Start-up Social Bella Raih Pendanaan Baru US$ 58 Juta
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Start-up Social Bella Raih Pendanaan Baru US$ 58 Juta

Senin, 6 Juli 2020 | 12:11 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Perusahaan rintisan (start-up) kecantikan di Indonesia, Social Bella, mendapatkan pendanaan baru senilai US$ 58 juta dari investor global, termasuk Temasek dari Singapura, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures. Investasi ini didapatkan perusahaan di tengah turbulensi dalam lingkungan bisnis secara keseluruhan karena pandemi Covid-19.

Co-Founder dan Presiden Social Bella Christopher Madiam menyampaikan, putaran pendanaan terbaru ini akan lebih meningkatkan pertumbuhan perusahaan di pasar perawatan kecantikan dan pribadi di Indonesia.

“Kami melihat kemitraan dengan Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures sebagai kunci dalam mendukung misi jangka panjang kami. Pengetahuan konsumen kami yang mendalam, dikombinasikan dengan pengalaman luas Temasek serta pengetahuan komprehensif Pavilion Capital dan Jungle Ventures akan peluang bisnis baru, memungkinkan kami untuk memberikan manfaat lebih bagi pelanggan kami melalui serangkaian produk dan layanan otentik yang semakin bervariasi,” kata Christopher dalam keterangan resminya, Senin (6/7/2020).

Diluncurkan pada 2015, Social Bella telah berkembang dari sebuah e-commerce kecantikan menjadi sebuah ekosistem lengkap untuk menggarap pasar kecantikan dan perawatan diri. Social Bella telah memiliki beberapa unit bisnis, antara lain platform online SOCO tentang ulasan konsumen untuk produk kecantikan dan perawatan diri, beauty journal, e-Commerce kecantikan Sociolla yang sekarang juga memiliki beberapa toko offline dengan konsep OmniChannel, e-Commerce Lilla by Sociolla, dan brand development.

Co-Founder dan CEO Social Bella John Rasjid menambahkan, Social Bella berencana menggunakan dana terbaru ini untuk meningkatkan infrastruktur teknologi.

“Dengan dukungan yang kuat dari aspek teknologi dalam rutinitas kami sehari-hari, kami bertujuan untuk lebih relevan dengan konsumen serta memberikan pengalaman berbelanja dengan lebih baik,” kata John Rasjid.

Sebelumnya, Social Bella mengumumkan investasi Seri D sebesar US$40 juta pada September 2019. Pendanaan ini dipimpin oleh East Venture Growth (EV Growth), Temasek, Pavilion Capital dan Jungle Ventures.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lion Air Tak Perpanjang Kontrak 2.600 Karyawan

Apabila di waktu mendatang kondisi Lion Air kembali pulih, maka karyawan yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya akan diprioritaskan untuk kembali ke Lion Air.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Sesi I, IHSG Menguat 0,4%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,43 persen ke kisaran 4.995,25 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (6/7/2020).

EKONOMI | 6 Juli 2020

Winner Group Hadirkan Cibinong New City

Proyek Cibinong New City seluas 125 ha ini, akan menjadi central business district (CBD) pertama di Kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Sarimelati Kencana Tak Terafiliasi Operator Pizza Hut di AS

Nama NPC tidak tercatat dalam daftar pemegang saham

DUNIA | 6 Juli 2020

Winner Group Kembangkan CBD Pertama di Cibinong

Cibinong New City disiapkan menjadi landmark baru di Cibinong dengan konsep pengembangan hunian yang berkelas.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kurs Rupiah Pagi Ini Terapresiasi ke Rp 14.400-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.460 per dolar AS atau terdepresiasi 62,5 poin (0,43 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.522,5.

EKONOMI | 6 Juli 2020

IHSG Dibuka Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,41 persen ke kisaran 4.994,31 pada awal perdagangan hari ini, Senin (6/7/2020).

EKONOMI | 6 Juli 2020

Pelibatan Ormas Islam dalam Sertifikasi Halal Dinilai Untungkan UMKM

Ormas Islam berbadan hukum harus terlibat sertifikasi halal.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kasus Covid-19 Tembus Rekor, Bursa Asia Mixed

Nikkei 225 Tokyo naik 0,39 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,32 persen, S&P/ASX 200 Australia turun 0,22 persen.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Menguat, Futures Wall Street Tidak Terpengaruh Sentimen Covid-19

Dow Jones Industrial Average Futures naik 42 poin atau 0,2%, S&P 500 Futures naik 0,1% dan Nasdaq-100 Futures naik 0,4%.

EKONOMI | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS