Lapangan Gas Kepodang Siap-siap Operasi Kembali
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Lapangan Gas Kepodang Siap-siap Operasi Kembali

Senin, 29 Juni 2020 | 15:59 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — Setelah sempat terhenti beberapa waktu, Lapangan Gas Kepodang berhasil merampungkan persiapan teknis untuk segera beroperasi kembali. Nantinya, setelah aspek komersial selesai dan setelah mendapatkan persetujuan alokasi serta izin operasi, gas dari lapangan di Wilayah Kerja Muriah ini dipastikan segera mengalir kembali.

"Dari sisi operasi, persiapan untuk kembali berproduksinya Lapangan Gas Kepodang sudah hampir rampung. SKK Migas siap mendukung semua kebutuhan supaya lapangan tersebut dapat beroperasi kembali," ujar Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno, dalam siaran persnya, Senin (29/6/2020).

Sebagaimana diketahui, operatorship Wilayah Kerja Muriah telah beralih dari Petronas Carigali Muriah Ltd (PCML) kepada Saka Energi Muriah Limited (SEML). Setelah dokumen legal pengalihan participating interest atau Deed of Assignment (DOA) ditandatangani dua kontraktor tersebut pada akhir Januari lalu, PCML dan SEML terus melakukan sejumlah persiapan yang dibutuhkan. Sejak lapangan berhenti berproduksi pada September lalu, kegiatan uji coba fungsi untuk peralatan-peralatan penting tetap dilaksanakan secara rutin. Dalam kurun lima bulan ke belakang, Kontraktor KKS SEML dan PCML juga telah melakukan transisi operasional, antara lain melakukan uji coba pengoperasian bersama yang bertujuan untuk menjaga supaya fasilitas operasi di Lapangan Kepodang berfungsi dengan baik sehingga saat dialihkan kepada SEML dapat langsung memproduksikan gas tanpa kendala.

"Kesiapan teknis operasi saat ini sudah mencapai 95 persen. Fasilitas di Lapangan Kepodang siap untuk segera memulai beroperasi," ujar Julius.

Kesiapan Lapangan Kepodang untuk berproduksi kembali juga sudah didukung dengan kesiapan tenaga kerja. Saat ini jumlah tenaga kerja yang tersedia sudah mencapai 98 persen dari kebutuhan. Tenaga-tenaga kerja yang krusial untuk operasi lapangan secara rutin ditugaskan ke Lapangan Kepodang untuk menyesuaikan diri dengan operasi lapangan ini. "Tentu saja proses pengaturan pekerja ini tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19," ujar Julius.

Persiapan lain yang sudah mendekati final adalah pengalihan kontrak pekerjaan oleh pihak ketiga dari operator lama kepada operator baru. Saat ini proses ini sudah mencapai sekitar 95 persen. Sebagai operator baru, SEML telah menyiapkan berbagai macam kontrak untuk mendukung operasi Kepodang selanjutnya. Sebagai contoh, operasi kapal sejak Februari lalu sudah dijalankan dengan kontrak di bawah SEML.

Di luar persiapan-persiapan tersebut di atas, masih terdapat beberapa hal yang perlu diselesaikan untuk dapat mengaktifkan kembali Lapangan Kepodang. Salah satu yang paling krusial adalah aspek komersial, yaitu negosiasi jual beli gas di mana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan kandidat pembeli gas dari Lapangan Kepodang utama. SEML sudah mengirim surat resmi kepada PLN mengenai penawaran gas dari Lapangan Kepodang. Aspek komersial lain yang perlu disiapkan adalah Gas Transportation Agreement (GTA), di mana SEML akan bernegosiasi dengan PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) sebagai transporter.

"Kita berharap aspek komersial ini bisa segera disepakati sehingga gas pun dapat segera mengalir," ujar Julius.

Jika aspek komersial tersebut telah selesai, pengoperasian Lapangan Kepodang masih memerlukan beberapa syarat berikutnya, antara lain adalah izin operasi fasilitas operasi dan persetujuan alokasi gas dari Kementerian ESDM. "Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan supaya pengoperasian kembali Lapangan Kepodang berjalan sesuai rencana," pungkas Julius.

Lapangan Kepodang merupakan bagian dari Wilayah Kerja Muriah yang berlokasi di lepas pantai Jawa Timur. Lapangan ini mulai memproduksikan gas bumi pertama kali sebesar 56 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) pada akhir Agustus 2015. Saat itu, gas dialirkan melalui pipa menuju fasilitas penerimaan di darat atau Onshore Receiving Facility (ORF) lalu kemudian disalurkan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tambak Lorok milik PLN.

Pada Juli 2017, PCML selaku operator Wilayah Kerja Muriah menyatakan Lapangan Kepodang dalam kondisi kahar (force majeure). Salah satu penyebabnya adalah hasil temuan cadangan tidak sesuai dengan prediksi. Produksi lapangan ini dihentikan semenjak 23 September 2019. Hingga akhirnya, SEML yang saat ini memiliki 20 persen Participating Interest mengambil alih 80 persen Participating Interest milik PCML melalui penandatanganan Deed of Assignment (DoA) yang dilakukan pada 31 Januari 2020. Dengan DoA ini, SEML menjadi operator Wilayah Kerja Muriah dengan Participating Interest 100 persen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Ditutup Relatif Datar di 4.901,8

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 0,05 persen ke kisaran 4.901,82 pada akhir perdagangan hari ini, Senin (29/6/2020).

EKONOMI | 29 Juni 2020

Insentif Pajak untuk Dunia Usaha Diperpanjang Hingga Desember

Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan insentif perpajakan dunia usaha hingga Desember.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Pembenahan BUMN Dinilai Sesuai Kebutuhan Bisnis

Pembenahan BUMN adalah hal mendesak guna memperbaiki kinerja.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sawit Sumbermas Tambah Kapasitas Penggilingan 150 MT

Hal ini akan memberikan dukungan usaha untuk menyokong pertumbuhan kinerja.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Siang Ini Rupiah Masih Berkutat di Area Negatif

Dolar Singapura siang ini ditransaksikan melemah 0,000 (0,0 persen) mencapai 1,39 per dolar AS.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Strait Times Singapura melemah 25,8 (0,97 persen) mencapai 2.579.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sesi Siang, IHSG Turun 40 Poin ke Level 4.863

Sebanyak 100 saham naik, 290 saham melemah dan 127 saham stagnan.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Harga Emas Antam Turun ke 911.000 Per Gram

Harga per 50 gram: Rp 42,695 juta.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Rupiah Terkoreksi di Tengah Penguatan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.225 - Rp 14.225 per dolar AS.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Dibuka, IHSG Dilanda Aksi Jual

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 10,3 poin (0,22 persen) menjadi 4.894.

EKONOMI | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS