Rugi $ 50 M, Peramal dari Omaha Pilih Pegang Cash
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-4.31)   |   COMPOSITE 4934.09 (-51.55)   |   DBX 924.804 (-2.71)   |   I-GRADE 130.838 (-1.94)   |   IDX30 413.425 (-5.38)   |   IDX80 108.094 (-1.4)   |   IDXBUMN20 272.657 (-6.57)   |   IDXG30 115.379 (-0.9)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-5.65)   |   IDXQ30 120.916 (-1.42)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-2.12)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-3.33)   |   IDXV30 102.468 (-1.72)   |   INFOBANK15 776.883 (-8.65)   |   Investor33 360.093 (-3.39)   |   ISSI 144.765 (-1.46)   |   JII 523.909 (-5.3)   |   JII70 177.568 (-1.98)   |   KOMPAS100 966.07 (-11.82)   |   LQ45 756.376 (-9.6)   |   MBX 1366.8 (-15.79)   |   MNC36 270.277 (-3.43)   |   PEFINDO25 258.891 (-4.16)   |   SMInfra18 233.321 (-3.86)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-3.52)   |  

Rugi $ 50 M, Peramal dari Omaha Pilih Pegang Cash

Minggu, 3 Mei 2020 | 07:39 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Berkshire Hathaway, perusahaan investasi investor kakap Warren Buffet, menderita kerugian bersih US$ 47,5 miliar dolar (Rp 697 triliun) akibat Covid-19. Buffet kini lebih memilih menyimpan uang tunai dibanding saham.

Pada hari Sabtu (2/5/2020), Berkshire melaporkan rugi bersih sebesar US$ 49,75 miliar di kuartal pertama tahun ini, atau sekitar US$ 30.653 per saham Kelas A, yang merefleksikan kerugian US$ 54,52 miliar dari investasi saham biasa. Di tahun sebelumnya, Berkshire mencatat laba bersih US$ 21,66 miliar atau sekitar US$ 13.209 per saham.

Laba operasi perusahaan naik 6 persen ke US$ 5,87 miliar, sekitar US$ 3.624 per saham Kelas A atau US$ 3.388 per saham biasa. Buffet menilai laba operasi sebagai indikator kinerja perusahaan yang lebih baik dibandingkan laba bersih.

Di periode yang sama, Berkshire mengakumulasi US$ 137 miliar dalam bentuk cash dan instrumen setara, naik dari US$ 127 miliar di akhir tahun lalu. Perusahaan hanya membeli saham sebesar US$ 1,8 miliar dan melakukan pembelian kembali saham Berkshire Hathaway sebesar US$ 1,7 miliar. Posisi terakhir saham Berkshire Hathaway Inc turun 2,74 persen ke US$ 273.975 per lembar.

Buffet mengatakan sejauh ini dia tidak melihat ada perusahaan yang menarik untuk dibeli sehingga posisi uang perusahaan masih begitu masif.

"Kami belum melakukan apapun karena tidak ada yang menarik. Keadaan ini bisa berubah dengan cepat atau tidak berubah sama sekali," kata pria yang dijuluki Peramal dari Omaha dalam RUPST di Omaha, Nebraska, Sabtu (2/5/2020).

Buffet juga mengatakan bahwa perusahaannya telah melepas semua saham di sektor maskapai, termasuk United Airlines, American Airlines, Southwest Airlines, dan Delta Airlines.

"Industri penerbangan adalah salah satu industri paling parah terdampak shutdown yang berada di luar kendali kita," kata Buffet.



Sumber:CNBC.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tetap Beroperasi, Freeport Perkuat Protokol Kesehatan Covid-19

Freeport tetap menjalankan operasi dan di saat yang bersamaan memaksimalkan physical distancing, menyiapkan fasilitas medis untuk mencegah Covid-19.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Maskapai Penerbangan Langgar Permenhub?

Jika ada yang memaksa untuk terbang, maka regulator berhak menerapkan sanksi sesuai UU Kekarantinaan Kesehatan dan/atau UU Penerbangan.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Permenhub tentang Pengendalian Transportasi Dinilai Ambigu

Kebijakan yang ambigu membuat roh Permenhub 25/2020 hilang.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Ini Cara untuk Memperoleh Listrik Gratis Selama Enam Bulan

Listrik gratis selama enam bulan ini diberikan untuk pelanggan dengan daya 450 VA.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Abipraya Raih 3 Penghargaan Top IT dan Top Telco 2020

Abipraya mengantongi tiga penghargaan yaitu Top Digital Innovation Category Award 2020, Top CEO 2020 dan Top CIO/Chief Information Officer 2020.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Danone Aqua Komitmen Jaga Keberlanjutan Produksi dan Pasokan

Danone Aqua masih tetap hadir di tengah masyarakat untuk tetap memastikan keberlanjutan produksi dan ketersediaan pasokan air mineral.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Pertamina Diskon 30% Pertamax dan DEX Series

Penyediaan produk Pertamax Series dan Dex Series merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk produk BBM berkualitas.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Harga Minyak Brent Turun, WTI Menguat

WTI untuk pengiriman Juni naik 94 sen atau 5,0 persen menjadi US$ 19,78 per barel.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Harga Emas Rebound setelah Trump Ancam Tarif Dagang

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik US$ 6,7 atau 0,4 persen, menjadi US$ 1.700,9 per ounce.

EKONOMI | 2 Mei 2020

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Melonjak Rp 255 Triliun

Frekuensi perdagangan melemah 0,93 persen menjadi 499.648 kali dibandingkan pekan lalu sebesar 504.365 kali.

EKONOMI | 2 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS