Selamatkan Bank Banten, OJK Minta Pemprov Banten Suntik Modal Rp 1,9 T
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Selamatkan Bank Banten, OJK Minta Pemprov Banten Suntik Modal Rp 1,9 T

Jumat, 19 Juni 2020 | 17:07 WIB
Oleh : Laurens Dami / FMB

Serang, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk mengonversi dana kas daerah (kasda), yang saat ini tertahan di Bank Banten sebesar Rp 1,9 triliun, menjadi modal untuk menyehatkan Bank Banten.

Hal tersebut tertuang dalam surat yang disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim yang ditujukan kepada Ketua DPRD Banten tertanggal 16 Juni 2020.

Dalam surat dengan Nomor 580/1135-Adpemda/2020 yang ditandatangani Gubernur Wahidin Halim tersebut, dijelaskan bahwa keputusan untuk mengkonversi kasda Rp1,9 triliun tersebut diminta oleh OJK setelah dilakukan pembahasan yang sangat intensif.

Pembahasan itu melibatkan Pemprov Banten dengan OJK, Mendagri, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kejaksaan Agung (Kejagung), Bareskrim Polri, KPK, DPRD Banten, PT Banten Global Development (BGD) dan pemegang saham minoritas.

Pembahasan itu menghasilkan beberapa opsi. Berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2013, Pemprov Banten melakukan penambahan penyertaan modal daerah ke dalam modal PT Banten Global Development sebesar Rp 950 miliar. Penambahan penyertaan modal tersebut baru dipenuhi oleh Pemprov Banten sebesar Rp 614,6 miliar dan tersisa Rp 335,4 miliar.

“Oleh karena itu kami harus mengganggarkan Rp335,4 miliar pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020,” ujar Gubernur Wahidin Halim dalam surat tersebut.

Opsi kedua, kata Wahidin, yakni dana rekening kas umum daerah (RKUD) atau kasda sebesar Rp 1,9 triliun yang masih tertahan di Bank Banten, langsung dikurangi sebesar Rp 335,4 miliar dan sisanya sebesar Rp 1,56 triliun akan dikonversi untuk modal Bank Banten sebagaimana arahan OJK.

“Dana tersebut akan kami masukan sebagai escrow account di Bank Banten. Dana tersebut belum bisa digunakan sampai Perda baru penyertaan modal ditetapkan,” ujar Wahidin.

Wahidin dalam surat tersebut menjelaskan, penyusunan Perda membutuhkan waktu dan mekanisme ketentuan penganggaran harus mendapatkan persetujuan DPRD.

“Sehubungan dengan beberapa hal di atas, kami sedang berkonsultasi dengan Bapak Menteri Dalam Negeri untuk mendapatkan arahan dan pertimbangan-pertimbangan yang sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada. Hasil konsultasi tersebut akan dijadikan dasar untuk menganggarkan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 ini,” ujar Wahidin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BRI Gelar Akad Kredit Massal dengan 500 Calon Nasabah KPR

Hingga Mei 2020, penyaluran KPR Bank BRI telah mencapai Rp 33,34 triliun, atau tumbuh sebesar 15% year on year.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Asensi Tekankan Pentingnya Perlindungan Merek bagi Pelaku Usaha

Kemudahan sistem pendaftaran merek untuk memperoleh perlindungan di negara lain melalui Protokol Madrid, penting untuk terus Asensi sosialisasikan.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Bursa Eropa Menguat Jelang Negosiasi Stimulus UE

Indeks Stoxx600 naik 0,55 persen, DAX Jerman naik 0,64 persen, FTSE Inggris naik 0,66 persen, CAC Prancis naik 0,71 persen, dan FTSE MIB Italia naik 0,69 persen

EKONOMI | 19 Juni 2020

Bertemu Purnawirawan TNI/Polri, Presiden: Ekonomi RI Lebih Baik

Di antara negara-negara G20, diperkirakan hanya tiga negara yang masih mampu mencatat pertumbuhan positif, yaitu Tiongkok, India, dan Indonesia.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Kurs Rupiah Masih Stabil di Rp 14.100

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Jumat (19/6/2020), melemah ke kisaran Rp 14.100.

EKONOMI | 19 Juni 2020

IHSG Ditutup Menguat 0,35% ke 4.942

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,35 persen ke kisaran 4.942,28 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (19/6/2020).

EKONOMI | 19 Juni 2020

Dorong Ekonomi Daerah, OJK Resmikan Gedung Kantor di Solo

“Peran ekonomi daerah menjadi penting untuk menopang percepatan recovery ekonomi nasional,” kata Wimboh Santoso.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Skema Dana Talangan untuk BUMN Tak Perlu Dikhawatirkan

Yuyun Pringadi mengatakan belakangan ini kritik anggota DPR marak. Oleh sebab itu, kritikan yang di alamatkan ke BUMN patut direspons secara konstruktif.

EKONOMI | 19 Juni 2020

Bursa Asia Ditutup Menguat

Bursa Asia Pasifik ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/6/2020). Investor memantau situasi kenaikan kasus virus corona (Covid-19).

EKONOMI | 19 Juni 2020

Ketua Banggar: Jangan Sampai Ada Kegagalan Sistemik Perbankan

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, M Said Abdullah mengingatkan Pemerintah dan lembaga terkait jangan sampai membiarkan adanya bank gagal sistemik.

EKONOMI | 19 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS