Bursa Asia Menguat Ditopang Sentimen Vaksin
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Bursa Asia Menguat Ditopang Sentimen Vaksin

Selasa, 26 Mei 2020 | 07:49 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia bergerak menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2020). Pelaku pasar masih mencermati perkembangan vaksin Moderna dan Novavax. Jepang mencabut status darurat, sementara Singapura kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonominya.

Nikkei 225 Tokyo naik 0,98 persen, ditopang oleh saham Fast Retailing yang naik 2 persen. Kemarin, PM Shinzo Abe mencabut status darurat di lima prefektur, termasuk Tokyo. Dengan demikian, semua 47 prefektur di Jepang tidak lagi berada di bawah status darurat.

Kospi naik 0,42 persen, sementara ASX 200 Australia naik 0,25 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,81 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,66 persen, dan Indeks Straits Times Singapura naik 1,27 persen.

Perusahaan bioteknologi AS Novavax hari Senin mengatakan telah melakukan uji coba vaksin pada manusia. Hasil awal dan perkembangan imun tubuh diperkirakan dapat terlihat pada Juli. Pekan lalu, Moderna melaporkan uji vaksin terhadap 45 partisipan berjalan sukses, dengan delapan di antaranya menunjukkan antibodi penetralisir.

Hari ini, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Singapura melakukan revisi pertumbuhan ekonomi. Perekonomian Singapura diperkirakan menyusut 4-7% tahun ini akibat dampak Covid-19. Revisi ini adalah yang ketiga kalinya tahun ini.

Kuartal pertama tahun ini, Singapura mengalami kontraksi 0,7 persen dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Angka ini lebih baik dari estimasi menyusutnya PDB sebesar 2,2 persen.



Sumber:CNBC.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Minyak Berbalik Menguat

Harga minyak mentah berbalik menguat setelah sempat melemah akibat meningkatnya ketegangan AS-Tiongkok atas isu Hong Kong.

EKONOMI | 26 Mei 2020

Dow Jones Stabil, Perkembangan Vaksin Terus Dipantau

Dow Jones Industrial Average ditutup relatif datar, sementara S&P 500 dan Nasdaq menguat pada penutupan perdagangan Senin (26/5/2020).

EKONOMI | 26 Mei 2020

Pandemi Covid-19, Garuda Grounded 70 Persen Pesawat

Selama pesawat di-grounded, Garuda Indonesia tetap melakukan perawatan terhadap armadanya.

EKONOMI | 25 Mei 2020

Usai Lebaran, IHSG Dibayangi Covid-19 dan Ketegangan AS-Tiongkok

IHSG cenderung melemah pekan ini dengan rentang 4.415 - 4.630.

EKONOMI | 25 Mei 2020

Semangat Petani Produksi Pangan Diharapkan Tetap Terjaga

Petani didorong untuk memproduksi pangan.

EKONOMI | 25 Mei 2020

Menkeu: Jaga Persaudaraan, Tantangan Covid-19 Masih Panjang

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan tantangan yang dihadapi terkait pandemi Covid-19 masih akan panjang.

EKONOMI | 25 Mei 2020

Hingga Lebaran, 300.000 Kendaraan Melintas di Tol Trans-Sumatera

Peningkatan volume kendaraan paling signifikan di JTTS terjadi pada Senin (18/5/2020).

EKONOMI | 25 Mei 2020

Sri Mulyani Menangis Ucapkan Selamat Idulfitri

Ramadan, lanjut dia, merupakan ibadah yang didesain untuk membuat umat muslim mendekatkan diri kepada Allah SWT.

EKONOMI | 25 Mei 2020

Kemperin dan Pelaku Industri Berkomitmen Genjot Manufaktur

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menggelar halalbihalal secara virtual dalam suasana Idulfitri.

EKONOMI | 25 Mei 2020

Kemtan: Produksi Pertanian dan Sayuran Segar Sangat Mencukupi

Produksi sayuran dalam negeri masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

EKONOMI | 25 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS