Mahfud MD: Pemerintah Siap Diskusi dengan Tiga Kelompok Penggugat RUU Cipta Kerja
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Mahfud MD: Pemerintah Siap Diskusi dengan Tiga Kelompok Penggugat RUU Cipta Kerja

Minggu, 1 Maret 2020 | 21:13 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengategorikan tiga kelompok yang selama ini menggugat RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker). Pertama, kelompok yang tidak sependapat dengan solusi yang ada di dalam RUU tersebut. Misalnya tidak sependapat tentang jumlah jam lembur dan upah minimal kabupaten dan provinsi yang mau disatukan.

"Nah kalau tidak sependapat, tidak apa-apa. Dibahas saja di sana. Nanti yang mana yang disetujui oleh DPR dan pemerintah kan bisa," kata Mahfud di Jakarta, Minggu (1/3/2020).

Ia menjelaskan kelompok kedua adalah yang tidak paham dengan RUU tersebut. Terhadap mereka, harus dijelaskan dan disosialisasi lebih banyak lagi.

"Nah kalau tidak paham tinggal konfirmasi saja pemahaman yang benar atas revisi UU itu bagaimana. Itu nanti dibicarakan di DPR tidak paham sehingga narasinya atau kalimat-kalimat bisa diperbaiki. Di situ kalau memang cuma tidak paham. Tapi kalau tidak sependapat ya berdebat sampai pendapat mana yang dianggap bagus," jelas Mahfud.

Kelompok ketiga adalah yang memberikan penilaian negatif terhadap RUU akibat salah ketik di Pasal 170. Terhadap masalah ini, pemerintah sudah mengakui kesalahannya dan siap diperbaiki Pasal 170.

"Nah yang salah itu, namanya pembahasan diperbaiki. Silahkan dibahas di DPR kesalahan-kesalahan itu biar diperbaiki di sana dan pemerintah pasti kalau salah pasti ya diperbaiki sama-sama," ujar Mahfud.

Dia menyebut pembahasan RUU masih sangat panjang. Saat ini, DPR masih menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Dia beharap dalam proses penyusunan DIM, masyarakat bisa menyampaikan berbagai persoalan atau kekurangan terkait RUU tersebut.

"Masih panjang, masih luas arenanya untuk memperbaiki. Karena justru peran serta masyarakat yang sebenarnya ada di DPR untuk memperbaiki permasalahan-permasalahan yang timbul. Jadi enggak apa-apa semua masyarakat yang punya aspirasi masih dibuka. Ini namanya juga masih rancangan undang-undang. Untuk menjadi undang-undang itu harus dibahas dulu melalui beberapa tahap di DPR. Nah selama pembahasan di DPR siapapun yang punya pendapat lain yang ingin mengoreksi itu bisa," tutup Mahfud.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Data Perdagangan di Pekan Terburuk IHSG

IHSG terkoreksi hingga 7,30 persen ke level 5.452,704 dari 5.882,255 pada penutupan pekan sebelumnya.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Kemkop dan UKM Prioritaskan Pelatihan bagi Perajin Cangkul

Kemkop dan UKM prioritas latih perajin cangkul.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Peringati HUT ke-42, Jasa Marga Tanam 42.000 Pohon di Indonesia

HUT ke-42 Jasa Marga Canang tanam pohon.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Jayaboard Kembali Raih Dua Penghargaan di Top Brand Award 2020

Jayaboard sudah 10 kali secara beruntun meraih penghargaan di Top Brand Award.

EKONOMI | 1 Maret 2020

60 Persen Unit Apartemen Anwa Residence Terjual

Anwa residence haya berjarak sekitar 300 meter dari stasiun kereta Jurang Mangu dan 700 meter dari akses Tol Jakarta-Serpong.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Pelindo III Operasikan Terminal Semen Indonesia Group

PT Pelindo III mulai melayani jasa sandar dan bongkar kapal tongkang batu bara dalam negeri dengan menggandeng Semen Indonesia.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Grup Garuda Mulai Terapkan Potongan Harga Tiket

Sekitar 65.000 kursi perbulan yang dialokasikan untuk diberikan potongan harga telah disiapkan.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Pertama di Indonesia, PLTS Terapung Bifacial Hadir di Danau UI

PLTS terapung bifacial untuk mendukung energi terbarukan dan penyediaan energi bersih dan terjangkau.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Kapitalisasi Bursa Susut Hampir Rp 500 T dalam 7 Hari, Investor Diimbau Tenang

Investor jangka panjang disarankan tenang dan mulai pantau saham-saham LQ45 yang telah turun dalam sejak awal tahun.

EKONOMI | 1 Maret 2020

Ini Protokol BEI Hadapi Rontoknya IHSG

Jika IHSG turun sebanyak 7,5 persen dalam satu sesi perdagangan, BEI akan mengambil langkah berupa aktivasi manajemen protokol krisis.

EKONOMI | 1 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS