BKPM Optimistis Target Investasi Rp 817,2 T Bisa Tercapai
INDEX

BISNIS-27 425.322 (6.09)   |   COMPOSITE 4870.04 (50.35)   |   DBX 940.805 (1.85)   |   I-GRADE 127.855 (2.37)   |   IDX30 401.317 (7.13)   |   IDX80 105.56 (1.63)   |   IDXBUMN20 265.398 (5.76)   |   IDXG30 112.997 (2.09)   |   IDXHIDIV20 357.483 (6.45)   |   IDXQ30 117.699 (2.14)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.23)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.4)   |   IDXV30 100.238 (0.78)   |   INFOBANK15 757.481 (11.98)   |   Investor33 352.266 (5.41)   |   ISSI 143.81 (1.55)   |   JII 518.901 (6.78)   |   JII70 176.231 (2.41)   |   KOMPAS100 949.983 (13.09)   |   LQ45 737.154 (12.43)   |   MBX 1342.99 (15.59)   |   MNC36 264.429 (3.76)   |   PEFINDO25 260.033 (1.5)   |   SMInfra18 229.972 (4.13)   |   SRI-KEHATI 296.897 (4.83)   |  

BKPM Optimistis Target Investasi Rp 817,2 T Bisa Tercapai

Selasa, 4 Agustus 2020 | 14:19 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah tekanan pandemi Covid-19, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku tetap optimistis target investasi sebesar Rp 817,2 triliun pada 2020 ini bisa tercapai. Apalagi jika melihat realisasi investasi di semester I-2020 yang sudah mencapai 49,3%.

“Indonesia lewat BKPM optimistis total investasi Rp 817,2 triliun akan teralisasi di 2020,” kata Bahlil Lahadalia dalam acara Webinar Internasional, Selasa (4/8/2020).

Diakui Bahlil, realisasi investasi pada triwulan II-2020 memang mengalami tekanan yang cukup berat. Jumlahnya mencapai Rp 191,9 triliun atau turun 4,3% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Bahkan bila dibandingkan dengan triwulan I-2020, penurunannya mencapai 8,9%.

“Ini terjadi karena menurut data Bank Dunia, hampir semua negara FDI-nya (foreign direct investment) menurun sekitar 30% sampai 40%,” kata Bahlil.

Sementara itu bila ditotal sepanjang semester I-2020, realisasi investasinya sudah mencapai Rp 402,6 triliun atau naik tipis naik 1,8% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Bila dirinci, nilai investasi selama semester I-2020 untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 207 triliun (51,4%), dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 195,6 triliun (48,6%).

“Realisasi investasi di semester I-2020 ini sudah mencapai 49,3% dari target investasi 2020 sebesar Rp 817,2 triliun,” terang Bahlil.

Untuk tetap menjaga FDI agar tidak anjlok, Bahlil mengatakan BKPM memiliki beberapa strategi. Antara lain menuntaskan investasi yang selama ini mangkrak atau tidak jalan dengan total Rp 708 triliun. Bahlil juga menyebut tiga penyebab investasi tersebut bisa mangkrak, yaitu arogansi sektoral, ada aturan yang tumpang tindih, dan permasalahan di lapangan terkait dengan lahan.

“BKPM telah berhasil mengeksekusi investasi mangkrak hingga 58% atau senilai Rp 410 triliun dari total Rp 708 triliun. Ini yang kami maksimalkan. Bahkan sekarang ada tujuh perusahaan yang relokasi dari Tiongkok ataupun melakukan ekspansi di Indonesia,” kata Bahlil.

Di sisi lain, Bahlil mengatakan BKPM juga mendorong PMDN. Caranya dengan langsung mendatangi setiap perusahaan yang memiliki potensi untuk melakukan ekspansi usaha, atau investasinya terhambat, kemudian BKPM mendorong untuk melakukan percepatan.

“Di kondisi Covid-19, kita tidak lagi memakai rujukan dengan cara-cara yang biasa. Kalau ada masalah, langsung diselesaikan. Selain itu, BKPM sekarang juga mendorong tidak hanya investasi besar, UMKM juga kita dorong karena mereka merupakan bagian dari investor,” kata Bahlil.

Menciptakan Lapangan Kerja
Dikatakan Bahlil, investasi merupakan pintu untuk menciptakan lapangan pekerjaan, dan juga merupakan motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti saat ini di mana konsumsi masyarakat yang menjadi kontributor utama PDB Indonesia sedang melemah.

“Dalam kondisi saat ini, tidak ada cara lain selain mendorong investasi masuk. Kenapa? Hari ini ada ada 7 juta penduduk Indonesia yang eksisting lagi mencari pekerjaan. 2,5 juta angkata kerja setiap tahun, bahkan sekarang ada 7 sampai 8 juta pengangguran, jadi kurang lebih sekitar 16 juta sampai 17 juta orang yang siap mencari kerja,” kata Bahlil.

Dalam konteks menciptakan lapangan kerja, Bahli menilai keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja sangatlah penting, agar segala hal yang selama ini menghambat investasi bisa dipangkas. Antara lain terkait birokrasi dan berizinan. “Omnibus Law Cipta Kerja adalah pintu masuk untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” tegas Bahlil.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

OJK: Sempat Anjlok, Pertumbuhan Kredit Perbankan Mulai Pulih Bulan Juli

Pertumbuhan kredit perbankan per Juni 2020 anjlok menjadi hanya sekitar 1,49%, jauh lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 9,92%.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Pemesanan Tiket Domestik AirAsia Indonesia Melonjak Selama Periode New Normal

AirAsia Indonesia mencatat peningkatan pemesanan tiket penerbangan domestik sekitar 60-90% setiap minggunya sepanjang Juli 2020.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Skenario Pemulihan Ekonomi Berlanjut hingga 2021

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dampak pandemi Covid-19 diprediksi masih akan dirasakan hingga 2021.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Tren NPL Terus Meningkat,Tembus 3,11% di Juni

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga Juni 2020, NPL 3,11%, meningkat cukup signifikan dibandingkan Desember 2019 sebesar 2,53%.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Ekonomi Perlahan Pulih, Indeks Manufaktur Indonesia Membaik

Indeks Manufaktur (PMI) Indonesia pada bulan Juli 2020 berada di level 46,9, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 39,1.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Sierad Produce Berganti Nama Menjadi Sreeya Sewu Indonesia

Kata sreeya berasal dari bahasa Sanskerta yang memiliki beberapa arti, antara lain menguntungkan, kesejahteraan, serta kesuburan.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Pegadaian Implementasikan Budaya Akhlak

Pegadaian merupakan salah satu BUMN yang proaktif dan berkomitmen menerapkan nilai Akhlak.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Siang Ini, Rupiah Tergerus Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.565-Rp 14.672 per dolar AS

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Menguat

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 271,0 (1,67 persen) mencapai 22.566 poin.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Pemerintah Miliki Banyak Amunisi Pencegah Resesi

Percepatan eksekusi belanja negara dan stimulus ekonomi serta pengendalian Covid-19 secara disiplin menjadi kunci agar Indonesia terhindar dari resesi.

EKONOMI | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS