Ma'ruf Amin: Tingkatkan Program 1 Juta Rumah untuk Kurangi Backlog
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-2.06)   |   COMPOSITE 5059.22 (-11.24)   |   DBX 933.73 (-1.47)   |   I-GRADE 135.366 (-0.54)   |   IDX30 427.201 (-2.69)   |   IDX80 111.513 (-0.62)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.83)   |   IDXG30 118.405 (-0.64)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-2.08)   |   IDXQ30 125.347 (-0.86)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.5)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.73)   |   IDXV30 105.043 (-0.46)   |   INFOBANK15 803.622 (-0.3)   |   Investor33 371.182 (-1.18)   |   ISSI 148.056 (-0.56)   |   JII 539.107 (-4.57)   |   JII70 182.679 (-1.3)   |   KOMPAS100 996.599 (-3.91)   |   LQ45 780.316 (-4.21)   |   MBX 1404.61 (-3.24)   |   MNC36 278.843 (-0.76)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.94)   |   SMInfra18 242.356 (-2.15)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.82)   |  

Ma'ruf Amin: Tingkatkan Program 1 Juta Rumah untuk Kurangi Backlog

Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:53 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan program 1 Juta Rumah harus terus ditingkatkan target capaiannya setiap tahun guna mengurangi angka backlog hunian, yakni kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah warga yang membutuhkan rumah.

"Saya apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya untuk mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia. Kita bersyukur capaian Program Satu Juta Rumah dalam dua tahun terakhir mencapai angka di atas 1 juta unit. Namun, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan," kata Wapres Ma'ruf saat membuka Indonesia Properti Expo (IPEX) Tahun 2020 di Jakarta Convention Center Senayan, Sabtu (15/2/2020).

Jumlah target capaian program pembangunan hunian layak dan terjangkau itu akan terus ditingkatkan setiap tahunnya karena angka laju pertumbuhan penduduk terus meningkat, sehingga jumlah keluarga baru yang memerlukan rumah juga bertambah.

"Kenapa masih perlu ditingkatkan? Karena angka laju pertumbuhan keluarga yang baru terus meningkat, terlebih dengan adanya fenomena bonus demografi di Indonesia sampai dengan tahun 2030," ucapnya menjelaskan.

Sebelumnya, wapres menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase keluarga yang memiliki rumah mengalami penurunan dari tahun 2015 sebesar 82,63 persen menjadi 80,02 persen pada 2018. Penurunan tersebut menunjukkan jumlah masyarakat yang memerlukan rumah semakin tinggi.

Tingginya jumlah masyarakat yang memerlukan tempat tinggal diprediksi akan terus meningkat hingga 2030, dimana Indonesia diprediksi akan mendapat bonus demografi, yakni jumlah penduduk usia produktif lebih besar daripada penduduk usia tidak produktif.

Program Satu Juta Rumah, yang digagas Pemerintah sejak tahun 2015. Pada 2019, Pemerintah menargetkan rumah layak dan terjangkau yang terbangun sebanyak 1,25 juta unit.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), jumlah rumah terbangun dalam program tersebut mencapai 1.257.852 unit; dengan rincian 945.161 unit di antaranya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 312.691 unit untuk non-MBR.

Dengan kondisi ekonomi yang terpengaruh krisis global, seperti perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok, eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan juga penyebaran virus korona; Wapres berharap sektor industri properti dapat bertahan dalam mendukung Pemerintah mencapai target penyediaan rumah layak huni dan terjangkau bagi masyarakat.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Di Ajang IPEX, Wapres Minta Pengembang Perhatikan Sistem Air Bersih dan Sanitasi

Wapres menilai ketersediaan sistem air bersih dan sanitasi yang baik di rumah dapat mencegah terjadinya stunting.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Saingi Merek Global, Matras Zees Tembus Pasar Ekspor

Bersaing dengan merek global, produk matras Zees sukses menembus pasar ekspor dan bisa dinikmati di sejumlah hotel ternama.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Menkominfo: Dalam 10 Tahun, Ekonomi Digital Indonesia Masuk Top 10

Menkominfo Johnny G. Plate memaparkan bahwa ekonomi digital Indonesia memiliki 171,2 juta orang aktif menggunakan internet dan 355,5 juta langganan seluler.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Wall Street Mixed Cermati Laporan Keuangan dan Virus Corona

Wall Street ditutup bervariasi di tengah-tengah musim laporan keuangan dan perkembangan virus corona.

EKONOMI | 15 Februari 2020

RUU Cipta Kerja, Pemerintah Berupaya Akomodasi Pekerja

Pemerintah ingin RUU Omnibus Law Cipta Kerja bisa mengakomodasi semua kepentingan rakyat.

EKONOMI | 14 Februari 2020

Big Data Jadi Sistem Monitoring Perpajakan yang Andal

pengembangan sistem informasi dan monitoring perpajakan yang terintegrasi dan on-line antar unit-unit terkait dapat meningkatkan penerimaan pajak

EKONOMI | 14 Februari 2020

HCML Dukung Pengembangan Wisata Pulau Mandangin

HCML mengoperasikan lapangan BD yang terletak di perairan dekat Pulau Mandangin.

EKONOMI | 14 Februari 2020

Diamond Citra Propertindo Resmi Melantai di BEI

Diamond Citra Propertindo Tbk melepas sebanyak-banyaknya 2,147 miliar saham atau setara dengan 29,91 persen dari modal ditempatkan.

EKONOMI | 14 Februari 2020

IPO Saham Nara Hotel Tetap Dilanjutkan

IPO Saham Nara Hotel akan kembali dilanjutkan. Namum proses penawaran umum akan dimulai dari awal.

EKONOMI | 14 Februari 2020

BI: 18 PJSP di Jabar Siap Berafiliasi dengan QRIS

QRIS akan menjembatani masyarakat bertransaksi secara aman, nyaman, dan praktis.

EKONOMI | 14 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS