Penyaluran Anggaran FLPP Capai Rp 6,37 Triliun
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Penyaluran Anggaran FLPP Capai Rp 6,37 Triliun

Selasa, 2 Juni 2020 | 14:09 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah-tengah Pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) optimistis penyaluran dana rumah subsidi dengan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) bisa tercapai sesuai target.

Data dari PPDPP sampai dengan akhir Mei 2020, penyaluran FLPP sudah mencapai Rp 6,37 triliun atau telah mencapai 61,54% dari target. Program FLPP sejak tahun 2010 hingga saat ini penyaluran dana FLPP sudah mencapai Rp50,75 triliun yang diperuntukkan bagi 718.679 unit rumah.

“Meski masih status PSBB, kami optimistis penyaluran dana FLPP ini bisa tercapai seluruhnya tahun ini, karena sampai akhir Mei ini, total dana yang disalurkan capai Rp 6,37 triliun dari total anggaran pemerintah untuk subsidi FLPP sebesar Rp 11 triliun,” ungkap Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, dalam siaran pers, Selasa (2/6/2020).

Pemerintah melalui PPDPP pada tahun 2020 ini menempatkan anggaran penyaluran FLPP sebesar Rp 11 triliun yang terdiri dari Rp 9 triliun DIPA 2020 dan Rp2 triliun dari pengembalian pokok untuk 102.500 unit rumah.

Tahun 2020 ini PPDPP mulai menerapkan aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) bagi masyarakat yang ingin mangajukan KPR FLPP. Peran dari pengembang adalah menyediakan ketersediaan pasokan hunian dengan memasukkan data huniannya ke dalam SiKasep Untuk Pengembang (SiKumbang).

“Kedua aplikasi ini saling terhubung untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat melalui konsep supply and demand. Sehingga diharapkan saat ini MBR dapat lebih diposisikan sebagai subyek dalam pemenuhan Program Sejuta Rumah,” kata Arief.

Dukungan Pengembang
Dukungan penerapan teknologi yang dikembangkan oleh PPDPP ini, mendapatkan sambutan positif dari para asosiasi pengembang yang menjalin kerja sama dengan pemerintah. Ketua Umum Asosiasi Pengembang Indonesia (PI) Barkah Hidayat mengatakan, pada awal kemunculan SiKasep dan Sikumbang mengaku sempat mengalami kesulitan. “Namun kita selalu berkhusnudzon kepada PPDPP. Sekarang efeknya mulai berasa baik, karena era digitalisasi hal seperti ini mulai digunakan” ujar Barkah.

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (Asprin) Jance Frans juga menilai keberadaan Aplikasi SiKasep saat ini justru mempermudah anggotanya dalam mengidentifikasi para pembelinya.

“Kami mendukung betul sistem yang menurut kami cukup baik, dan kepada konsumen betul-betul harus mentaati. Kalau dibandingkan yang dulu, ketika mendaftar belum tentu mengambil. Kalau sekarang orang yang mendaftar, pasti membeli,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Shinema Daeli, Ketua Umum Perkumpulan Pengembang Realestat Indonesia (Parsindo) sampaikan bahwa SiKasep dan SiKumbang banyak memberikan perubahan yang positif.

“Kami menyambut baik hadirnya SIKasep dan SiKumbang, akurasi data lebih akurat, sehingga informasi cukup jelas dari pengembang, yaitu ketepatan data. Kami tetap mendukung, memberi dorongan, dan komitmen terhadap penyaluran FLPP yang kami ajukan agar sejuta rumah dapat segera terealisasikan,” ujarnya.

Beberapa asosiasi pengembang juga memiliki harapan lebih terhadap kebijakan pemerintah, terutama dalam hal stimulan pembiayaan perumahan, seperti Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) atau Kredit Konstruksi. Seperti yang diutarakan oleh Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida dan juga Ketua Umum Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera), Endang Kawidjaja “Perlu adanya usulan bagaimana melewati pandemi Covid-19 ini, terutama bagi para debitur dan pengembang. Kita berharap semua lebih baik, semangat terus dan tetap maju,” tegas Endang.

Arief mengakui bahwa saat ini ritme kerja PPDPP sedang berlari. Dengan komposisi pegawai yang sebagian besar adalah generasi millenials, PPDPP lebih mengedepankan pengembangan teknologi informasi dalam pelayanannya. “Saya berharap, ke depannya semua dapat dilakukan secara otomatis dengan Artificial intelligence (AI). Sehingga ketentuan dan aturan hukum cukup melalui sistem, asosiasi sebagai pembina hanya memberikan hal-hal normatif saja,” pungkas Arief.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kemhub Gandeng Akademisi Bahas Kesiapan Transportasi Hadapi Kenormalan Baru

Balitbanghub mengajak perguruan tinggi seperti UI, ITB, UGM, dan ITS dalam rangka menyiapkan kebijakan di sektor transportasi hadapi new normal.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Pandemi Covid-19 Dorong Perusahaan Bertransformasi Lebih Cepat

Ketiadaan kesempatan untuk berinteraksi secara normal telah memunculkan celah baru kebutuhan ataupun ketergantungan terhadap teknologi.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Gara-gara Covid-19, Kunjungan Wisman Anjlok Hampir 90%

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada April 2020 hanya mencapai 160.040 kunjungan.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Rupiah Siang Ini di Zona Hijau Sejalan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.459-Rp 15.485 per dolar AS.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Rehat Hari, Mayoritas Bursa Asia Menguat

Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 3,7 poin (0,11 persen) mencapai 2.912.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Permintaan Melemah, Inflasi Mei Hanya 0,07%

Angka inflasi ini merupakan yang terendah sepanjang 2020

EKONOMI | 2 Juni 2020

Rehat Siang, IHSG Meroket 117 Poin ke 4.871

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 79.829 miliar saham senilai Rp 6,230 triliun

EKONOMI | 2 Juni 2020

Bertanam Jadi Solusi Penghasilan di Tengah Pandemi

Bertanam sayur masa panen lebih cepat dan pemeliharaannya lebih mudah,

EKONOMI | 2 Juni 2020

Anggota Komisi VI Dukung Upaya Erick Thohir Bangun Roadmap Industri BUMN

Erick Thohir tengah menyusun roadmap industri pangan di Kementerian BUMN.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Ekspansi Kantor Cabang, Didimax Investasi Rp 30 Miliar

Ekspansi kantor cabang Didimax di Yogyakarta dan Pekanbaru menelan investasi Rp 30 miliar.

EKONOMI | 2 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS