OJK: 370.000 Debitur Ajukan Restrukturisasi Kredit
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

OJK: 370.000 Debitur Ajukan Restrukturisasi Kredit

Selasa, 28 April 2020 | 18:39 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga 28 April 2020 sudah ada sebanyak 370.000 debitur yang telah mengajukan keringanan pembayaran cicilan (restrukturisasi kredit). Jumlah tersebut naik pesat, dibandingkan awal April yang baru di angka 10.000-an debitur.

“Per hari ini, progres restrukturisasi mencapai 370.000 kontrak dengan outstanding Rp 26 triliun. Yang sudah disetujui Rp 260.000 dengan outstanding Rp 13,2 triliun. Yang tidak memenuhi syarat kriteria ada 23.887 atau sekitar Rp 0,75 triliun,” sebut Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank 2B OJK Bambang Budiawan dalam diskusi lewat Zoom dengan topik "Strategi Industri Pembiayaan Meredam Dampak Covid-19", Selasa (28/4/2020).

OJK pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mampu untuk tidak mengajukan penundaan cicilan baik ke perbankan maupun leasing. Hal ini dinilai akan mengganggu kinerja industri jasa keuangan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyayangkan adanya salah persepsi di masyarakat bahwa penundaan itu sama seperti pembebasan cicilan. “Secara holistik ada di atas Rp 300 triliun, dari jumlah itu coba 30 persennya dari debitur ajukan restrukturisasi. Kami harap jangan semuanya mengajukan karena magnitude-nya akan besar,” ujarnya.

Selain itu, ia pun mengharapkan jangan lagi ada gerombolan yang datang ke perusahaan pembiayaan untuk meminta pola yang sama dari keringanan pembiayaan. Sebab, hal itu tergantung dari kondisi masing-masing debitur dan pada posisi kapan dia melakukan pembayaran terakhir cicilannya.

“Kalau debitur masih awal, maka bunganya masih besar dan pokoknya kecil. Jelang akhir cicilan bunganya kecil, pokoknya besar. Di sinilah pola restrukturisasi tidak akan sama antardebitur. Ini yang perlu dipahami masyarakat luas dan umum, agar tidak punya penafsiran harus sama semuanya,” imbuh Suwandi.

APPI untuk diketahui bersama-sama dengan seluruh anggota yang berjumlah 183 perusahaan pembiayaan menawarkan restrukturisasi kepada debitur yang mengalami kesulitan keuangan sebagai akibat penyebaran virus corona. Adapun jenis restrukturisasi yang dapat ditawarkan antara lain perpanjangan jangka waktu, penundaan sebagian pembayaran, dan jenis restrukturisasi lainnya yang ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan. Pengajuan ini berlaku mulai tanggal 30 Maret 2020.

Adapun pengajuan permohonan restrukturisasi dapat dilakukan oleh debitur yang terkena dampak penyebaran virus corona dengan persyaratan seperti terkena dampak langsung Covid-19 dengan nilai pembiayaan di bawah Rp 10 miliar, pekerja sektor informal dan atau pengusaha UMKM, tidak memiliki tunggakan sebelum tanggal 2 Maret 2020 saat Pemerintah RI mengumumkan
virus corona, pemegang unit kendaraan atau jaminan dan kriteria lain yang ditetapkan oleh perusahaan pembiayaan.

Di mana, tata cara pengajuan restrukturisasi dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang dapat diunduh dari website resmi perusahaan pembiayaan, pengembalian formulir dilakukan melalui email (tidak perlu mendatangi kantor perusahaan
pembiayaan), persetujuan permohonan restrukturisasi akan diinformasikan oleh perusahaan pembiayaan melalui email.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kementerian Perindustrian: Industri Aneka Alami Penurunan Produksi Akibat Covid-19

Kementerian Perindustrian mengatakan sektor industri aneka yang terimbas antara lain adalah industri alat musik, industri alat olahraga, dan industri alat tulis

EKONOMI | 28 April 2020

Layani Pebisnis, Grup Lion Air Kembali Buka Penerbangan Domestik Mulai 3 Mei

Rencana operasional Lion Air Grup akan melayani rute-rute penerbangan dalam negeri termasuk kota atau destinasi berstatus PSBB dan zona transmisi lokal.

EKONOMI | 28 April 2020

Kuartal I, Bank BJB Catat Laba Rp 418 Miliar

Sektor kredit tumbuh 9,1 persen y-o-y menjadi Rp 82,7 triliun atau di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional 6,09 persen.

EKONOMI | 28 April 2020

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Anjlok ke US$ 10

Bursa Asia ditutup mixed pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (28/4/2020). Harga minyak terus melemah akibat kekhawatiran akan oversupply.

EKONOMI | 28 April 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Rp 15.445 per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa (28/4/2020), terdepresiasi ke kisaran Rp 15.400 per dolar AS.

EKONOMI | 28 April 2020

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Justru Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,36 persen ke kisaran 4.529,55 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (28/4/2020).

EKONOMI | 28 April 2020

Kementerian Perdagangan Patok HET Gula di Rp 12.500

Kementerian Perdagangan memastikan pasokan stok gula pasir akan cukup dan harganya masih akan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) di Rp 12.500 per kg.

EKONOMI | 28 April 2020

Atasi Defisit Pangan Akibat Covid-19, Distribusi dan Produksi Harus Berjalan

Distribusi pangan harus berjalan supaya daerah yang mengalami defisit pangan/kebutuhan pokok dapat disuplai melalui distribusi dari daerah yang surplus.

EKONOMI | 28 April 2020

Jokowi: Beberapa Daerah Mulai Alami Defisit Pangan

Presiden Jokowi mengatakan sudah ada beberapa daerah yang mengalami defisit pangan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

EKONOMI | 28 April 2020

Program Kartu Prakerja Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan

Kartu Prakerja menggunakan sistem daring secara end to end, mulai dari pendaftaran, pelatihan, hingga pembayaran atau pemberian insentif.

EKONOMI | 28 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS