DPR Ajak Pengusaha Dukung Omnibus Law
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

DPR Ajak Pengusaha Dukung Omnibus Law

Jumat, 29 November 2019 | 13:50 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani menyatakan rencana pemerintah dengan omnibus law perlu didukung sebagai penguatan regulasi untuk menciptakan ekosistem berusaha yang kondusif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha. Iklim usaha yang kondusif diperlukan untuk mengantisipasi penurunan pertumbuhan ekonomi nasional akibat kondisi ekonomi dunia yang melambat.

"Substansi omnibus law akan menata sinergi kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Memastikan kemudahan perizinan; insentif bagi dunia usaha yang menghasilkan komoditi ekspor; insentif bagi dunia usaha yang inovatif diikuti penataan aturan berinvestasi," kata Puan di arena Rapimnas Kadin 2019 di Bali.

Pernyataan Puan disampaikan kepada wartawan melalui keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Puan Maharani tampil sebagai pembicara utama dalam diskusi panel Rapimnas KADIN yang bertema "Menuju Ekonomi Maju, Berdaya saing dan Berkeadilan".

Menurut Puan, DPR akan membantu pemerintah dalam penguatan regulasi untuk mendorong laju perekonomian dengan segera membahas pembentukan UU Omnibus. "DPR akan memastikan bahwa seluruh kepentingan stakeholders dapat terakomodir, baik itu pemerintah, pengusaha, pekerja dan terutama kepentingan rakyat," imbuhnya.

Dalam paparannya, Ketua DPR Puan Maharani juga menekankan pentingnya pasar yang kondusif bagi produktivitas perekonomian nasional. Oleh karenanya, perlu adanya upaya dan kebijakan dalam memperluas dan memperdalam pasar untuk komoditi nasional

"Diperlukan adanya kebijakan afirmatif untuk melindungi produk dalam negeri agar dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ungkap Politikus PDI perjuangan itu.

Puan juga menyarankan agar proyek-proyek APBN, APBD, dan BUMN, meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri yang tinggi. Ujungnya hal itu akan memperbaiki neraca devisa negara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kadin Teken Nota Kesepahaman dengan Kementerian BUMN

“Kadin akan terus membantu pemerintah meningkatkan daya saing dunia usaha sebagai pelaku ekonomi yang andal,” kata Rosan.

EKONOMI | 29 November 2019

Ini Para Penerima Penghargaan Kadin Awards 2019

Penerima penghargaan antara lain Dirut Bank Mandiri Achmad Baiquni, Dirut BJB Yuddy Renaldi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dll.

EKONOMI | 29 November 2019

Industri Jasa Keuangan hingga November Akhir Terkendali

OJK akan selalu memantau perkembangan ekonomi global dan berupaya memitigasi dampak kondisi yang unfavourable terhadap kinerja sektor jasa keuangan domestik.

EKONOMI | 29 November 2019

Penyelesaian Aturan Turunan UU TKI Molor

Aturan turunan UU PPMI belum tuntas disusun.

EKONOMI | 29 November 2019

Jumlah Investor Baru BEI Catatkan Rekor Baru pada 2019

Jumlah investor saham di BEI pada 2019 ini mencatatkan rekor baru melampaui rekor yang dicetak pada 2018.

EKONOMI | 29 November 2019

Sasar Milenial, MAJ Residences Tampilkan Filosofi Jepang

Pembangunan apartemen akan dilakukan dalam dua tahap.

EKONOMI | 29 November 2019

Pengusaha Tunggu Juknis Penerapan Permendag 80 Tahun 2018

Melalui aturan ini dapat dipastikan bahwa barang yang dieskpor dapat menggunakan harga yang sama dengan yang diterapkan kompetitor.

EKONOMI | 29 November 2019

Pengelola Mal Mesti Cerdik Menangkap Pasar

Penggunaan rolling door atau shutter dapat menjadi cara untuk menghemat ruang.

EKONOMI | 29 November 2019

Sesi I, IHSG Berbalik Menguat 0,7%

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 140,85 miliar, dengan rincian beli Rp 1,5 triliun dan jual Rp 1,6 triliun.

EKONOMI | 29 November 2019

Siang Ini Rupiah Melemah ke Kisaran Rp 14.100

Rupiah berada di level Rp 14.113,5 per dolar AS atau terdepresiasi 22 poin (0,16 persen).

EKONOMI | 29 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS