BI Tahan Suku Bunga di 5%
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

BI Tahan Suku Bunga di 5%

Kamis, 21 November 2019 | 14:40 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 November 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,00 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,25 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,75 persen.

Demikian menurut keterangan resmi Bank Indonesia, hari ini, Kamis (21/11/2019).

Keputusan BI mempertahankan suku bunga ini konsisten dengan konsensus prediksi analis.Di awal tahun ini, suku bunga BI 7DRR berada di angka 6 persen. Kemudian, BI memangkas 25 bps pada 18 Juli 2019 menjadi 5,75 persen, kemudian dipangkas lagi 25 bps di bulan-bulan berikutnya, hingga pada 24 Oktober lalu, BI menurunkan suku bunga 25 bps menjadi 5 persen.

Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan prakiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran target, stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah perekonomian global yang melambat.

Bank Indonesia juga memutuskan untuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah untuk Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebesar 50 bps sehingga masing-masing menjadi 5,5 persen dan 4,0 persen, dengan GWM Rerata masing-masing tetap sebesar 3,0 persen, dan berlaku efektif pada 2 Januari 2020.

Kebijakan ini ditempuh guna menambah ketersediaan likuiditas perbankan dalam meningkatkan pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Strategi operasi moneter juga terus diperkuat untuk menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif.

Keputusan menahan suku bunga didasarkan atas berlanjutnya ketegangan hubungan dagang AS-Tiongkok telah berdampak pada ekonomi dunia 2019 yang terus melambat. Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan turun dari 3,6 persen pada 2018 menjadi hanya 3,0 persen pada 2019. Di AS, perang dagang telah menurunkan pertumbuhan ekonominya dari 2,9 persen pada tahun 2018 menjadi sekitar 2,3 persen pada tahun 2019 dengan tertekannya ekspor yang kemudian berdampak pada permintaan domestik, terutama investasi nonresidensial dan konsumsi rumah tangga. Demikian pula, tertekannya ekspor dan investasi berdampak pada pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang diperkirakan menurun dari 6,6 persen pada tahun 2018 menjadi sekitar 6,2 persen pada 2019.

Perekonomian Indonesia tetap berdaya tahan, meskipun sedikit melambat sejalan melemahnya perekonomian global. Pertumbuhan PDB pada triwulan III 2019 tetap stabil dan tercatat 5,02 persen (yoy), meskipun sedikit melambat dari capaian pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 5,05 persen (yoy). Konsumsi rumah tangga menopang daya tahan pertumbuhan ekonomi nasional didukung oleh terjaganya konsumsi masyarakat berpendapatan rendah dengan penyaluran bantuan sosial Pemerintah, semakin besarnya kelompok masyarakat berpendapatan menengah, serta dampak positif konsistensi kebijakan moneter menjaga stabilitas harga.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengurusan Perizinan Investasi Dikembalikan ke BKPM

Pemerintah juga akan membentuk sistem satu pintu dalam pengurusan perizinan kapal.

EKONOMI | 21 November 2019

AP I Buka Seleksi Mitra Usaha Bandara Yogyakarta

Bandara YIA hingga akhir Oktober 2019 telah melayani 185.000 penumpang.

EKONOMI | 21 November 2019

Kempora-Pemerintah Kaltara Kembangkan Wirausaha Pemuda

Guna tingkatkan semangat berwirausaha, Kemenpora bersama Pemerintah Kalimantan Utara menggelar acara Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda.

EKONOMI | 21 November 2019

OJK Kabulkan Perpanjangan Batas Waktu Laporan Pembubaran Reksa Dana Minna Padi

OJK mengabulkan permohonan perpanjangan batas waktu laporan pembubaran dan likuidasi enam produk Reksa Dana kelolaan MPAM.

EKONOMI | 19 Februari 2020

SEAM Group Optimistis Realisasikan IPO Anak Usaha 2020

Dana SBI-JP sebesar Rp 1 triliun yang diterbitkan SEAM Group telah dialokasikan sebesar 66.40 % untuk modal kerja sisanya 33,60 % untuk investasi.

EKONOMI | 21 November 2019

Dua Industri Top Korsel Berminat Investasi di Indonesia

Kemperin rayu perusahaan di Korsel investasi di Indonesia.

EKONOMI | 21 November 2019

Sesi I, Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.114

Rupiah berada di level Rp 14.114,5 per dolar AS atau terdepresiasi 20 poin (0,14 persen).

EKONOMI | 21 November 2019

Akhir Sesi I, IHSG Terkoreksi ke 6.103

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,8 persen ke kisaran 6.103.

EKONOMI | 21 November 2019

Presiden Undang API Bahas Peningkatan Investasi dan Ekspor

Pertemuan dihadiri Ketua API Ade Sudradjat, Dirut PT Sritex Iwan Lukminto, Wadirut PT Pan Brothers Anne Patricia Sutanto, dll.

EKONOMI | 21 November 2019

PT Angkasa Pura II Lakukan Pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat

PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Halim Perdana Kusuma gelar latihan penanggunglanganan keadaan darurat.

EKONOMI | 21 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS