IHSG Rawan Koreksi Hari Ini
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

IHSG Rawan Koreksi Hari Ini

Kamis, 21 November 2019 | 09:04 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menurut riset PT Valbury Sekuritas Indonesia, Kamis (21/11/2019), sentimen bagi pasar yang kembali didominasi faktor negatif, bisa menyulitkan bagi IHSG untuk dapat melaju ke teritorial positif pada perdagangan saham hari ini.

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Bank Indonesia (BI) diperkirakan menghentikan penurunan suku bunga acuan di Rapat Dewan Gubernur pada November 2019, sebagai antisipasi turunnya daya tarik instrumen keuangan dalam negeri yang dapat memicu pelebaran defisit transaksi berjalan. Artinya, BI akan mempertahan suku bunga 7-Day Repo Rate di 5 persen hingga akhir tahun 2019. Hal ini dilakukan agar selisih suku bunga antara bank sentral Indonesia dengan bank sentral negara ekonomi maju tidak semakin tinggi. BI juga akan memperhatikan kebijakan the Fed dalam hal suku bunga yang diperkirakan akan mempertahan suku bunga acuannya. Meski, sisi lain BI untuk menurunkan suku bunga masih ada ruang karena inflasi yang terkendali di bawah 3,5 persen dan pertumbuhan ekonomi yang prospektif ditopang konsumsi rumah tangga.

Sentimen pasar dari luar negeri:
Dari eksternal, belum menunjukkan adanya tanda-tanda perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok akan capai kesepakatan setelah Presiden AS Donald Trump menolak untuk menghapus bea masuk produk Tiongkok. Bahkan dalam sidang Kabinet Trump mengatakan akan menaikkan bea masuk jika Tiongkok tidak menandatangani kesepakatan dagang. Jika kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan dagang, Trump berencana akan menaikkan bea masuk lagi pada tanggal 15 Desember. Sementara itu pihak Tiongkok kini mengamati dengan seksama situasi politik di AS, termasuk sidang pemakzulan dan pemilihan presiden 2020. Para pejabat Tiongkok mulai mempertimbangkan apakah akan menunggu hingga semua urusan politik tersebut selesai akibat kemungkinan Trump tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Fitch menyebut, outlook utang pemerintah global tetap stabil di tengah perlambatan ekonomi yang kian terasa. Fitch menyebut, kebijakan moneter yang longgar di sepanjang semester II 2019 akan diikuti dengan stimulus fiskal di tahun 2020. Kemampuan stimulus fiskal dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi akan menjadi pertimbangan penting dalam menentukan dampaknya terhadap peringkat utang suatu negara. Kebijakan makro yang longgar dipicu oleh pertumbuhan investasi yang melambat dan volume perdagangan yang terkontraksi. Namun Fitch memandang skeptis pelonggaran kebijakan makro tersebut mampu melawan dampak negatif dari perlambatan perdagangan yang terjadi. Fitch menggarisbawahi soal investasi. Ketika investasi di negara asal tumbuh melambat, maka investasi ke negara lain menjadi tidak menarik dan menjadi ancaman bagi negara berkembang yang bergantung pada dana eksternal.

Perspektif teknikal
Support Level : 6130/6105/6086
Resistance Level : 6174/6193/6218
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down

Rekomendasi perdagangan saham hari ini:

ASII: Trading Buy
• Close 6625, TP 6800
• Boleh buy di level 6550-6625
• Resistance di 6800 & support di 6550
• Waspadai jika tembus di 6550
• Batasi risiko di 6475

TLKM: Trading Buy
• Close 4090, TP 4120
• Boleh buy di level 4030-4090
• Resistance di 4120 & support di 4030
• Waspadai jika tembus di 4030
• Batasi risiko di 4010

UNTR : Trading Buy
• Close 22675, TP 22850
• Boleh buy di level 22325-22675
• Resistance di 22850 & support di 22325
• Waspadai jika tembus di 22325
• Batasi risiko di 22175

GGRM: Trading Buy
• Close 53800, TP 54125
• Boleh buy di level 53475-53800
• Resistance di 54125 & support di 53475
• Waspadai jika tembus di 53475
• Batasi risiko di 53325

CPIN: Trading Buy
• Close 7375, TP 7450
• Boleh buy di level 7225-7375
• Resistance di 7450 & support di 7225
• Waspadai jika tembus di 7225
• Batasi risiko di 7175

PWON: Trading Buy
• Close 605, TP 635
• Boleh buy di level 575-605
• Resistance di 635 & support di 575
• Waspadai jika tembus di 575
• Batasi risiko di 560



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelaku Pasar Nantikan Pengumuman Suku Bunga BI

Mirae memperkirakan IHSG dalam fase konsolidasi hari ini.

EKONOMI | 21 November 2019

Lima Penerbit Saham di Santara Bagikan Dividen

Santara saat ini sedang melakukan seleksi terhadap calon-calon penerbit baru.

EKONOMI | 21 November 2019

Tren Industri Co-Living Dinilai Potensial

Kebutuhan hunian co-living tinggi, dinilai saat yang tepat bagi perusahaan properti melantai di bursa.

EKONOMI | 21 November 2019

Kartu Prakerja, Menkeu Sebut Rp 10,3 Triliun, Sementara Menaker Sebut Rp 10 Triliun

Pemerintah siapkan dana Rp 10,3 Triliun untuk Kartu Prakerja.

EKONOMI | 21 November 2019

Diapresiasi Kesigapan Pertamina Pasok Solar

Pemerintah harus lebih akurat dalam memperhitungkan besarnya kuota solar untuk masing-masing daerah.

EKONOMI | 21 November 2019

REI DKI Fokus Garap Pasar Milenial

Pemindahan ibu kota ke Kalimantan, tidak akan berdampak signifikan terhadap pasar properti di Jakarta.

EKONOMI | 20 November 2019

Lippo Tower Masuki Tahap Topping Off

Setelah lakukan topping off, proyek perkantoran ini diharapkan dapat diserahterimakan kepada konsumen pada akhir 2020.

EKONOMI | 20 November 2019

Pemerintah Targetkan Redistribusi Tanah 3,9 Juta Ha

Tanah yang dibagi atau redistribusi diambil dari berbagai sektor.

EKONOMI | 20 November 2019

Erick Thohir Bahas Peningkatan Kerja Sama dengan Jepang

Selain kerja sama dalam hal infrastruktur, kedua negara juga memiliki peluang kerja sama di bidang lain.

EKONOMI | 20 November 2019

Lima Tahun Terakhir, Dana Kelolaan ETF Naik 4 Kali Lipat

Dari hanya Rp 2,6 triliun pada awal tahun 2015 menjadi Rp 15 triliun per 14 November 2019.

EKONOMI | 20 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS