Ketegangan AS-Tiongkok Meningkat, Yield Obligasi Paman Sam Turun
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Ketegangan AS-Tiongkok Meningkat, Yield Obligasi Paman Sam Turun

Jumat, 22 Mei 2020 | 16:55 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Beijing, Beritasatu.com - Harga surat utang pemerintah AS naik pada hari Jumat (22/5/2020) menyusul ketegangan AS-Tiongkok terkait isu Hong Kong dan pengetatan listing perusahaan asing, pada khususnya Tiongkok, di Wall Street.

Yield untuk obligasi pemerintah AS dengan tenor 10 tahun turun ke 0,6428 persen, sementara yield untuk obligasi 30 tahun juga turun ke 1,3517 persen. Semakin rendah yield, semakin mahal harga obligasi.

Menurunnya yield adalah reaksi investor atas rencana Tiongkok memberlakukan UU keamanan nasional baru yang lebih ketat di Hong Kong. Hal ini berpotensi memicu gelombang protes antipemerintah oleh warga Hong Kong. Negara-negara barat yang prodemokrasi juga bakal tidak senang jika Tiongkok membatasi kebebasan Hong Kong.

Pada hari Rabu (20/5/2020), Senat AS meloloskan legislasi yang membatasi perusahaan Tiongkok melakukan listing di pasar modal AS atau menarik dana dari investor AS, kecuali mereka mematuhi peraturan dan standard audit Washington.

Rancangan undang-undang (RUU) tersebut melarang perusahaan yang dikendalikan oleh pemerintah asing untuk listing di bursa AS. RUU itu juga mengatakan, jika regulator AS tidak bisa mengaudit perusahaan selama tiga tahun berturut-turut, maka sahamnya akan dilarang diperdagangkan.

Di sisi lain, Tiongkok tidak akan menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2020 karena penuh ketidakpastian akibat Covid-19.

Tidak ada rilis data ekonomi, pidato The Fed atau lelang obligasi hari ini karena AS menjalani libur panjang Memorial Day hingga Senin.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tiongkok Tegaskan Komitmen Kesepakatan Dagang dengan AS

"Kami akan bekerja sama dengan AS untuk mengimplementasikan tahap pertama kesepakatan dagang AS-Tiongkok," kata PM Li Keqiang.

EKONOMI | 22 Mei 2020

OJK Peroleh Opini WTP dari BPK

Opini WTP ini melanjutkan opini WTP yang selalu diperoleh OJK dari BPK sejak OJK berdiri pada 2013.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Perang Finansial, Perusahaan Tiongkok Bakal Dipersulit Listing di Wall Street

Senat AS meloloskan legislasi yang membatasi perusahaan Tiongkok melakukan listing di Wall Street. Legislator melihat perusahaan Tiongkok sebagai ancaman.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Petani Milenial Giatkan Diversifikasi Pakan Ternak Melalui Korporasi

Bahkan omzet diraih PT Apis periode ini sudah mencapai Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar per bulan.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Bangkok Bank Pemegang Saham Pengendali Bank Permata

PermataBank akan fokus pada pengembangan bisnis ritel, perbankan syariah, wholesale, dan jaringan distribusi yang luas, serta kemampuan teknologi digital terbai

EKONOMI | 20 Mei 2020

Maybank Group Catat Kenaikan Laba Bersih 13,3%

Maybank Group catat raihan laba bersih pada kuartal I 2020 naik 13,3% menjadi RM 2,05 miliar dibandingkan dengan RM 1,81 miliar tahun lalu.

EKONOMI | 22 Mei 2020

AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

T Angkasa Pura (AP) I (Persero) kembali raih peringkat idAAA dari Pelindo.Pelin

EKONOMI | 22 Mei 2020

Penyaluran Dana Desa Hingga Juni Diprediksi Capai Rp 42,64 Triliun

Penyaluran dana desa 2020 mengalami peningkatan.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Laba Indofood Capai Rp 1,40 Triliun

Kenaikan laba juga didukung atas pertumbuhan marjin laba bersih dari 7 persen menjadi 7,3 persen.

EKONOMI | 22 Mei 2020

190 TKA Tiongkok Dipulangkan Usai Kontrak Kerja Habis

Para TKA asal Tiongkok itu dipulangkan dalam kondisi sehat.

NASIONAL | 22 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS