Wall Street Lanjutkan Tren Positif
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Wall Street Lanjutkan Tren Positif

Jumat, 7 Agustus 2020 | 06:23 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Bursa Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Kamis (6/8/2020) ditopang saham-saham teknologi. Pelaku pasar Wall Street juga terus memantau perkembangan stimulus Covid-19.

Dow Jones Industrial Average menguat 0,7 persen, indeks S&P 500 naik 0,6 persen, dan Nasdaq naik 1 persen menembus level 11.000 untuk pertama kalinya. Dow Jones dan S&P 500 menguat selama lima sesi terakhir, sementara Nasdaq menguat di tujuh sesi terakhir.

Saham teknologi kembali menjadi penopang Wall Street. Facebook menguat 6,5 persen, Apple Inc naik 3,5 persen, Netflix dan Alphabet sama-sama menguat di atas 1 persen, Microsoft naik 1,6 persen.

Pergerakan bursa sepanjang hari relatif datar karena pelaku pasar menunggu kepastian negosiasi stimulus Covid-19. Ketua Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan para anggota legislatif masih berdebat mengenai besaran stimulus.

Selanjutnya, pelaku pasar menantikan data ketenagakerjaan Juli yang akan dirilis hari Jumat. Survei ekonom memperkirakan AS bakal menambah 1,48 juta tenaga kerja, jauh di bawah 4,8 juta tenaga kerja di bulan Juni. Tingkat pengangguran diperkirakan menurun ke 10,6 persen dari 11,1 persen.



Sumber:CNBC.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

CIMB Niaga Dorong Penggunaan Aplikasi Octo Mobile

Octo Mobile merupakan aplikasi mobile banking CIMB Niaga yang menyediakan fitur lengkap.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Akses QRIS Lewat BRIS Online Memudahkan Transaksi Nasabah

BRIS Online dapat digunakan untuk mengakses QRIS di seluruh merchant yang memasang QRIS.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Citilink Sediakan Layanan Rapid Test Gratis

Citilink bekerja sama dengan jaringan klinik Homecare24 menyediakan layanan khusus gratis rapid test Covid-19

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Pelindo I Salurkan Bantuan PKBL Rp 5,41 Miliar

Pelindo I melaksanakan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL), khususnya di bagian barat Indonesia.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

JP Morgan: Bitcoin Dibanjiri Investor Milenial

Kalangan milenial justru menghindari reksa dana dan ekuitas.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Kupedes Bangkit, Upaya BRI Selamatkan UMKM

BRI terus melakukan terobosan untuk mendukung percepatan pemulihan UMKM, salah satunya adalah skema peminjaman baru Kupedes Bangkit.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

AP II Siapkan Diskon Tarif untuk Maskapai

Pemberian diskon diharapkan dapat meringankan beban maskapai di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Kadin: 85,42% Pelaku UMKM Hanya Mampu Bertahan Setahun

Sebanyak 85,42 persen pelaku UMKM dinilai hanya mampu bertahan setahun.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Youtap Dorong Ekosistem Sehat Konsumen dan Pelaku Usaha

Youtap Indonesia membangun ekosistem antara pelaku usaha dan pelanggan melalui program InHome Delivery and Order.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

OJK Minta BPK Kawal Pelaksanaan Program PEN

OJK kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

EKONOMI | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS