OJK Patok Pertumbuhan Kredit Perbankan 11% di 2020
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

OJK Patok Pertumbuhan Kredit Perbankan 11% di 2020

Kamis, 16 Januari 2020 | 13:05 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan di tahun 2020 kinerja intermediasi perbankan tumbuh di kisaran 11 persen plus minus 1 persen, dengan tingkat risiko tetap terjaga rendah. Dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) juga ditargetkan ekspansi kredit akan tumbuh sebesar 10 persen.

Target tersebut di atas pencapaian pertumbuhan kredit di tahun 2019 yang hanya 6,08 persen, tetapi lebih rendah dari tahun 2018 yang 11,7 persen, seiring dengan lemahnya permintaan komoditas global. Di mana, bank BUMN tumbuh 8,5 persen di 2019 dari tahun sebelumnya 14 persen, Bank Swasta Nasional tumbuh 4,3 persen dari 9,4 persen, BPD tumbuh 11,2 persen dari 8,0 persen.

Terkait prospek ekonomi tahun ini ini, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso memperkirakan masih akan diwarnai dengan downside risks dari perlambatan ekonomi global dan gejolak geopolitik di sejumlah kawasan. Namun demikian, dengan selesainya beberapa proyek infrastruktur strategis dan konsistensi pemerintah menjalankan reformasi struktural, termasuk terobosan melalui hadirnya beberapa Omnibus Law.

"OJK optimistis perbaikan pertumbuhan ekonomi dan kinerja sektor jasa keuangan yang positif akan berlanjut di 2020,” katanya pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Jakarta, Kamis (16/1).

Di tahun 2019, di tengah dinamika perekonomian global OJK mencatat stabilitas sektor jasa keuangan terjaga dengan baik, didukung tingkat permodalan dan likuditas yang memadai serta profil risiko yang terjaga. Fungsi intermediasi lembaga jasa keuangan mengalami moderasi meski tetap sejalan dengan pertumbuhan ekonomi domestik.

Pertumbuhan kredit perbankan didominasi oleh bank BUKU IV yang tumbuh 7,8 persen yoy sedangkan BUKU III tumbuh 2,4 persen yoy, BUKU II tumbuh 8,4 persen yoy, dan BUKU I tumbuh 6,4 persen yoy. Pertumbuhan kredit ini ditopang oleh sektor konstruksi tumbuh 14,6 persen yoy dan rumah tangga tumbuh 14,6 persen yoy. Sejalan dengan itu, kredit investasi meningkat 13,2 persen yang menunjukkan potensi pertumbuhan sektor riil kedepan.

Pertumbuhan kredit ini, sebut Wimboh diikuti dengan profil risiko kredit yang terjaga. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross perbankan tercatat rendah yaitu sebesar 2,5 persen atau net 1,2 persen.

Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan mencapai 23,3 persen, likuiditas yang cukup dengan LDR 93,6 persen, Net Interest Margin (NIM) tercatat turun menjadi 4,9 persen, dari 5,1 persen di tahun 2018 dan rata-rata suku bunga kredit turun dari 10,8 persen di akhir 2018 menjadi 10,5 persen di akhir 2019.

“Dari data ini kami optimistis stabilitas sektor perbankan ke depan akan tetap terjaga meski pertumbuhan kredit masih berhati-hati dengan ruang likuiditas yang menyempit namun risiko kredit terjaga dengan baik,” kata Wimboh.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

RI-UEA Teken Kerja Sama Bisnis US$ 23 Miliar

Pertamina kerja sama dengan Adnoc dan Mubadala Petroleum, Inalum kerja sama dengan EGA, dan PLN kerja sama dengan Masdar.

EKONOMI | 14 Januari 2020

Asing Lepas Saham, IHSG Terkoreksi Tipis

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 305,12 miliar.

EKONOMI | 16 Januari 2020

Siang Ini, Rupiah Menguat ke Rp 13.650

Rupiah berada di level Rp 13.650 per dolar AS atau terapresiasi 45 poin (0,33 persen).

EKONOMI | 16 Januari 2020

Startup E-Commerce Moladin Raih Pendanaan Pra-Seri A

Moladin berencana menggunakan dana baru ini untuk ekspansi produk, fitur, lokasi, hingga layanan pembiayaan motor.

EKONOMI | 16 Januari 2020

2019, Kinerja Pupuk Kaltim Melampaui Target

Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman bangga dengan capaian kinerja Pupuk Kaltim selama 2019, dan akan terus tingkatkan di tahun 2020.

EKONOMI | 16 Januari 2020

OJK Akan Minimalkan Potensi Menggoreng Saham

OJK akan mempersempit regulatory and supervisory gap antarsektor jasa keuangan.

EKONOMI | 16 Januari 2020

Meski Jabodetabek Banjir, Harga Properti Diprediksi Stabil

Pada tahun 2016, harga properti kawasan terdampak banjir di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mengalami kenaikan.

EKONOMI | 16 Januari 2020

Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

Valbury merekomendasikan saham ASII, UNVR, TLKM, BRPT, CPIN, JPFA.

EKONOMI | 16 Januari 2020

Pagi Ini Rupiah Terapresiasi ke Rp 13.644

Rupiah berada di level Rp 13.644 per dolar AS atau terapresiasi 51 poin (0,37 persen).

EKONOMI | 16 Januari 2020

IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini

IHSG berpotensi menguat ditopang sentimen neraca perdagangan, prediksi menguatnya harga CPO, dan kesepakatan AS-Tiongkok.

EKONOMI | 16 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS