia suka menghabiskan penghasilannya untuk bersenang-senang dan pusat perbelanjaan menjadi tujuan. Meskipun banyak masyarakat yang belanja online tetapi untuk kebutuhan bersenang-senang tidak dilupakan. Buktinya masih banyak mal yang ramai ketika weekend.

“Indonesia masih butuh pusat perbelanjaan atau mal karena sudah kebutuhan kedua. Di samping itu semakin banyak pusat perbelanjaannya menggambarkan negara itu berkembang dan ada pride juga,” ujar dia

Ia mengatakan fakta yang menarik adalah kebanyakan merchant yang berada di mal adalah merchant lokal, khususnya di sektor makanan dan minuman, porsi asing tidak sebanyak lokal.

Pertumbuhan pusat perbelanjaan tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta saja, tetapi juga sudah menyebar ke beberapa daerah.

“Mal paling ramai di daerah yang masyarakatnya belum terlalu familiar dengan belanja online,” ujar dia



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BRI Life Raih 6 Penghargaan di Semester I 2019

Majalah Investor memberi penghargaan peringkat ketiga "Best Life Insurance 2019" untuk kategori perusahaan asuransi Jiwa aset Rp 5 - 10 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

IHSG Ditutup Naik 0,90%, Ini Jajaran Top 10 Market Cap

IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 6.274 dan terendah 6.240.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Kedua Terbaik Asia, Rupiah Ditutup Menguat 80 Poin

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.220- Rp 14.253 per dolar AS.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

HIL Somasi PT Bangun Cipta karena Lalai Proyek

Proyek Karaha pada kenyataannya tidak berjalan dengan lancar.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Bursa Asia Ditutup Menguat, Eropa Dibuka Melemah

Nikkei 225 Jepang naik 0,98 persen ke 20.655,13, Topix Tokyo naik 0,87 persen 1.499,5, Hang Seng Hong Kong naik 0,08 persen ke 25.302,28.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Bank Mandiri Bantah Akan Bangkrut dan Diambilalih Tiongkok

Info tersebut seperti diskenariokan pihak tertentu yang memiliki iktikad tidak baik untuk mengganggu perekonomian.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Asosiasi Minta Taksi Online Bebas Ganjil Genap

ADO mengusulkan adanya penanda khusus taksi online dari kepolisian sehingga membedakan dengan kendaraan pribadi.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Rehat Siang, IHSG Melonjak 34 Poin ke 6.245

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 98.897 miliar saham senilai Rp 4,124 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Rupiah Menguat Terbaik di Asia Siang Ini

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.220-Rp 14.242 per dolar AS.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Ketua BPK Beri Pengarahan di Badiklat PKN

Para pemeriksa BPK harus memiliki tiga nilai dasar, yaitu integritas, independensi, dan profesionalisme.

EKONOMI | 13 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS