Coca-Cola Gandeng Dynapack Bangun Pabrik Plastik Daur Ulang
INDEX

BISNIS-27 426.538 (9.14)   |   COMPOSITE 4842.76 (86.03)   |   DBX 923.5 (4.3)   |   I-GRADE 127.867 (2.68)   |   IDX30 404.318 (9.27)   |   IDX80 105.647 (2.39)   |   IDXBUMN20 263.312 (8.62)   |   IDXG30 113.239 (2.01)   |   IDXHIDIV20 361.834 (7.99)   |   IDXQ30 118.461 (2.52)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.87)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (4.81)   |   IDXV30 99.778 (2.72)   |   INFOBANK15 760.318 (20.93)   |   Investor33 353.585 (8.19)   |   ISSI 142.238 (2.16)   |   JII 514.346 (8.02)   |   JII70 174.038 (3.24)   |   KOMPAS100 945.162 (21.52)   |   LQ45 740.002 (16.7)   |   MBX 1338.07 (26.39)   |   MNC36 264.409 (6.09)   |   PEFINDO25 251.635 (6.23)   |   SMInfra18 228.656 (3.83)   |   SRI-KEHATI 297.818 (7.21)   |  

Coca-Cola Gandeng Dynapack Bangun Pabrik Plastik Daur Ulang

Jumat, 22 Mei 2020 | 18:53 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) meneken perjanjian dasar kerja sama (Head of Agreement/HoA) dengan mitra kerja jangka panjang dalam bidang pengemasan, Dynapack Asia (Dynapack), membangun fasilitas daur ulang untuk menghasilkan kemasan Polyethylene Terephthalate (PET) di Indonesia.

Amatil Indonesia dan Dynapack akan bekerja sama dalam setiap tahap pembuktian konsep, yang dimaksudkan guna mempertimbangkan kelayakan ekonomi, ukuran, skala dan lokasi pabrik potensial, persyaratan end-to-end hingga potensi berintegrasi ke dalam rantai nilai masing-masing perusahaan.

Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia, Kadir Gunduz, menjelaskan bahwa Amatil Indonesia dan Dynapack telah membentuk tim yang bersama-sama bekerja, sesuai dengan keahlian masing-masing perusahaan dalam proses produksi dan daur ulang, sebagai bagian kajian fasilitas ini.

“Kerja sama dalam bentuk joint venture ini mewakili wujud langkah nyata kami terhadap kelestarian lingkungan hidup, melalui pendekatan yang lebih berkelanjutan terhadap plastik dan ekonomi sirkular dengan mengolah kembali limbah PET berkualitas rendah menjadi PET berkualitas tinggi, sesuai standar kemasan PET untuk produk makanan. Langkah ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi visi The Coca-Cola Company, yaitu 'World Without Waste',” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (22/5/2020).

Langkah yang dilakukan ini merupakan langkah signifikan menuju kemandirian terhadap material plastik yang dipakai, memastikan terjadinya siklus tertutup (closed-loop) untuk kemasan plastik minuman di Indonesia.

Kadir menambahkan bahwa penggunaan plastik daur ulang dapat mengurangi jumlah resin plastik baru yang digunakan perusahaan sebanyak 25.000 ton setiap tahun pada tahun 2022, sejalan dengan agenda prioritas nasional melalui kemitraan aksi plastik nasional (National Plastic Action Partnership/NPAP) dalam mengurangi sampah plastik hingga 70 persen di lautan, pada tahun 2025 mendatang. Sebagai perusahaan plastik rigid dan kemasan terbesar di Asia Tenggara dan Cina, Dynapack Asia bermaksud untuk berkolaborasi dengan para pelanggan mereka dalam meningkatkan penggunaan bahan baku daur ulang, memperkuat ekosistem daur ulang serta mendukung pencapaian sirkular ekonomi di Asia Tenggara dan Tiongkok.

“Sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap lingkungan, kami telah menandatangani komitmen global dengan Ellen McArthur Foundation untuk menggunakan setidaknya 25% bahan resin daur ulang dalam produk kemasan kita pada tahun 2025. Fasilitas daur ulang resin PET ini merupakan upaya kami dalam mencapai komitmen Perusahaan,” kata Presiden Direktur Dynapack Asia Tirtadjaja Hambali.

Selain pembangunan fasilitas daur ulang PET, kedua pihak telah mendukung banyak inisiatif komunitas untuk membantu mengumpulkan dan mendaur ulang kemasan minuman, termasuk melalui insiatif Bali Beach Clean-Up dan beberapa program bersihbersih lingkungan serupa lainnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kuartal I, Pelindo I Catat Peningkatan Trafik Kapal

Pelindo I mencatatkan peningkatan trafik kapal di tengah situasi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Aprindo: Penutupan Toko Ritel Bisa Memicu Panic Buying

Aprindo meminta Pemda bijak dalam membuat surat edaran pelarangan bijak dalam membuat surat edaran pelarangan karena dikhawatirkan terjadi panic buying.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Ketegangan AS-Tiongkok Meningkat, Yield Obligasi Paman Sam Turun

Yield untuk obligasi pemerintah AS dengan tenor 10 tahun turun ke 0,6428 persen, sementara yield untuk obligasi 30 tahun juga turun ke 1,3517 persen.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Tiongkok Tegaskan Komitmen Kesepakatan Dagang dengan AS

"Kami akan bekerja sama dengan AS untuk mengimplementasikan tahap pertama kesepakatan dagang AS-Tiongkok," kata PM Li Keqiang.

EKONOMI | 22 Mei 2020

OJK Peroleh Opini WTP dari BPK

Opini WTP ini melanjutkan opini WTP yang selalu diperoleh OJK dari BPK sejak OJK berdiri pada 2013.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Perang Finansial, Perusahaan Tiongkok Bakal Dipersulit Listing di Wall Street

Senat AS meloloskan legislasi yang membatasi perusahaan Tiongkok melakukan listing di Wall Street. Legislator melihat perusahaan Tiongkok sebagai ancaman.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Petani Milenial Giatkan Diversifikasi Pakan Ternak Melalui Korporasi

Bahkan omzet diraih PT Apis periode ini sudah mencapai Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar per bulan.

EKONOMI | 22 Mei 2020

Bangkok Bank Pemegang Saham Pengendali Bank Permata

PermataBank akan fokus pada pengembangan bisnis ritel, perbankan syariah, wholesale, dan jaringan distribusi yang luas, serta kemampuan teknologi digital terbai

EKONOMI | 20 Mei 2020

Maybank Group Catat Kenaikan Laba Bersih 13,3%

Maybank Group catat raihan laba bersih pada kuartal I 2020 naik 13,3% menjadi RM 2,05 miliar dibandingkan dengan RM 1,81 miliar tahun lalu.

EKONOMI | 22 Mei 2020

AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

T Angkasa Pura (AP) I (Persero) kembali raih peringkat idAAA dari Pelindo.Pelin

EKONOMI | 22 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS