Jokowi Optimistis Pemulihan Ekonomi Indonesia Tercepat Setelah Tiongkok di 2021
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Jokowi Optimistis Pemulihan Ekonomi Indonesia Tercepat Setelah Tiongkok di 2021

Selasa, 28 Juli 2020 | 11:05 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan rasa optimistis Indonesia masuk ke dalam kelompok dengan pemulihan ekonomi tercepat setelah Tiongkok. Meski pada tahun ini, diprediksikan pertumbuhan ekonomi sangat terkoreksi tajam akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

Jokowi mengingatkan, situasi ekonomi global berkembang sangat dinamis dan penuh dengan ketidakpastian. Terbukti dari beberapa lembaga keuangan dunia juga selalu merevisi prediksi-prediksi atas pertumbuhan ekonomi global di tahun 2020 maupun perkiraan di 2021.

“Artinya sekali masih penuh dengan ketidakpastian. Meskipun di tahun 2021, IMF, Bank dunia maupun OECD meyakini bahwa perekonomian akan mulai tumbuh positif di tahun 2021,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas tentang Rancangan Postur APBN 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Bahkan, lanjut Jokowi, IMF memperkirakan ekonomi dunia pada tahun 2021 akan tumbuh 5,4 persen. Lalu, Bank Dunia memperkirakan 4,2 persen dan OECD memperkirakan 2,8 persen. “Ini sebuah perkiraan yang sangat tinggi, menurut saya,” ujar Jokowi.

Kendati demikian, bila proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2021 dari ketiga lembaga keuangan dunia ini benar, maka Jokowi optimistis posisi pertumbuhan ekonomi nasional akan berada di atas pertumbuhan ekonomi dunia.

“Saya kira kalau perkiraan ini betul, kita akan berada pada posisi ekonomi yang juga mestinya itu di atas pertumbuhan ekonomi,” terang Jokowi.

Indonesia juga diproyeksikan(Morgan Stanley) masuk ke kelompok dengan pemulihan ekonomi tercepat setelah Tiongkok. “Ini juga kalau benar, saya kira patur kita syukuri,” ungkap Jokowi.

Untuk mencapai hal itu, Jokowi meminta jajaran kementeriannya tetap harus selalu waspada dengan adanya kemungkinan second wave atau gelombang kedua pandemi Covid-19. Bahkan harus mengantisipasi terhadap risiko terjadinya gelombang kedua dan masih berlanjutnya ketidakpastian ekonomi global di tahun 2021.

“Namun kita tetap harus waspada kemungkinan dan antisipasi kita terhadap resiko terjadinya gelombang kedua, second wave dan masih berlanjut nya sekali lagi ketidakpastian ekonomi global di tahun 2021,” jelas Jokowi.

Selain itu, lanjut Presiden Jokowi, pemerintah harus memastikan prioritas untuk tahun 2021 serta pelebaran defisit untuk APBN 2021 yang difokuskan dalam rangka pembiayaan kegiatan percepatan pemulihan ekonomi sekaligus penguatan transformasi di berbagai sektor, khususnya di bidang kesehatan, pangan, energi, pendidikan, dan juga percepatan transformasi digital.

“Kita tahu bahwa APBN hanya berkontribusi kurang lebih 14,5% pada Produk Domestik Bruto (PDB) negara kita. Oleh sebab itu, dalam situasi krisis seperti ini belanja pemerintah menjadi instrumen utama sebagai daya ungkit. Tapi juga agar sektor swasta dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa pulih kembali. Mesin penggerak ekonomi ini harus diungkit dari APBN kita yang terarah, yang tepat sasaran,” kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus menekankan tentang pelaksanaan agenda strategis, terutama terkait upaya Indonesia untuk keluar dari middle income trap. Sejak 1 Juli 2020, Indonesia telah meraih predikat pada upper middle income country. “Namun, kita tahu tantangan untuk keluar dari middle income trap ini masih besar dan panjang,” kata Presiden Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ini Empat Sektor Potensial untuk Bisnis dan Investasi di Era Normal Baru

Ekonom menilai ada empat sektor potensial untuk bisnis dan investasi di era kehidupan normal baru yang dapat dicermati pelaku usaha dan investor.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Antisipasi Krisis Akibat Covid-19, Ini 4 Tips Mengatur Keuangan

Pandemi Covid-19 yang berdampak pada meningkatnya risiko krisis kesehatan dan ekonomi harus disikapi masyarakat dengan bijak, termasuk dalam mengatur keuangan.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.510

Kurs rupiah berada di level Rp 14.510 per dolar AS atau terapresiasi 25 poin (0,17 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.535.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Pandemi Covid-19, Asosiasi Profesional Layanan Keuangan Internasional Bahas Industri Layanan Keuangan

Konferensi daring ini akan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para anggota MDRT untuk terus memberi nasihat dan layanan terbaik pada para nasabah.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Stimulus AS Diprediksi Dorong IHSG Menguat

Saham-saham yang direkomendasikan Valbury hari ini adalah ASII, BMRI, BBTN, TLKM, UNTR, dan PGAS.

EKONOMI | 28 Juli 2020

IHSG Relatif Stabil di Kisaran 5.115

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,02 persen ke kisaran 5.115,75 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2020).

EKONOMI | 28 Juli 2020

Bursa Asia Dibuka Menguat Ditopang Sentimen Vaksin

Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2020). Pelaku pasar masih terus emmantau perkembangan Covid-19.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Tugu Insurance Terus Kembangkan Platform Digital

Tugu Insurance telah meluncurkan kembali situs resmi tugu.com dengan menambahkan berbagai fitur tambahan seperti fitur pembelian produk asuransi.

EKONOMI | 28 Juli 2020

RNI Jalin Kerja Sama dengan KAI, Sediakan Fasilitas Rapid Test di Stasiun

PT KAI kerja sama RNI lakukan rapid test di setiap stasiun.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Ekspansi Armada Dorong Kinerja Pelita Samudera, Raih Pendapatan US$ 35,5 Juta

Perseroan meraih kontrak jangka panjang di semeser I-2020 senilai US$ 19,8 juta.

EKONOMI | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS