Penumpang Pesawat Tujuan Domestik Turun 82%, Internasional Turun 95%
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Penumpang Pesawat Tujuan Domestik Turun 82%, Internasional Turun 95%

Selasa, 2 Juni 2020 | 17:14 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pandemi Covid-19 telah memengaruhi banyak sektor, tidak terkecuali sektor transportasi di Indonesia, mulai dari angkutan udara, angkutan laut, hingga kereta api. Jumlah penumpang transportasi umum anjlok sangat dalam, namun di sisi lain jumlah barang yang diangkut mengalami peningkatan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto menyampaikan, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada April 2020 sebanyak 838.100 orang, turun 81,70% dibanding Maret 2020. Sedangkan jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 95,35% menjadi 26.000 orang. Kasus pertama Covid-19 di Indonesia ditemukan awal Maret, sementara dampaknya baru mulai terasa bulan April.

Selama Januari–April 2020, jumlah penumpang domestik sebanyak 17,5 juta orang atau turun 27,67% dan jumlah penumpang internasional sebanyak 3,4 juta orang atau turun 42,78% dibanding periode yang sama tahun 2019.

“Di bulan Januari, posisi jumlah penumpang angkutan udara sebetulnya masih sama, tidak terlalu jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Tetapi di bulan-bulan berikutnya mulai mengalami penurunan yang dalam, bahkan penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada April 2020 hanya sebanyak 838.100 orang, sedangkan tujuan luar negeri 26.000 orang,” papar Suhariyanto dalam live streaming perkembangan transportasi nasional, Selasa (2/6/2020).

Sementara itu untuk jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada April 2020 sebanyak 5,9 juta orang, turun 74,86% dibanding Maret 2020. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 7,10% menjadi 4,2 juta ton.

Jika ditotal selama Januari–April 2020, jumlah penumpang mencapai 95,7 juta orang atau turun 30,92% dibanding periode yang sama tahun 2019. Sedangkan jumlah barang yang diangkut kereta api naik 6,69% menjadi 17,2 juta ton.

“Dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jumlah penumpang kereta api KRL Jabodetabek turun tajam sekali. Kalau pada bulan-bulan biasa jumlah penumpangnya sekitar 900.000 orang per hari, pada Maret 2020 turun menjadi 500.000 per hari, dan pada April 2020 hanya tinggal 183.000 per hari. Bisa dipahami karena ini merupakan konsekuensi dari kebijakan physical distancing dan pengurangan mobilitas demi kesehatan dan keselamatan bersama,” kata Suhariyanto.

Untuk jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri, yang diberangkatkan pada April 2020 tercatat 559.000 orang, turun 70,82% dibanding Maret 2020. Jumlah barang yang diangkut turun 2,31% menjadi 24,9 juta ton. Selama Januari-April 2020, jumlah penumpang sebanyak 6,7 juta orang atau turun 3,24% dibanding dengan periode yang sama tahun 2019. Sementara jumlah barang yang diangkut naik 3,23% atau mencapai 99,5 juta ton.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS