Burden Sharing, BI Serap Utang Pemerintah Rp 82,1 Triliun
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Burden Sharing, BI Serap Utang Pemerintah Rp 82,1 Triliun

Jumat, 7 Agustus 2020 | 10:16 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) melakukan transaksi pembelian surat utang negara (SUN) secara private placement sebesar Rp 82,1 triliun. Hal ini dalam rangka pembagian beban atau burden sharing dengan pemerintah sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman menjelaskan, transaksi yang dilakukan adalah implementasi skema burden sharing sebagai wujud sinergi pemerintah dengan BI untuk penanganan dampak pandemi dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Transaksi private placement ini dilakukan dengan berpegang pada beberapa prinsip utama yakni menjaga kredibilitas dan integritas pengelolaan kebijakan fiskal dan moneter, menjaga fiscal space dan sustainability dalam jangka menengah dan menerapkan tata kelola yang prudent, transparan dan akuntabel,” katanya dalam siaran pers, Jumat (7/8).

Transaksi ini, tambahnya dilakukan berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia nomor 347/KMK.08/2020 dan 22/9/KEP.GBI/2020 tanggal 20 Juli 2020 tentang Skema dan Mekanisme Koordinasi Pembelian SUN dan atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) oleh Bank Indonesia di Pasar Perdana dan Pembagian Beban Biaya dalam rangka Pembiayaan Penanganan Dampak Pandemi COVID-19 dan PEN, serta sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang SUN dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.08/2019 tentang Penjualan SUN Dengan Cara Private Placement.

Sebagai informasi, terdapat empat seri SUN yang diterbitkan, yakni VR0034, VR0035, VR0036, dan VR0037 dengan nominal masing-masing seri sebesar Rp 20,52 triliun dengan jenis variable rate. SUN tersebut memiliki waktu jatuh tempo antara 5-8 tahun. Selain itu, kupon dari SUN yang diterbitkan menggunakan suku bunga reverse repo BI tenor tiga bulan dengan kupon tiga bulan pertama masing-masing seri sebesar 3,8%. Masing- masing SUN jatuh tempo pada10 Agustus 2025, 10 Agustus 2026, 10 Agustus 2027, dan 10 Agustus 2028 dan setelmen pada 10 Agustus 2020.

Luky menambahkan, lantaran penerbitan SUN kali ini merupakan bagian dari burden sharing, kupon tersebut sepenuhnya ditanggung oleh BI. Pemerintah tidak akan mengeluarkan dana untuk membayar kupon. Penerbitan SUN tersebut merupakan transaksi yang pertama untuk pemenuhan sebagian pembiayaan public goods. “Total kebutuhan pembiayaan Public Goods adalah sebesar Rp 397,56 triliun, meliputi pembiayaan untuk belanja kesehatan, perlindungan sosial, serta pembiayaan sektoral Kementerian Lembaga dan Pemda dalam rangka penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ini Sentimen-sentimen Penggerak IHSG

Menurut riset Valbury Sekuritas Indonesia IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Kurs Rupiah Melemah Kembali ke Rp 14.600

Kurs rupiah berada di level Rp 14.610 per dolar AS atau terdepresiasi 25 poin (0,17 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.585.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Rawan Ambil Untung, IHSG Dibuka Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,27 persen ke kisaran 5.164,43 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2020).

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Bursa Asia Mixed Jelang Rilis Neraca Perdagangan Tiongkok

Nikkei 225 Tokyo turun 0,33 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 0,02 persen, S&P/ASX 200 Australia turun 0,54 persen, dan Kospi Korsel naik 0,49 persen.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Belum Ada Tanda-tanda Melambat, Harga Emas Terus Ukir Rekor

Di pasar spot, harga emas naik 0,5 persen ke US$ 2079,6 per troy ons. Di pasar berjangka, harga emas naik 1 persen ke US$ 2069,4.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Irak Setuju Pangkas Produksi, Harga Minyak Mentah Naik

Pagi ini, harga minyak mentah dunia jenis WTI terpantau naik 0,45 persen ke US$ 42,14 per barel, sementara Brent naik 0,33 persen ke US$ 45,24 per barel.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Proyeksi Bank Sentral Inggris Membuat Bursa Eropa Melemah

ursa Eropa ditutup melemah pada perdagangan Kamis (6/8/2020) setelah Bank sentral Inggris (BoE) menahan suku bunga di level terendah sepanjang masa 0,1 persen.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Wall Street Lanjutkan Tren Positif

Dow Jones Industrial Average menguat 0,7 persen, indeks S&P 500 naik 0,6 persen, dan Nasdaq naik 1 persen menembus level 11.000 untuk pertama kalinya.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

CIMB Niaga Dorong Penggunaan Aplikasi Octo Mobile

Octo Mobile merupakan aplikasi mobile banking CIMB Niaga yang menyediakan fitur lengkap.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Akses QRIS Lewat BRIS Online Memudahkan Transaksi Nasabah

BRIS Online dapat digunakan untuk mengakses QRIS di seluruh merchant yang memasang QRIS.

EKONOMI | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS