Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

Kamis, 16 Januari 2020 | 09:16 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menurut riset PT Valbury Sekuritas Indonesia hari ini, Kamis (16/1/2020), pasar menyikapi positif hasil kesepakatan AS-Tiongkok yang menandatangani perjanjian perdagangan fase pertama dan berjanji untuk menyelesaikan sengketa tarif. Saham di BEI yang diperdagangkan hari ini bisa terdampak atas sentimen tersebut. Diperkirakan indeks acuan BEI yakni IHSG berpeluang menguat.

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) pada November 2019 mencapai US$404,4 miliar, atau meningkat 8,3 persen yoy dibandingkan November 2018 atau melambat dibandingkan pertumbuhan Oktober 2019 yang tumbuh terakselerasi hingga 12 persen. ULN tersebut teriri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$201,4 miliar dan utang swasta sebesar US$2001,1 miliar. BI menjelaskan bahwa pengelolaan utang luar negeri pemerintah diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, dengan porsi terbesar pada beberapa sektor produktif. Sedangkan utang swasta luar negeri tumbuh 6,9 persen yoy dibandingkan November 2018. Pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya. BI memastikan struktur ULN tetap sehat karena rasio utang terhadap GDP pada November 2019 sebesar 35,9 persen atau membaik dibandingkan bulan sebelumnya. Selain itu, struktur ULN tetap didominasi utang jangka panjang.

Neraca perdagangan Indonesia pada 2019 mengalami defisit US$3,2 miliar, disebabkan oleh neraca perdagangan minyak dan gas yang memgalami defisit hingga mencapai US$9,3 miliar. Sementara neraca perdagangan non migas masih mengalami surplus hjngga sebesar US$6,1 miliar. Defisit tersebut lebih kecil dibandingkan neraca perdagangan 2018 yang mencapai minus US$8,7 miliar. Pada 2019, ekspor Indonesia mencapai US$167, 5 miliar. Nilai ekspor tersebut turun dibandingkan 2018 senilai US$180,01 miliar. Sementara impor Indonesia pada 2019 mencapai US$170,7 miliar, atau menurun dibandingkan tahun 2018 sebesar US$188,71 miliar. Faktor yang mempengaruhi penurunan ekspor dan impor di tahun 2019. Faktor tersebut adalah pertumbuhan ekonomi global yang melambat sepanjang 2019. Hal itu menyebabkan permintaan dari negara-negara tujuan ekspor Indoensia pun menurun.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Sidang pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan digelar pada Selasa pekan depan. Senat AS Mitch McConnellmenyampaikan ada beberapa langkah awal dalam proses pemakzulan yang akan dilakukan oleh para Senat pada minggu ini. Diharapkan para Senat bisa menerima pasal-pasal pemakzulan dari DPR AS pada Rabu. Ketua DPR AS Nancy Pelosi (D-CA) menyatakan pihaknya siap memberikan suara untuk memajukan dua pasal pemakzulan ke Senat pada Rabu kemarin.

Perspektif teknikal
Support Level : 6243/6203/6150
Resistance Level : 6336/6389/6429
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up

Rekomendasi saham hari ini:

ASII: Trading Buy
• Close 7200, TP 7300
• Boleh buy di level 7075-7200
• Resistance di 7300 & support di 7075
• Waspadai jika tembus di 7075
• Batasi resiko di 7025

UNVR: Trading Buy
• Close 8475, TP 8550
• Boleh buy di level 8375-8475
• Resistance di 8550 & support di 8375
• Waspadai jika tembus di 8375
• Batasi resiko di 8325

TLKM : Trading Buy
• Close 3880, TP 3940
• Boleh buy di level 3850-3880
• Resistance di 3940 & support di 3850
• Waspadai jika tembus di 3850
• Batasi resiko di 3820

BRPT: Trading Buy
• Close 1320, TP 1350
• Boleh buy di level 1270-1320
• Resistance di 1350 & support di 1270
• Waspadai jika tembus di 1270
• Batasi resiko di 1250

CPIN: Trading Buy
• Close 7200, TP 7275
• Boleh buy di level 7100-7200
• Resistance di 7275 & support di 7100
• Waspadai jika tembus di 7100
• Batasi resiko di 7050

JPFA: Trading Buy
• Close 1700, TP 1725
• Boleh buy di level 1670-1700
• Resistance di 1725 & support di 1670
• Waspadai jika tembus di 1670
• Batasi resiko di 1655



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pagi Ini Rupiah Terapresiasi ke Rp 13.644

Rupiah berada di level Rp 13.644 per dolar AS atau terapresiasi 51 poin (0,37 persen).

EKONOMI | 16 Januari 2020

IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini

IHSG berpotensi menguat ditopang sentimen neraca perdagangan, prediksi menguatnya harga CPO, dan kesepakatan AS-Tiongkok.

EKONOMI | 16 Januari 2020

AS-Tiongkok Capai Kesepakatan, IHSG Dibuka Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,32 persen ke kisaran 6.263.

EKONOMI | 16 Januari 2020

Erick Targetkan Pembentukan Holding Jiwasraya Mulai Februari

Erick juga mengaku masalah dan solusi terkini Jiwasraya akan dijelaskan ke DPR pada 20 Januari 2020.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Hadapi Dunia Digital, MTF Dorong Mahasiswa Lewat Kompetisi Bisnis

Kompetisi digelar sebagai wadah bagi generasi milennial untuk menyalurkan ide-ide kreatif dan inovatifnya dalam dunia bisnis.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Kemkeu Ancam Sanksi Tegas KAP Kasus Jiwasraya dan Asabri

Selanjutnya, di tahun 2016-2017 laporan keuangan Jiwasraya diaudit PricewaterhouseCoopers (PwC).

EKONOMI | 15 Januari 2020

Menyusutnya Defisit Perdagangan Picu Penguatan Rupiah

Kinerja perdagangan yang cenderung membaik ini direspons positif pelaku pasar sehingga berpotensi menguatkan rupiah.

EKONOMI | 15 Januari 2020

BPS: Rokok Berkontribusi Besar Terhadap Garis Kemiskinan

Garis kemiskinan pada September 2019 sebesar Rp 440.538 per kapita per bulan atau naik 7,27 persen dibandingkan periode sama tahun 2018.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Kemkeu: Kasus Jiwasraya Tidak akan Berdampak Sistemik

Dampak sistemik pada sektor asuransi maupun investasi merupakan efek yang dapat menyentuh hingga ke sistem jaringan.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Komisi VI DPR Putuskan Bentuk Panja Jiwasraya

Proses penegakan hukum tetap harus berjalan tanpa menunggu keputusan politik di DPR.

EKONOMI | 15 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS