Tidak Punya "Nurani", Wall Street Menguat di Tengah-tengah Gelombang Protes
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tidak Punya "Nurani", Wall Street Menguat di Tengah-tengah Gelombang Protes

Selasa, 2 Juni 2020 | 21:09 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Bursa Amerika Serikat dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (2/6/2020). Pelaku pasar mengabaikan kerusuhan rasial yang melanda AS dan fokus ke pembukaan kembali aktivitas ekonomi.

Dow Jones Industrial Average naik 0,37 persen ke 25.568,77, Indeks S&P 500 naik 0,05 persen ke 3.057,23, dan Nasdaq turun 0,24 persen ke 9.528,72.

Quincy Krosby, chief market strategist Prudential Financial, menjelaskan kenapa pasar tidak bereaksi atas aksi protes yang melanda kota-kota besar di AS.

"Pasar selama ini tidak memiliki hati nurani, tanpa emosi, tanpa kepedulian, tanpa empati. Itulah sifat asli pasar. Algoritma pasar tidak memiliki ruang untuk empati. Seharusnya memang demikian," kata dia.

Jim Cramer, pembawa acara Mad Money di CNBC, mengatakan menguatnya Wall Street di tengah-tengah gelombang protes karena pasar buta terhadap keadilan sosial (social justice).

"Ujung-ujungnya, pasar tidak punya nurani. Investor hanya ingin mencari untung dan kini mereka mengerubungi saham 'tinggal di rumah'. Benar atau salah, rasional atau tidak, celah ekonomi ini layak dieksploitasi," kata dia.

Baca juga: Hadapi Demonstrasi, Kepemimpinan Trump Perburuk Perpecahan

Saham-saham terkait pembukaan kembali ekonomi kembali menjadi primadona. Saham maskapai American Airlines, United Airlines, dan Southwest masing-masing naik lebih dari 3 persen. Peritel Gap naik 2,7 persen dan Kohl's naik 1,9 persen. Saham kapal pesiar juga menguat.

Pasar futures sempat terguncang ketika Presiden Donald Trump mengatakan akan menurunkan tentara jika negara bagian dan kota-kota di AS tidak mampu meredam kerusuhan. Namun, pasar kemudian kembali tenang dan mengabaikan kerusuhan yang diakibatkan tewasnya George Floyd (46), seorang pria kulit hitam saat ditangkap dengan tidak berperikemanusiaan oleh polisi.

Lori Calvasina, chief US equity strategist RBC, mengatakan hubungan AS-Tiongkok yang renggang dan kerusuhan bisa menjadi sentimen yang mencuri perhatian di bulan Juni.

Ketegangan AS-Tiongkok meningkat. Reuters yang mengutip sejumlah sumber menyebut bahwa BUMN Tiongkok menghentikan pembelian kedelai dan daging babi dari AS. Langkah ini merespons pengumuman Presiden AS Donald Trump yang menghilangkan perlakuan khusus Hong Kong menyusul Tiongkok yang mengesahkan Undang-Undang Keamanan Nasional baru yang membatasi otonomi Hong Kong.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Tangani Dua Jembatan Rusak Akibat Banjir Senilai Rp 95,52 Miliar

Kempupera perbaiki dua jembatan yang rusak di Sulawesi Utara.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Pelita Samudera Raih Kontrak Jangka Panjang Inalum

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mencatat total pendapatan usaha sebesar US$ 19,3 juta di kuartal I 2020, meningkat 9% dari periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Pengusaha Ritel Minta BPJS Tanggung Biaya Rapid Test

Persyaratan agar semua petugas dan pengelola toko menunjukkan surat negatif Covid-19 dinilai pengusaha ritel sulit untuk diterapkan.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Garuda Indonesia Luncurkan Aplikasi Pengiriman Barang KirimAja

Garuda Indonesia Group melalui lini usaha transportasi dan logistik, PT Aerojasa Cargo, meluncurkan aplikasi layanan pengiriman barang KirimAja.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Ritel Modern Siap Implementasi Protokol New Normal

Jika besok protokol new normal diterapkan, Aprindo dan APPBI mengaku sudah siap.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Masa Pandemi Covid-19, Kemperin Tetap Kawal Investasi Sektor Industri

Kemperin tetap jaga produktivitas Industri.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Urban Jakarta Siap Kembangkan Proyek TOD Terbesar

Urban Jakarta menargetkan tahun depan sudah bisa memasarkan proyek Jakarta River City.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Maybank Indonesia Berikan Donasi Sembako dan Masker kepada Para Mitra Program CSR

Maybank kembali bagikan sembako dan masker kain untuk warga terdampak Covid-19.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Kempupera Targetkan Pembangunan Gedung Rektorat UIN Mataram Selesai Akhir Juni 2020

Kempupera akan tuntaskan pembangunan Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

EKONOMI | 2 Juni 2020

5 Juni, Lion Air Grup Kembali Hentikan Layanan Penerbangan

Lion Air Group menghentikan sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal domestik dan internasional mulai 5 Juni 2020 hingga pemberitahuan lebih lanjut

EKONOMI | 2 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS